Liputan6.com, Jakarta - Penyanyi Shakira sukses curi perhatian saat tampil di halftime show pada final Piala Dunia 2026, Minggu (19/7/2026). Menyanyikan lagu "Dai Dai", Shakira tampil penuh stamina dan energik. Tak ada yang menyangka sebentar lagi dia akan masuk kepala 5.
Pelatih pribadi Shakira, Anna Kaiser, menyebutkan bahwa latihan otot inti atau core menjadi prioritas di atas segalanya. “Shakira sangat suka latihan core, tetapi ia juga sadar akan pentingnya latihan kardio,” ujar Kaiser.
Advertisement
Kaiser mengungkapkan latihan core berguna untuk melatih setiap otot di bagian tengah tubuh. Jadi, bukan hanya fokus pada bagian perut. Ia pun mengungkapkan enam gerakan untuk melatih otot inti perut seperti yang dilakukan Shakira:
1. Side Chincer
Latihan diawali dengan posisi berdiri sambil memegang dumbbell di kedua tangan.
Selanjutnya, turunkan salah satu tangan ke arah lutut sambil mengangkat beban di sisi satunya mendekati ketiak.
Pastikan tubuh tegak lurus menghadap depan dan pinggul tidak bergeser.
Ulangi gerakan sebanyak 20 kali secara perlahan. Bagi pemula, latihan dapat dilakukan di kursi dengan beban yang lebih ringan.
2. Standing March with Weighted Crunch
Berdiri dengan kedua kaki selebar pinggul sambil memegang dumbbell ringan. Angkat kedua tangan ke atas kepala, lalu turunkan sambil mengangkat salah satu lutut hingga mendekati siku.
Saat melakukan gerakan ini, tarik otot perut ke arah tulang belakang dan embuskan napas ketika siku turun.
Lakukan bergantian selama sekitar satu menit. Jika masih belum terbiasa, latihan bisa dilakukan tanpa menggunakan beban.
Latihan ala Shakira Selanjutnya
3. Lateral Teaser
Gerakan selanjutnya dilakukan dengan duduk bertumpu pada salah satu sisi bokong (menyerong) dan menggunakan bola pilates yang dijepit di antara kedua paha.
Pada posisi tersebut, satu lengan untuk berada di matras sebagai tumpuan, satu lengan diangkat ke atas.
Kemudian tarik siku lengan yang diangkat ke arah perut samping bersamaan dengan lutut yang ditekuk ke arah dada.
Lakukan sebanyak 15 pengulangan secara perlahan.
4. Twisted Crunches
Gerakan ini dilakukan dalam posisi duduk dengan kaki menapak di lantai, dan bola pilates berada di belakang punggung bagian bawah. Kedua tangan berada di belakang kepala.
Angkat dan turunkan tubuh sedikit, sambil merentangkan satu lengan ke depan atau samping secara bergantian.
Lakukan selama satu menit untuk membantu melatih otot perut bagian samping.
5. Seated C-Curver with Overhead Towel
Duduk di atas matras dengan lutut sedikit ditekuk, lalu pegang handuk menggunakan kedua tangan dan lurus ke depan.
Setelah itu, condongkan tubuh sedikit ke belakang sambil menjaga tulang belakang agar tidak terasa sakit, kemudian angkat dan turunkan kedua tangan melewati kepala secara perlahan.
Gerakan ini dilakukan sekitar 15 kali. Jika terasa berat, bola Pilates dapat digunakan kembali sebagai penyangga bagian tubuh belakang agar tetap stabil.
6. 3-Count Crunch with Pilates Ball
Yang satu ini dilakukan dengan berbaring di atas matras dan meletakkan bola Pilates di bawah tulang belikat.
Lakukan gerakan crunch secara bertahap dalam tiga hitungan sambil mengembuskan napas pada setiap tahap hingga bahu terangkat dari matras.
Sedikit mirip seperti gerakan sit up, namun kaki tidak ditekuk.
Sama seperti gerakan sebelumnya, lakukan 15 pengulangan. Bagi pemula, gerakan dapat dimulai dengan dua hitungan sebelum meningkatkan intensitas latihan.