Baru 51 Persen Kasus Tuberkulosis di Kepri Ditemukan

Wamenkes Benny sebut jika masih banyak pasien tuberkulosis (TBC) tidak terdeteksi maka risiko menularkan ke orang lain tinggi.

oleh Benedikta DesideriaDiterbitkan 11 September 2026, 17:00 WIB
Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus atau dokter Benny soal penanganan tuberkulosis (TBC) (Foto: Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI/Aldi Rahmanda Putra)

Liputan6.com, Jakarta - Masih banyak kasus tuberkulosis (TBC) di Kepulauan Riau (Kepri) belum terdeteksi. Dari sekitar 13.731 kasus TBC yang diperkirakan ada di provinsi tersebut, baru 6.618 kasus atau 51,2 persen yang berhasil ditemukan dan diobati.

Masih banyak warga TBC yang tidak terdeteksi berpotensi menularkan penyakit ini ke orang lain. 

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus mengatakan Kepri menjadi salah satu provinsi yang menemukan kasus TBC paling rendah secara nasional. Hal ini karena tantangan geografis daerah kepulauan ditambah biaya operasional yang mahal.

"Makanya, kasus TBC di Indonesia sulit turun karena tak diobati. TBC bisa menyebabkan kematian jika tak ditangani dengan tepat dan tuntas," ujar Benny saat berada di Kota Tanjungpinang, Kepri, Jumat (11/9/2026).

Benny menekankan perlunya strategi khusus untuk menemukan kasus TBC di Kepri yang didominasi wilayah kepulauan tersebut, salah satunya dengan mengintegrasikan layanan cek kesehatan gratis (CKG) dengan penelusuran penyakit TBC menggunakan X-Ray.

Selain itu, ia turut mendorong dinas kesehatan bersama semua stakeholder terkait termasuk kader TBC mengintensifkan pemeriksaan kontak serumah (keluarga) dengan penderita TBC.

"Kita jangan cuma sibuk obati orang sakit TBC, tapi orang kontak serumah tidak diperiksa," ucapnya.

"Saya minta Camat, Lurah, PKK dan kader juga aktif memantau orang sakit TBC. Kalau sudah ditemukan, berikan obat TBC sampai ia sembuh total," ujar Benny mengutip Antara.

 

 

Angka Kesembuhan Pasien TBC yang Terdeteksi

Di kesempatan itu, Benny memberikan apresiasi karena 95 persen pasien TBC di Provinsi Kepulauan Riau berhasil diobati hingga sembuh. Angka ini termasuk tertinggi secara nasional.

"Kalau perkara mengobati TBC di Kepri sudah sangat baik, patut kita apresiasi," kata Benny.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya