Anak Pilek Apa Perlu Terapi Inhalasi NaCl? Ini Kata Dokter

Tidak semua masalah pernapasan pada anak perlu diterapi inhalasi menggunakan nebulizer.

Diterbitkan 06 Juli 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tidak sedikit orangtua yang menggunakan nebulizer berisi larutan NaCl (natrium klorida)ketika anak pilek atau hidung tersumbat. Namun, menurut dokter Wahyuni Indawati, Sp.A., Subsp.Respi(K), terapi tersebut belum tentu diperlukan.

Wahyuni menjelaskan bahwa penggunaan nebulizer harus disesuaikan dengan target organ yang ingin diterapi. Pada anak yang mengalami pilek, gangguan umumnya berada di saluran napas atas, yaitu hidung hingga tenggorokan.

"Kalau target organnya di saluran napas atas, hidung sampai tenggorokan, dibutuhkan partikel yang ukurannya lebih dari 10 mikron. Sementara nebulizer menghasilkan partikel berukuran sekitar 4–6 mikron yang lebih ditujukan untuk saluran napas bawah," jelas Wahyuni dalam sesi peluncuran OMRON Mesh Nebulizer NE-U300 pekan lalu di Jakarta. 

Ia mengatakan, beberapa jenis nebulizer memang pernah dirancang untuk menghasilkan ukuran partikel yang berbeda sehingga dapat digunakan untuk saluran napas atas maupun bawah. Namun, secara umum nebulizer yang beredar saat ini lebih banyak menghasilkan partikel yang ditujukan ke saluran napas bawah.

"Kalau butuhnya untuk saluran pernapasan atas, ya pakainya alat yang untuk bagian atas. Jangan pakai yang bawah untuk yang saluran pernapasan atas," pesan wanita yang juga Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu.

 

Anak Pilek, Bantu dengan Cuci Hidung

Jika keluhan anak hanya berupa pilek atau hidung tersumbat, Wahyuni menyarankan untuk menggunakan intranasal saline spray atau cuci hidung dengan larutan saline dinilai lebih efektif dibandingkan nebulisasi.

"Kalau memang yang dibutuhkan untuk hidung, ya pakai saja intranasal spray atau cuci hidung. Itu sebenarnya lebih efektif karena sesuai dengan target organ yang ingin diterapi," ujar Wahyuni.

Ia pun mengingatkan agar orang tua tidak menganggap nebulisasi dengan NaCl sebagai terapi untuk semua keluhan pernapasan. Penggunaan nebulizer sebaiknya dilakukan sesuai indikasi medis dan anjuran dokter agar manfaat yang diperoleh benar-benar optimal.  Â