Daftar Makanan yang Bantu Redakan Keluhan Saat Menopause

Menopause dapat memicu berbagai keluhan. Selain terapi medis, pola makan dan gaya hidup sehat dapat menjadi upaya jaga keseimbangan.

oleh Kanaya Nanda PutriDiterbitkan 30 Oktober 2026, 07:30 WIB
Vagina kering hingga masalah berkemih dapat diakibatkan karena menopause. Sejumlah makanan ini direkomendasikan untuk bantu jaga keseimbangan, dengan tetap memperhatikan kondisi. (Foto: Unsplash.com/Farhad Ibrahimzade)

Liputan6.com, Jakarta - Vagina kering dan gangguan berkemih merupakan keluhan yang dapat dialami perempuan setelah menopause. Dokter menyarankan pola makan sehat untuk bantu mengurangi keluhan itu. 

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi subspesialis uroginekologi reproduksi, Astrid Yunita, menerangkan bahwa keluhan pada masa menopause dapat mencakup masalah seksual, genital, dan saluran kemih.

Gejalanya pun bisa berubah-ubah, sehingga perempuan mungkin mengalami periode tanpa keluhan sebelum masalah kembali muncul.

Menurutnya, penanganan dapat dilakukan melalui pendekatan konservatif, seperti perubahan gaya hidup dan pola makan, maupun terapi medis. Pilihan penanganan perlu disesuaikan dengan keluhan yang paling mengganggu setiap pasien.

“Terapinya ada apa? Ada konservatif, ada medis. Konservatif semua, lifestyle seperti mengonsumsi makanan yang baik,” tutur Astrid di sela diskusi media oleh RS Pondok Indah di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Perbanyak Makanan Bergizi untuk Vagina Kering

Asupan makanan sehari-hari tentu menjadi bagian penting yang diperhatikan, salah satunya untuk memperbaiki kelembapan.

Astrid menyarankan konsumsi makanan bergizi yang mengandung komponen anti-inflamasi, mengingat rasa sakit yang datang kemungkinan karena adanya peradangan yang disebabkan kondisi kering dan lapisan yang menipis.

“Kita harus mulai makanan anti-inflammatory. Kenapa sih sakit? Sakit itu karena radang, inflamasi, salah satunya (karena) kering, lapisannya menipis,” jelasnya.

Ia menyarankan untuk perbanyak makanan seperti kacang-kacangan, ikan berlemak (fatty fish), minyak zaitun, buah-buahan berwarna cerah, dan sayuran hijau untuk bantu mengurangi inflamasi.

Walau tidak sekuat estrogen alami dari tubuh, dokter yang berpraktik di RSPI Pondok Indah ini juga menyebut sejumlah sumber fitoestrogen, yaitu senyawa dari tumbuhan yang memiliki aktivitas menyerupai estrogen, seperti produk kedelai yang meliputi tahu, tempe, edamame, dan susu kedelai.

Sementara biji rami (flaxseed), meski dokter menyebut Indonesia bukan penghasil bahan pangan ini, biji rami mengandung khasiat yang dicari banyak orang. Selain itu, jenis kacang seperti chickpeas, lentils, hingga whole grains juga bisa menjadi pilihan.

Menurut Astrid, makanan tersebut dapat membantu memperbaiki kekeringan pada vagina.

“Karena mereka bisa meng-improve keringnya vagina, memperbaiki pH vagina,” katanya.

dr. Astrid Yunita, Sp. O.G, Subsp. Urogin.Re. RSPI - Pondok Indah (kanan) (Foto: Liputan6.com/Kanaya)

Asupan untuk Masalah Berkemih

Bagi seseorang dengan keluhan saluran kemih, Astrid menyebutkan makanan yang berkaitan untuk membantu salah satunya cranberry, yang bisa ditemukan dalam bentuk kapsul atau jus, selama tetap memperhatikan pengonsumsian.

Selain cranberry, dokter juga menyarankan asupan probiotik yang mengandung lactobacillus untuk mendukung kesehatan mikrobiota vagina, serta konsumsi vitamin C.

Sementara yang perlu dihindari meliputi konsumsi kopi, alkohol, rokok, serta makanan atau minuman yang terlalu asam atau pedas, terutama jika asupan tersebut memperburuk gejala.

Pola makan sehat dapat menjadi pendukung bagi kesehatan vagina atau gangguan berkemih akibat menopause.

Meski begitu, jika keluhan menetap atau mengganggu aktivitas, seseorang sebaiknya langsung berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.

Dokter dapat mempertimbangkan pilihan terapi berdasarkan kondisi pasien. Dengan begitu, perubahan pola makan dapat menjadi bagian dari perawatan, tetapi bukan pengganti penanganan medis ketika diperlukan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya