Liputan6.com, Jakarta - Kebiasaan makan terburu-buru mungkin terasa menghemat waktu, terutama bagi orang dengan aktivitas padat. Namun, kebiasaan ini ternyata dapat berdampak pada kesehatan, mulai dari masalah pencernaan hingga meningkatnya risiko gangguan metabolik.
Kehidupan yang serba cepat membuat banyak orang terbiasa sarapan dengan terburu-buru atau menghabiskan makan siang secepat mungkin agar bisa kembali bekerja dan beraktivitas.
Namun, pernahkah Anda merasa perut tidak nyaman atau pencernaan terasa berat setelah makan?
Advertisement
Lebih Banyak Udara Masuk
Salah satu dampak makan terlalu cepat adalah meningkatnya jumlah udara yang ikut tertelan. Kondisi ini disebut aerophagia, yaitu keadaan ketika seseorang menelan terlalu banyak udara saat makan atau di antara waktu makan.
Aerophagia dapat menyebabkan sejumlah keluhan, seperti perut terasa penuh dan kembung, rasa tidak nyaman, sakit perut, hingga perut tampak membesar setelah makan, seperti dikutip dari The Conversation pada Rabu (16/9/2026).
Dalam kondisi normal, saluran pencernaan manusia mengandung sekitar 200 mililiter gas ketika lambung kosong. Jumlah tersebut dapat bertambah akibat keseimbangan antara udara yang masuk, produksi gas, serta pengeluarannya melalui sendawa dan buang angin.
Pakar dari Universidad Nebrija, Spanyol, Esther Martinez Miguel dan Silvia Gomez Senent, menjelaskan, makan terlalu cepat menjadi salah satu faktor utama yang dapat meningkatkan jumlah udara yang masuk sekaligus produksi gas.
Kebiasaan lain, seperti mengunyah permen karet dan merokok, juga dapat berkontribusi terhadap kondisi tersebut.
Mengunyah Makanan Lebih Sedikit
Makan terlalu cepat juga membuat seseorang mengunyah makanan lebih sedikit dan dalam waktu yang lebih singkat.
Akibatnya, makanan dapat masuk ke lambung dalam potongan yang lebih besar sehingga sistem pencernaan harus bekerja lebih keras untuk memprosesnya.
Kurangnya proses mengunyah juga membuat enzim yang bekerja di dalam mulut memiliki waktu lebih sedikit untuk membantu proses pencernaan.
Bahkan, makanan yang belum dikunyah dengan cukup dapat mencapai usus halus dalam kondisi yang belum sepenuhnya tercerna.
Tubuh Terlambat Mengenali Rasa Kenyang
Dampak lainnya berkaitan dengan kemampuan tubuh mengenali rasa kenyang. Otak dan saluran pencernaan memiliki hubungan yang berperan dalam mengatur rasa lapar dan kenyang.
Dua hormon yang terlibat dalam mekanisme tersebut adalah ghrelin dan leptin. Ghrelin memicu rasa lapar, sedangkan leptin memberikan sinyal kenyang.
Setelah seseorang melihat, mencium, dan mulai menyantap makanan, dibutuhkan sekitar 20 hingga 30 menit hingga leptin mulai aktif.
Oleh sebab itu, ketika makan terlalu cepat, seseorang dapat mengonsumsi lebih banyak makanan sebelum sinyal kenyang bekerja secara optimal. Akibatnya, asupan makanan bisa melebihi kebutuhan tubuh.
Risiko Kesehatan Lainnya
Dampak makan terlalu cepat ternyata tidak hanya berkaitan dengan sistem pencernaan. Sejumlah penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kecepatan makan dengan faktor risiko penyakit kardiovaskular, peningkatan kadar trigliserida, serta kemungkinan mengalami sindrom metabolik yang disebut dapat meningkat hingga 59 persen.
Makan terlalu cepat juga dikaitkan dengan kemungkinan mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, terutama pada pasien diabetes.
Karena itu, seseorang disarankan untuk makan dengan lebih santai sambil tetap memperhatikan waktu makan dan sinyal kenyang dari tubuh.
Meluangkan sedikit lebih banyak waktu untuk sarapan, makan siang, maupun makan malam dapat menjadi kebiasaan sederhana yang membantu menjaga kesehatan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321954/original/029124100_1786512297-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T122336.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5701171/original/017326300_1778581567-IMG_3498.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3852275/original/024292600_1640770447-20211229-Stok-Beras-Bulog-Aman-Hingga-Akhir-Tahun-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349533/original/006044400_1789532857-HOAX__18_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4682347/original/015723100_1702302183-Ilustrasi_perut_buncit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346280/original/017702300_1789119644-87331__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344324/original/072842300_1788942797-pexels-olly-3931645.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341831/original/019246600_1788686232-b5fca166-923b-469e-8c16-38b4b266b21c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340622/original/093046000_1788512685-Gemini_Generated_Image_3np4br3np4br3np4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340109/original/062100600_1788485740-pexels-silverkblack-36766098.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339707/original/063783600_1788425962-89a19d4d-9510-4788-b300-a025c9d3fc2e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337811/original/041041600_1788258020-2fa0227f-7d29-4bba-9658-fc27b60491e5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4747005/original/010566600_1708342295-alexander-dummer-UH-xs-FizTk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3484871/original/099810700_1623901041-adrian-swancar-imAfCYq7KH0-unsplash_Fotor.jpg)