Liputan6.com, Jakarta - Kasus influenza di Indonesia saat ini menunjukkan peningkatan seperti halnya kondisi global. Meski demikian, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut aktivitas influenza di Tanah Air masih berada dalam kategori rendah.
"Di Indonesia data menunjukkan bahwa memang terjadi peningkatan kasus tetapi berdasarkan analisa sampai minggu ke-36 tahun 2026 masih menunjukkan risiko rendah," kata Juru Bicara Kemenkes drg Widyawati.
Advertisement
Dari hasil pemantauan, subtipe virus yang dominan ditemukan adalah Influenza A (H1N1pdm09). Kemenkes masih terus melakukan surveilans untuk memantau perkembangan kasus dan karakteristik virus, termasuk tingkat keparahannya.
"Berdasarkan pemantauan Kemenkes hingga minggu ke-36 tahun 2026, tingkat aktivitas influenza masih berada dalam kategori rendah dan situasi masih terkendali," tekannya dalam pernyataan tertulis.
Widyawati mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik terkait tren kenaikan influenza. Masyarakat juga diminta mengikuti perkembangan informasi mengenai influenza dan penyakit lainnya melalui sumber resmi pemerintah.
Untuk mencegah penularan influenza, ia mengingatkan masyarakat untuk:
- Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menerapkan etika batuk dan bersin, menjaga kebersihan lingkungan, istirahat cukup, dan mengonsumsi makanan bergizi.
- Bila mengalami gejala influenza, gunakan masker selama beraktivitas di luar rumah, dan kurangi kontak dekat dengan orang lain untuk mencegah penularan.
- Umumnya influenza bersifat ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, jika gejala yang dialami semakin memburuk, segera memeriksakan diri ke dokter atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.