Pasien Ini Mantap Berobat di Indonesia Setelah Alami Hal Ini

Apa yang dialami pasien ini membuatnya yakin rumah sakit Indonesia mampu bersaing dengan luar negeri.

Diterbitkan 07 Juni 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah banyaknya masyarakat Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri, masih ada pasien Tanah Air yang menyimpan harapan dan kepercayaan besar pada fasilitas kesehatan di dalam negeri.

Salah satunya Iskandar, pasien yang dua kali menjalani operasi lutut di Indonesia. Operasi pertama dilakukan pada 2022 di salah satu rumah sakit kawasan Kemayoran, Jakarta. Operasi ini dilakukan dengan teknik konvensional.

Sementara itu, operasi total knee replacement atau penggantian sendi lutut kedua dilakukan pada 14 Februari tahun ini dengan teknologi robotik.

"Total knee replacement dengan teknologi robotik luar biasa bedanya. Saya dioperasi siang, kemudian sorenya sudah disuruh jalan pakai tongkat. Itu pengalaman yang luar biasa. Itu kan upaya memperbaiki lutut yang sudah aus. Sekarang saya sudah bisa jalan kaki 6.500 langkah setiap hari," kata pria yang melakukan operasi robotik di Siloam Hospitals Mampang dalam temu media Orthovolution di Jakarta pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Setelah menjalani penyembuhan, dia menyarankan bagi pasien lain agar rajin berlatih berjalan dan tidak terlalu lama duduk agar lutut tidak kaku.

"Jadi kita harus sering-sering jalan," katanya.

Dia bercerita, sebelum melakukan operasi, dia terlebih dahulu melakukan survei di berbagai rumah sakit, termasuk rumah sakit di luar negeri.

"Kami pernah survei ke luar negeri dan saya juga mendapat informasi dari beberapa rekan saya bahwa operasi knee replacement yang baik menurut mereka ada di negara tetangga. Tapi saya melihat yang bersangkutan, yang kebetulan teman saya melakukan operasi di sana, jalannya kok lambat banget," kata Iskandar kepada Kesehatan Liputan6.com.

Melihat hasil yang tidak sempurna, dia tidak mengikuti jejak rekannya untuk operasi di luar negeri dan lebih memilih operasi di Indonesia. Mengingat, Indonesia juga sudah memiliki rumah sakit yang dilengkapi teknologi robotik.

"Pilihan operasi di Indonesia itu merupakan hal yang sangat baik. Sebetulnya kemampuan dokter-dokter di Indonesia sudah sangat baik," tambahnya.

Tak hanya operasi ganti sendi lutut, Iskandar juga sempat melakukan tiga operasi lain di Indonesia, termasuk operasi kanker pada 2019 yang membuahkan hasil baik.

Begitu pula dengan penanganan kanker prostat yang kini sedang dijalani. Dia tetap memilih rumah sakit Indonesia untuk penanganannya.

Dengan mencoba berbagai layanan di dalam negeri, ia memiliki keyakinan bahwa layanan kesehatan Indonesia tidak kalah dengan negara tetangga.