Bukan Cuma Obat, Cara Makan Ini Bikin Asam Lambung Mereda

Redakan asam lambung tanpa obat dengan cara makan yang tepat dan lebih ramah untuk pencernaan.

Diterbitkan 29 Juni 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sahabat pernah merasakan sensasi terbakar di dada atau tenggorokan setelah makan? Kondisi ini sering menjadi tanda asam lambung naik atau acid reflux. Meski terlihat ringan, gejala yang terjadi berulang dapat mengganggu aktivitas dan menurunkan kualitas hidup.

Kabar baiknya, asam lambung tidak selalu harus diatasi dengan obat. Mengutip gastroclinic.com, menerapkan pola makan mindful low acid dapat membantu meredakan gejala sekaligus menjaga kesehatan sistem pencernaan secara alami.

Pahami Penyebab Asam Lambung Naik

Asam lambung naik atau gastroesophageal reflux terjadi ketika asam dari lambung mengalir kembali ke kerongkongan sehingga menimbulkan rasa perih atau terbakar.

Pola makan dan gaya hidup menjadi faktor penting yang dapat memperparah maupun meredakan kondisi ini. Karena itu, memilih makanan rendah asam dan menerapkan mindful eating dapat membantu menjaga kesehatan lambung.

1. Pilih Makanan Rendah Asam

Langkah pertama adalah mengonsumsi makanan yang ramah bagi lambung. Oatmeal, roti gandum utuh, dan nasi merah yang kaya serat dapat membantu menyerap kelebihan asam. Pilih juga buah rendah asam seperti pisang dan melon, serta sayuran seperti bayam, kale, dan wortel yang lebih mudah dicerna.

Sebaliknya, batasi buah sitrus, makanan berbahan dasar tomat, dan makanan pedas karena dapat memicu naiknya asam lambung, terutama saat lambung sedang sensitif.

2. Konsumsi Protein Rendah Lemak

Makanan tinggi lemak dapat memperlambat pengosongan lambung sehingga meningkatkan risiko refluks. Sebaiknya pilih sumber protein rendah lemak seperti dada ayam tanpa kulit, ikan, atau kalkun.

Protein nabati seperti tahu dan lentil juga menjadi pilihan yang baik. Sementara itu, putih telur dalam jumlah wajar dapat membantu memenuhi kebutuhan protein tanpa membebani lambung.

Reporter: Annisa Kharisma Dewi/Fimela

 

3. Makan dengan Porsi Kecil dan Perlahan

Mengonsumsi makanan dalam porsi besar dapat meningkatkan tekanan di dalam lambung dan memicu refluks. Sebaiknya makan empat sampai lima kali sehari dengan porsi lebih kecil, kunyah makanan secara perlahan, dan nikmati setiap suapan.

Selain itu, hindari langsung berbaring selama dua hingga tiga jam setelah makan agar asam lambung tidak mudah naik ke kerongkongan.

4. Pilih Camilan yang Aman untuk Lambung

Jika lapar di sela waktu makan, pilih camilan yang tidak memicu refluks, seperti segenggam almond, yogurt rendah lemak, atau minuman jahe hangat yang dapat membantu menenangkan pencernaan.

Sebaliknya, hindari camilan tinggi lemak dan tinggi gula karena berpotensi memperburuk gejala asam lambung.

 

5. Utamakan Minuman yang Ramah Lambung

Air putih tetap menjadi pilihan terbaik untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi tanpa mengiritasi lambung. Kamu juga dapat mengonsumsi teh herbal, seperti chamomile atau licorice, yang dikenal memiliki efek menenangkan pada saluran pencernaan.

Selain itu, pilih minuman dengan suhu hangat atau suhu ruang karena cenderung lebih nyaman bagi lambung dibandingkan minuman yang terlalu panas maupun terlalu dingin.

6. Lengkapi dengan Gaya Hidup Sehat

Selain mengatur pola makan, gaya hidup juga berperan penting dalam mengendalikan asam lambung. Menjaga berat badan ideal dapat mengurangi tekanan pada perut yang menjadi salah satu penyebab refluks.

Hindari mengenakan pakaian yang terlalu ketat di area pinggang dan perut. Saat tidur, usahakan posisi kepala lebih tinggi agar asam lambung tidak mudah naik ke kerongkongan pada malam hari.

Kebiasaan sederhana ini, jika dilakukan secara konsisten, dapat membantu mengurangi gejala asam lambung sekaligus menjaga kesehatan sistem pencernaan dalam jangka panjang.