Liputan6.com, Jakarta - Nebulizer dapat membantu mengantarkan obat langsung ke saluran pernapasan anak. Meski terlihat sederhana, penggunaannya terapi inhalasi dengan nebulizer tidak boleh sembarangan. Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Wahyuni Indawati, Sp.A, Subsp. Respi(K) mengatakan masih banyak orangtua yang melakukan kesalahan teknis sehingga terapi tidak bekerja secara optimal.
Wahyuni mengatakan salah satu kesalahan yang masih sering ditemukan adalah penggunaan masker yang tidak tepat. Ada orang tua yang hanya menempelkan masker di hidung, padahal masker nebulizer seharusnya menutupi hidung dan mulut agar obat dapat terhirup secara optimal.
Advertisement
Penggunaan nebulisasi yang tidak tepat, misalnya paparan uap sampai ke mata, bila hal ini dilakukan terus menerus maka bisa membahayakan mata.
“Pentingnya menggunakan alat dan cairan yang baik dan benar. Karena saat residu terlalu banyak, misal mengandung steroid tadi, jika kena mata itu bisa menyebabkan katarak,” tambah Wahyuni.
Selain itu, tidak sedikit pula orangtua yang menggunakan nebulizer dari jarak jauh hingga anak hanya "diasapi". Menurut Wahyuni, cara tersebut tidak sesuai dengan prinsip kerja nebulizer karena partikel obat tidak akan masuk ke saluran napas secara maksimal.
"Ini bukan dibuat-buat, tetapi memang terjadi di masyarakat karena banyak yang belum memahami cara menggunakan nebulizer dengan benar. Kalau sudah punya alat, gunakan dengan cara yang baik dan benar agar manfaatnya optimal dan efek sampingnya seminimal mungkin," ujar Wahyuni dalam peluncuran OMRON Mesh Nebulizer NE-U300 pada Kamis, 2 Juli 2026.
Bijak dalam Pemakaian
Guna memperoleh manfaat optimal dari terapi inhalasi dengan nebulizer Wahyuni juga menyarankan beberapa panduan untuk penggunaan alat dan obat-obatannya.
- Perhatikan Fill Volume: Saat memasukkan cairan NaCl atau obat lainnya, pastikan dosisnya tepat.
- Pakai Masker dengan Benar: Pastikan masker menutupi hidung dan mulut dengan pas agar seluruh partikel aerosol terhirup dengan sempurna. Jika anak sudah cukup besar, dapat gunakan mouthpiece jika memungkinkan. Hal ini guna meminimalisasi residu obat terbuang ke bagian organ lain terdekat.
- Kompatibilitas Alat: Tidak semua alat nebulizer bisa memproses semua jenis obat. Misalnya, beberapa obat jenis steroid tidak bisa diproses oleh nebulizer ultrasonik. Pastikan alat yang Anda gunakan di rumah kompatibel dengan obat yang diresepkan dokter.
- Prioritaskan Kualitas dan Higienitas: Pilihlah alat yang terjamin kualitasnya, yang proses produksinya berbasis data dan bukti ilmiah, serta kebersihan terjaga secara maksimal.