Bukan Cuma Pewarna Alami Makanan, Bunga Telang Berpotensi Jadi Pasta Gigi

Peneliti UMS menemukan potensi bunga telang sebagai bahan pasta gigi untuk melawan bakteri dan jamur di rongga mulut.

Liputan6.com, Jakarta - Bunga telang biasa dimanfaatkan menjadi minuman atau dijadikan sebagai pewarna makanan. Namun, peneliti Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), drg Dendy Murdiyanto, M.DSc melihat potensi bunga telang menjadi pasta gigi.

Beberapa waktu lalu, Dendy telah melakukan penelitian terkait potensi bunga telang menjadi pasta gigi. Ia menjelaskan bunga yang memiliki nama latin Clitoria ternatea dipilih karena karena mudah didapat dan tersedia dalam jumlah besar. Selain karena bahannya yang alami. Lalu, bunga telang lebih aman untuk digunakan pada tubuh manusia.

“Dari serangkaian uji yang dilakukan, bunga telang mempunyai kandungan yang memungkinkan untuk dijadikan bahan aktif untuk membunuh bakteri dan jamur di dalam mulut. Kemudian kami kembangkan menjadi pasta gigi dengan ekstrak bunga telang,” ujar pria yang akrab disapa Dendy mengutip laman resmi UMS.

Dendy menjelaskan Bunga telang mengandung alkaloid yang mampu merusak dinding jamur dan bakteri di dalam mulut sehingga menghilangkan perlindungan pada inti sel mikroba tersebut. Kerusakan ini akan menghambat metabolisme jamur dan bakteri di dalam mulut sehingga pertumbuhannya terhambat.

“Alkaloid itu merusak ribosom dan menghambat pembentukan peptida, sehingga bakteri tidak dapat berfungsi normal dan akhirnya mati,” kata Dendy.

Uji coba kandungan bunga telang dilakukan pada bakteri Streptococcus mutans penyebab gigi berlubang dan jamur Candida albicans penyebab lapisan putih dalam mulut yang memicu sariawan.

“Kami menggunakan konsentrasi bunga telang mulai dari 20%, 30%, 40%, 50%, dan 60%, 70%,” imbuhnya. Dia menyebut konsentrasi 50% bunga telang efektif membunuh jamur dan bakteri dalam rongga mulut.

Hasil uji yang dilakukan Dendy pada saat itu terbilang ampuh membasmi jamur dan bakteri dalam rongga mulut, sediaan pasta gigi bunga telang belum dapat diedarkan secara luas. Dendy menerangkan perlu ada pengujian lanjutan pada sel, hewan, hingga siap diuji pada manusia.

Hasil penelitian ini telah dipublikasikan ke dalam Journal of International Dental and Medical Research dengan judul “Toothpaste Formulation of Telang Flower (Clitoria Ternatea L.) Ethanol Extract as an Antibacterial for Streptococcus Mutans and Antifungal for Candida Albicans in the Oral Cavity”, terindeks Scopus Q3.