Liputan6.com, Jakarta - Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus mendeteksi berbagai faktor risiko penyakit sejak dini.
Hal itu dirasakan langsung dr. Mohamad Naufal Yumansyah yang menjadi sukarelawan dalam kegiatan CKG di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Dia bertugas memeriksa kondisi kesehatan warga serta memberikan pendampingan berdasarkan hasil pemeriksaan.
Advertisement
Pada kegiatan CKG ini, Naufal bertugas sebagai sukarelawan dari Halodoc for Doctors untuk memeriksa kondisi kesehatan para warga di Kalibaru Cilincing. Dia, menjelaskan, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada tenaga kesehatan untuk berkontribusi langsung sekaligus membantu masyarakat mendapatkan akses pemeriksaan dan pengobatan gratis.
Naufal berharap masyarakat tidak hanya datang untuk melakukan pemeriksaan, tapi juga semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini.
"Saya berharap masyarakat yang sudah berpartisipasi semakin sadar pentingnya kesehatan dan mau melakukan pemeriksaan dini," katanya.
Naufal juga mengingatkan masyarakat agar tidak berhenti setelah mengetahui hasil pemeriksaan. Jika ditemukan faktor risiko atau penyakit tertentu, warga perlu melanjutkan pemeriksaan dan melakukan kontrol rutin di fasilitas kesehatan terdekat.
Pemeriksaan CKG Semakin Lengkap
Rangkaian CKG bertajuk Sehat itu Merdeka telah diikuti lebih dari 800 warga di wilayah Jabodetabek. Kegiatan ini digelar sejak Agustus 2026 di sejumlah lokasi, termasuk Kebon Jeruk, Pancoran, dan Cilincing, serta akan berlanjut ke wilayah Jabodetabek lainnya hingga akhir tahun.
Pemeriksaan yang diberikan tidak hanya mencakup pemeriksaan kesehatan dasar. Peserta dapat menjalani pemeriksaan tinggi badan, berat badan, lingkar pinggang, gula darah sewaktu, kolesterol, dan asam urat.
Cakupan pemeriksaan juga diperluas hingga mata, mulut, telinga, dan kulit. Dengan pemeriksaan yang lebih menyeluruh, masyarakat dapat memperoleh gambaran kondisi kesehatan yang lebih lengkap.
Peserta juga mendapatkan konsultasi dan edukasi dari tenaga kesehatan. Vitamin serta obat-obatan diberikan sesuai kebutuhan dan hasil pemeriksaan masing-masing peserta.
Pada 2026, pelaksanaan CKG semakin menekankan pentingnya tindak lanjut setelah skrining. Dengan demikian, pemeriksaan bukan sekadar untuk mengetahui kondisi kesehatan, tetapi menjadi langkah awal untuk menentukan tindakan yang diperlukan.
Libatkan Puluhan Tenaga Kesehatan
Pelaksanaan CKG melibatkan lebih dari 30 tenaga kesehatan, mulai dari dokter, apoteker, hingga perawat. Mereka berpartisipasi sebagai sukarelawan melalui program open volunteer.
VP Government Relations and Corporate Affairs Halodoc, Adeline Fiane Hindarto, mengatakan, keterlibatan tenaga kesehatan menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan preventif.
"Simplifying healthcare access bagi masyarakat berarti menghadirkan akses kesehatan yang lebih dekat, terjangkau, bagi semua lapisan masyarakat Indonesia," kata Adeline.