Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan perkembangan teknologi memungkinkan skrining tuberkulosis bisa dilakukan lebih mudah dan menjangkau masyarakat secara langsung.
Dulu pemeriksaan rontgen dada mesti dengan peralatan besar di rumah sakit tapi kini dapat dilakukan menggunakan perangkat yang lebih ringkas dan portabel. Bahkan alat tersebut bisa dibawa menggunakan kendaraan roda dua.
“Sekarang teknologi baru, alatnya kecil bisa digendong, dibawa pakai motor. Dengan demikian, kita bisa melakukan skrining ke masyarakat, tidak harus menunggu mereka datang ke rumah sakit,” kata Budi.
Advertisement
Hasil pemeriksaan juga dapat dibantu teknologi AI untuk mengidentifikasi indikasi TB sehingga proses skrining dapat dilakukan secara lebih cepat dan efisien.
Budi mengatakan untuk memperluas akses pemeriksaan, Kemenkes menyiapkan sekitar 10.000 unit rontgen yang akan didistribusikan ke Puskesmas secara bertahap. Peralatan tersebut diharapkan semakin mendekatkan layanan skrining kepada masyarakat sekaligus mendukung integrasi pemeriksaan TB dengan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Untuk menekan kasus TB di Indonesia, skrining dilakukan di berbagai komunitas. Teramsuk pesantren karena hunian dengan tingkat kepadatan yang tinggi. Ini artinya risiko penularan TB yang lebih besar.
Semakin banyak orang tinggal dan beraktivitas dalam ruang yang padat, semakin besar pula peluang terjadinya penularan apabila terdapat penderita TB yang belum terdeteksi dan diobati.
Budi mengatakan dari skrining TB secara umum rata-rata ditemukan sekitar 0,3% kasus. Sementara skrining yang dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan menemukan sekitar 3% kasus, atau sekitar 10 kali lebih tinggi.
“Kemarin saya jalan-jalan ke Nusakambangan, skrining TB pakai rontgen, ketemu 3 persen. Saya langsung ingat pesantren-pesantren, karena ada kamar yang isinya banyak dan sangat padat. Jadi saya pikir, ini harus di-skrining di pesantren,” ujar Budi.
Kemenkes bersama Kementerian Agama akan memperluas skrining TB ke pesantren di seluruh Indonesia.
“Kita akan masuk ke seluruh pondok pesantren di Indonesia agar bisa di-skrining TB sehingga semua santrinya sehat,” tegasnya saat di Pondok Pesantren Yayasan Khairul Ummah Syahroni, Penjaringan, Jakarta Utara pada Kamis (13/8/2026).
Jangan Malu Kena TB, Ada Obatnya
Budi juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan stigma kepada penderita TB. Penyakit tersebut dapat disembuhkan apabila ditemukan sejak dini dan mendapatkan pengobatan sesuai ketentuan.
“Kalau ketemu TB enggak usah khawatir, enggak usah takut, enggak usah jadi stigma, enggak usah malu. Penyakit ini bisa disembuhkan. Yang penting skrining-nya cepat, kalau ketahuan minum obat,” katanya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542214/original/027883300_1774936645-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8048512/original/040765400_1780894974-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-08T120236.131.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4842263/original/039942900_1716616217-Gorengan1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305541/original/012313500_1784796799-Screenshot_2026-07-23_151441.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3524262/original/002035500_1627480618-national-cancer-institute-59pGROkKJPE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5087030/original/005863400_1736405533-1736397950579_perbedaan-tb-paru-dan-tbc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292354/original/015453200_1783592029-Wakil_Menteri_Kesehatan__Benjamin_Paulus_Octavianus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8707595/original/021851700_1782784915-55363999883_36c2ce3eea_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710337/original/083760000_1782790523-55363998433_de9f2f1e83_c.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Kaitan Rokok dan Tuberkulosis](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/bu9mGy89h2m_VVivFIn7y_7cuIQ=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7428244/original/002982300_1780205213-WhatsApp_Image_2026-05-31_at_11.27.47_AM.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Tuberkulosis dan Perempuan](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/DWNqz6QCcBmHkSxcTibKN3G3KWw=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571275/original/085784900_1777614254-WhatsApp_Image_2026-05-01_at_12.06.04_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4370641/original/098930800_1679658981-_Gambar_2__Ilustrasi_Bakteri_TB_di_Saluran_Pernafasan.jpg)