Liputan6.com, Jakarta - Malaysia melaporkan 357 kasus monkey malaria alias malaria knowlesi selama 2026. Bahkan, ada satu kasus kematian yang dilaporkan dari Sabah.
Di Indonesia, kasus serupa ditemukan di Aceh. Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya melaporkan adanya 30 kasus penyakit malaria yang ditularkan dari monyet kepada manusia lewat vektor nyamuk di wilayah setempat dalam kurun waktu hingga April 2026.
"Kenapa ini menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Malaysia? Karena Malaysia itu sudah sangat baik dalam mengontrol malaria yang ditularkan oleh manusia," kata dokter anak konsultan infeksi dan penyakit tropis, Inke Nadia Diniyanti Lubis, dalam diskusi media secara daring (dalam jaringan) pada Rabu, 13 Mei 2026.
Advertisement
Seperti diketahui, sebelum ditemukannya malaria knowlesi, ada empat jenis malaria yang menular dari manusia ke manusia lewat vektor nyamuk, yakni:
- Plasmodium falciparum (P. falciparum) yang dikenal paling mematikan
- P. vivax yang dikenal paling tersebar
- P. ovale yang lebih jarang ditemukan
- P. malariae dikenal dengan distribusinya yang luas.
Keempat jenis malaria ini sudah ditangani dengan baik di Malaysia hingga suatu ketika ada peningkatan kasus malaria lagi di negara tersebut. Ketika diteliti, penyebab kenaikan kasus ini disebabkan parasite plasmodium yang mirip dengan P. malariae.
Namun, P. malariae dikenal sebagai malaria dengan gejala klinis yang ringan, sementara saat kasus itu terjadi, gejala-gejala yang timbul cenderung berat.
"Sehingga dilakukanlah usaha untuk betul-betul mengidentifikasi dan pertama kalinya di tahun 2004 itu dilakukan identifikasi dengan menggunakan PCR (Polymerase Chain Reaction). Ternyata secara molekular ini adalah jenis yang sangat berbeda dari malaria yang sudah dikenal selama ini," ujar Inke.
Dari peristiwa inilah ditemukan malaria knowlesi yang belakangan disebut sebagai monkey malaria.
Mengenal Malaria Knowlesi
Inke menjelaskan bahwa malaria knowlesi adalah penyakit zoonosis yang mengintai dari hutan.
"Malaria knowlesi adalah malaria zoonotik disebabkan oleh parasit Plasmodium knowlesi (P. knowlesi) yang alaminya menginfeksi monyet ekor panjang dan beruk, lalu menular ke manusia melalui gigitan nyamuk Anopheles tertentu," kata Inke.
Hadirnya P. knowlesi menambah daftar jenis plasmodium malaria yang awalnya empat menjadi lima.
"WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) mengakui P. knowlesi sebagai spesies kelima Plasmodium yang menginfeksi manusia sejak laporan wabah di Sarawak pada 2004," tambahnya.
Empat jenis sebelumnya menular dari manusia yang terinfeksi ke manusia lain lewat gigitan nyamuk. Artinya, nyamuk terlebih dahulu menggigit manusia terinfeksi, kemudian menggigit manusia lain.
Sementara malaria knowlesi menular dari monyet ekor panjang atau beruk yang terinfeksi. Artinya, nyamuk terlebih dahulu menggigit monyet, kemudian menggigit manusia hingga terinfeksi.
Advertisement
Tidak Semua Monyet Tularkan Malaria Knowlesi
Dokter dari Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu menambahkan bahwa tidak semua monyet bisa menularkan malaria knowlesi.
Maka dari itu, ia menilai istilah monkey malaria kurang tepat untuk digunakan karena cenderung membangun stigma bagi semua jenis monyet.
"Host atau penjamu utamanya adalah dua jenis kera, Macaca fascicularis atau monyet ekor panjang dan Macaca nemestrina atau beruk. Nyamuknya pun hanya jenis nyamuk tertentu, Anopheles kelompok leucosphyrus," ujarnya.
Nyamuk ini hanya ada di hutan atau pinggiran hutan dengan kebiasaan aktif saat senja hingga fajar. Sehingga, orang yang tertular biasanya yang memiliki riwayat pergi ke hutan atau ke kebun di pinggiran hutan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1908458/original/066821200_1766619000-WhatsApp_Image_2025-12-25_at_06.29.31.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5774405/original/070619500_1778677265-monyet.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409553/original/011733700_1479455222-Malaysia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412168/original/032906400_1479724398-Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/262/original/004103300_1521089203-WhatsApp_Image_2018-03-15_at_12.45.09.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668326/original/051794500_1782703035-AP26179791541483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259121/original/085743200_1781464083-063_2281573951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540213/original/078998400_1774689981-AP26086742238879.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5241643/original/000306500_1749004088-AP25154539148672.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258799/original/021874200_1781411244-brasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8658507/original/009732800_1782681457-000_B8LH2L7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8512971/original/012018800_1782436430-000_B8CY2VE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8623031/original/006534100_1782616032-063_2283182531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8660431/original/044103500_1782685503-Canada_s_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659951/original/005175900_1782684619-000_B8LH2KW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8460914/original/030586800_1782360476-WhatsApp_Image_2026-06-25_at_10.25.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8326284/original/099300300_1782195844-20260623_131422.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4175414/original/003994800_1664441560-B40.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8268532/original/018400100_1782118210-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263754/original/080237200_1782003697-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263140/original/052357300_1781859761-IMG_0027.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262459/original/004254100_1781798299-1000861685.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4374767/original/055896900_1680005299-Thumbnail_Liputan6.com.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)