Cedera ACL Bisa Dialami Anak, Dokter Singgung Kurang Pemanasan

Cedera ACL rentan terjadi saat olahraga high impact, terutama yang menuntut gerakan memutar lutut secara tiba-tiba dan berhenti mendadak.

Diterbitkan 13 Agustus 2026, 10:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cedera ACL atau anterior cruciate ligament (ACL) tidak hanya dialami orang dewasa. Anak-anak yang aktif berolahraga, terutama high impact, bisa mengalami kondisi robekan pada salah satu ligamen utama penyangga sendi lutut itu.

Dokter spesialis ortopedi dan traumatologi konsultan sports injury, Christian Silas, mengatakan cedera ACL pada anak biasa ia temukan sekitar 10-11 tahun. Cedera dapat terjadi saat melakukan olahraga yang high impact terutama yang menuntut gerakan memutar lutut secara tiba-tiba, lari lalu berhenti mendadak, lari zig-zag.

"ACL ada anak-anak. Sekitar umur 11-12 tahun sudah ada yang cedera ACL," tutur Silas. 

"Padel, tenis, bulu tangkis, basket, sepakbola itu memang risiko cedera ACL tinggi tapi bukan berarti jadi takut, karena bisa lakukan pencegahan," tuturnya dalam temu media bersama RS Pondok Indah - Puri Indah Jakarta itu.

Upaya pencegahan untuk meminimalisasi cedera ACL yakni dengan melakukan pamanasan dan stretching yang benar sebelum berolahraga. Ketika tubuh sudah dipersiapkan melalui pemanasan, tubuh akan lebih siap menghadapi gerakan-gerakan olahraga tersebut.

"Kalau pemanasan cukup tubuh jadi siap, refleks juga lebih baik," tuturnya.

Cegah ACL, Beri Jeda pada Anak Getol Berolahraga

Silas juga menyinggung anak-anak yang amat suka berolahraga. Ia mengingatkan aktivitas olahraga yang terlalu sering dan intensitas tinggi juga membuat rentan cedera ACL. 

"Ada anak yang Senin ikut basket, Selasa bola, Rabu tenis yang karena anaknya memang suka olahraga ya," tutur Silas. 

Kondisi tubuh yang terus berolahraga intensitas tinggi secara terus menerus tidak memberikan waktu pemulihan yang cukup bagi tubuh. Pada kondisi ini ia mengingatkan untuk selang-seling, jadi tidak setiap hari melakukan olahraga intensitas tinggi. 

Tips Lain Cegah Cedera ACL

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah cedera ACL. Silas mengatakan salah satunya dengan memperkuat otot kaki, paha, dan otot inti (core). Otot paha depan (quadriceps), katanya, membantu meredam benturan. Otot paha belakang (hamstrings) dapat menyeimbangkan kestabilan sendi lutut.Sementara otot core dapat menjaga postur dan keseimbangan tubuh.

Selain itu, untuk mencegah cedera ACL dengan:

  • Latihan rutin dengan melakukan squat, lunge, dan glute bridge sebanyak 2–3 kali seminggu.
  • Memperbaiki teknik mendarat atau mengubah arah saat bergerak.
  • Latih koordinasi gerak dan keseimbangan kaki secara berkala.
  • Mengurangi risiko saat pivot, yaitu memutar lutut secara tiba-tiba saat kaki menjadi tumpuan utama

Â