[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Buku dari Warga untuk Warga di HUT Jakarta

Prof. Tjandra Yoga Aditama berbagi tujuh buku sebagai kado HUT Jakarta untuk warga.

oleh Aditya Eka PrawiraDiterbitkan 27 Juni 2026, 14:40 WIB
Kado HUT Jakarta, Prof. Tjandra Yoga Aditama sumbangkan tujuh buku untuk warga. (Dokumentasi Pribadi)

Liputan6.com, Jakarta - Saya lahir di Jakarta pada 1955 dan sampai sekarang, di usia lebih dari 70 tahun, tetap tinggal di Jakarta, sehingga boleh juga dibilang saya warga Jakarta 'beneran'. Karena saya bergerak di bidang pendidikan, maka sebagai 'kado' ulang tahun ke-499 Jakarta, saya sebagai warga Kota Jakarta menyerahkan buku-buku saya untuk Perpustakaan Jakarta.

Buku yang saya serahkan ini mulai dari kumpulan tulisan ketika COVID-19 melanda kita pada tahun 2020 dan berlanjut ke berbagai peristiwa kesehatan yang diterbitkan sampai 2025. Sebenarnya ada satu buku lagi yang berisi kumpulan tulisan tahun 2025, yang akan terbit dalam waktu dekat ini.

Saya berbesar hati bahwa pada 25 Juni 2026 sumbangan tujuh buku tulisan saya itu diterima langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, Bapak Dr. Nasruddin Djoko Surjono, S.IP., S.T., MSE, MBA, dalam acara di Perpustakaan Jakarta/Pusat Dokumen Sastra HB Jassin di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, seperti di foto ini.

Hal ini dapat terwujud karena dibantu dan difasilitasi oleh Ibu dr. Widyastuti, MKM, yang saya kenal sejak lama ketika beliau masih menjabat Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta sampai tahun 2023, yang kemudian menjadi Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta.

Saya baru sekali datang ke Perpustakaan Jakarta/Pusat Dokumen Sastra HB Jassin, dan sangat terkesan pada tiga hal. Pertama, banyak sekali pengunjungnya, yang menunjukkan minat baca dan minat mengunjungi perpustakaan di Jakarta tampaknya cukup tinggi, kurang lebih sama penuhnya dengan perpustakaan kota dunia yang lain seperti New York, Tokyo, Sydney, dll.

Kedua, jumlah koleksi bukunya amat banyak dan lengkap, di gedung beberapa lantai yang amat nyaman. Saya tentu berharap buku yang saya serahkan dapat jadi pilihan baca bagi sesama warga Jakarta di perpustakaan ini, dan saya akan menyerahkan beberapa buku saya yang lain lagi.

Ketiga, ada berbagai kegiatan khusus seperti baca bersama, Studio Imersif yang interaktif, kegiatan "Night at Library" yang unik, dll.

Variasi kegiatan yang inovatif seperti ini tentu amat menarik dan sejalan dengan minat dan kebutuhan masyarakat, serta makin "memasarkan" perpustakaan menjadi bagian dari denyut kehidupan warga sehari-hari.

Yang saya lihat di Perpustakaan Jakarta adalah salah satu bentuk nyata dari konsep "Membaca adalah Jendela Dunia". Ini juga sejalan dengan perwujudan "Jakarta Kota Global".

Selamat ulang tahun ke-499 Jakarta, "Menuju 5 Abad", dengan warga yang sejahtera dan gemar membaca.

Prof. Tjandra Yoga Aditama

Warga Jakarta sejak tahun 1955, waktu kecil di Jl. Panglima Polim Raya, Kebayoran Baru, dan di masa lansia di Jl. Poncol, Cilandak.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya