Liputan6.com, Jakarta - Pola makan ternyata tidak hanya memengaruhi kesehatan tubuh, tetapi juga kualitas tidur. Sejumlah makanan dan minuman yang dikonsumsi menjelang waktu tidur dapat membuat seseorang lebih sulit terlelap atau menyebabkan tidur menjadi kurang nyenyak.
Sebuah tinjauan ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients menyebutkan bahwa nutrisi, konsumsi zat stimulan, dan aktivitas fisik merupakan faktor penting yang memengaruhi kualitas tidur. Maka dari itu, mengatur pola makan sebelum tidur menjadi salah satu langkah yang dapat membantu meningkatkan kualitas istirahat.
Advertisement
Berikut beberapa kebiasaan makan dan minum yang sebaiknya dihindari sebelum tidur seperti mengutip laman Health:
1. Batasi Konsumsi Kafein pada Sore
Bagi sebagian orang, secangkir kopi di sore hari mungkin tidak menjadi masalah. Namun, pada individu yang sensitif terhadap kafein, efek stimulan dapat bertahan hingga lebih dari 10 jam.
Kafein tidak hanya terdapat pada kopi, tetapi juga teh, minuman energi, minuman bersoda, hingga cokelat. Oleh karena itu, jika sering mengalami sulit tidur, sebaiknya hentikan konsumsi minuman berkafein beberapa jam sebelum waktu tidur.
2. Hindari Minum Alkohol Menjelang Tidur
Banyak orang mengira alkohol dapat membantu tidur lebih cepat. Meski dapat membuat seseorang merasa mengantuk, alkohol justru dapat menurunkan kualitas tidur.
Konsumsi alkohol sebelum tidur meningkatkan risiko terbangun di tengah malam dan membuat tidur terasa kurang nyenyak. Jika mengonsumsi alkohol, usahakan berhenti setidaknya tiga jam sebelum tidur agar tubuh memiliki waktu untuk memproses alkohol dan kembali terhidrasi.
3. Kurangi Makanan dan Minuman Tinggi Gula
Mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula pada malam hari juga dapat mengganggu kualitas tidur. Asupan gula yang tinggi berisiko meningkatkan kadar gula darah dan energi tubuh sehingga membuat seseorang lebih sulit terlelap.
Jika ingin mengonsumsi makanan manis pada malam hari, pilihlah sumber gula alami seperti buah-buahan. Selain lebih bernutrisi, buah cenderung tidak menyebabkan lonjakan gula darah setinggi makanan atau minuman yang mengandung gula tambahan.
Menjaga kualitas tidur tidak hanya bergantung pada durasi tidur, tetapi juga kebiasaan yang dilakukan menjelang waktu istirahat. Mengurangi konsumsi kafein, alkohol, serta makanan dan minuman tinggi gula sebelum tidur dapat menjadi langkah sederhana untuk membantu tubuh mendapatkan tidur yang lebih berkualitas.