Awas, Gigi Berlubang Bisa Picu Peradangan dan Mengubah Bentuk Wajah

Gigi berlubang yang tak diobati bisa memicu peradangan organ vital dan mengubah bentuk wajah jika gigi hilang.

Diterbitkan 22 Oktober 2026, 16:15 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dampak karies atau gigi berlubang yang tidak ditangani bukan hanya menimbulkan rasa sakit, tetapi juga berpotensi memicu peradangan pada organ vital, seperti jantung dan ginjal. Selain itu, kehilangan gigi tanpa penanganan lanjutan dapat mengubah susunan gigi hingga memengaruhi bentuk wajah.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI), drg. Usman Sumantri, menjelaskan bahwa gigi yang membusuk dapat menjadi sumber peradangan yang berdampak pada kesehatan organ lain.

"Terus kalau gigi busuk tidak dirawat itu bisa menjadikan inflamasi ke jantung, ke ginjal, ke mana-mana. Jadi sekarang kalau kamu mau periksa ke jantung, mau bedah segala macam, pasti giginya dilihat semua tuh," ujarnya dalam acara peluncuran Indonesia Dental Exhibition and Conference (IDEC) 2027 di Jakarta pada Kamis (22/10/2026)

Dia, menambahkan, kondisi gigi menjadi salah satu aspek yang diperiksa sebelum pasien menjalani operasi, terutama bedah jantung dan kardiovaskular. Dokter perlu memastikan tidak ada gangren atau jaringan gigi yang mengalami kematian dan pembusukan yang dapat menjadi sumber infeksi.

"Jadi dokter bedah jantung, bedah kardiovaskular itu enggak akan melakukan pembedahan kalau giginya masih ada gangren. Karena itu menjadi inflamasi yang luar biasa untuk jantungnya," ujar Usman.

Gigi Berlubang Bisa Mengubah Bentuk Wajah

Selain berisiko terhadap kesehatan organ vital, karies yang berujung pada pencabutan gigi geraham juga dapat menimbulkan masalah baru jika tidak diikuti pemasangan gigi tiruan atau protesa.

Menurut Usman, ruang kosong akibat kehilangan gigi dapat membuat gigi di sekitarnya bergeser. Bahkan, gigi pada rahang atas bisa turun untuk mengisi ruang kosong tersebut sehingga susunan gigi menjadi tidak beraturan.

"Yang pasti sakit ya. Yang kedua, kalau dia gigi kunci itu dicabut, yang lain akan bergerak ke tempat yang kosong. Apalagi dia tidak isi dengan protesa. Yang atas bisa turun, yang lain bisa bergerak ke tempat yang kosong, itu juga jadi problem," ujarnya.

Perubahan susunan gigi dan hilangnya dukungan gigi terhadap jaringan wajah juga dapat memengaruhi penampilan seseorang. Wajah bisa terlihat lebih cekung, terutama ketika kehilangan sejumlah gigi dan tidak mendapatkan penanganan lanjutan.

"Yang pasti kalau dia gadis, wajahnya jadi bermasalah. Kan kalau dia enggak ada gigi pasti... kempot segala macam," pungkasnya.