Diet adalah Perubahan Gaya Hidup, Begini Cara Bangun Kebiasaan Sehat yang Tahan Lama

Diet adalah soal konsistensi, ini strategi sederhana agar kebiasaan sehat bisa bertahan lama.

Diterbitkan 07 Mei 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah maraknya tren diet instan, banyak orang masih menganggap diet sebagai cara cepat menurunkan berat badan. Padahal, diet sejatinya adalah perubahan gaya hidup yang membutuhkan proses dan konsistensi jangka panjang.

Dokter spesialis gizi klinik sekaligus Co-Founder Fyn Nutrition & Wellness Center, dr. Nadhira Afifa, MPH, SpGK, menegaskan bahwa kesalahan terbesar dalam menjalani diet adalah fokus pada hasil instan, bukan proses yang berkelanjutan.

"Diet itu bukan sekadar angka di timbangan. Yang lebih penting adalah bagaimana seseorang bisa membangun kebiasaan sehat yang bisa dijalani dalam jangka panjang," ujar Nadhira saat berbincang dengan Kesehatan Liputan6.com pada Rabu, 6 Mei 2026.

Menurutnya, banyak orang gagal diet karena mencoba mengubah terlalu banyak hal sekaligus. Pola makan langsung berubah drastis, olahraga dipaksakan, hingga akhirnya merasa lelah dan menyerah di tengah jalan.

Pendekatan yang lebih efektif justru dimulai dari langkah kecil. Misalnya, menambah asupan protein saat sarapan, mengurangi minuman manis, atau mulai rutin berjalan kaki 30 menit setiap hari. Kebiasaan sederhana ini, jika dilakukan konsisten, dapat memberikan dampak besar dalam jangka panjang.

"Perubahan kecil tapi konsisten jauh lebih efektif dibanding perubahan besar yang hanya bertahan sebentar," tambahnya.

Selain itu, penting untuk memahami bahwa setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda. Faktor seperti metabolisme, hormon, hingga gaya hidup sangat memengaruhi hasil diet. Karena itu, pendekatan yang bersifat personal menjadi kunci.

Di Fyn Nutrition & Wellness Center, pendekatan diet tidak hanya berfokus pada makanan, tapi juga mencakup aspek kesehatan secara menyeluruh. Mulai dari pemeriksaan biomarker, kondisi psikologis, hingga kualitas tidur.

 

Diet Akan Efektif Kalau Melakukan Kebiasaan Ini

Banyak orang, kata Nadhira, sering mengabaikan faktor-faktor yang sebenarnya berpengaruh besar terhadap berat badan dan kesehatan. Misalnya, kurang tidur bisa memicu rasa lapar berlebih, sementara stres dapat meningkatkan keinginan makan berlebihan.

"Kalau hanya fokus ke makan saja tanpa memperbaiki pola tidur dan stres, hasilnya biasanya tidak optimal," ujarnya.

Hal lain yang tak kalah penting adalah menyesuaikan pola hidup sehat dengan realitas sehari-hari. Diet yang terlalu ketat dan tidak fleksibel justru sulit dipertahankan.

Bagi mereka yang memiliki jadwal padat atau sering makan di luar, solusi realistis tetap bisa diterapkan. Misalnya dengan memilih menu yang lebih sehat di restoran, mengatur porsi makan, atau tetap aktif bergerak di sela aktivitas.

"Gaya hidup sehat itu harus bisa ‘masuk’ ke kehidupan kita sehari-hari. Kalau tidak realistis, pasti sulit dijalani," tambah Nadhira.

Dia juga menekankan bahwa motivasi diet sebaiknya tidak hanya didasarkan pada keinginan tampil lebih kurus. Alasan yang lebih dalam, seperti ingin hidup lebih sehat, lebih bertenaga, atau bisa beraktivitas lebih optimal, justru lebih kuat dalam menjaga konsistensi.