5 Manfaat Olahraga Pagi, Bantu Jaga Fokus hingga Tidur Lebih Nyenyak

Berbagai studi mengungkap manfaat olahraga di pagi hari bagi kesehatan. Salah satunya bisa menjaga fokus dan membantu memperbaiki suasa hati.

Diterbitkan 09 Juni 2026, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Berbagai studi menunjukkan ada manfaat olahraga di pagi hari. Mulai dari membantu tubuh memetabolisme lemak dengan lebih baik hingga menurunkan tekanan darah.Bagi Anda yang memiliki kebiasaan atau memilih waktu berolahraga di pagi hari berikut manfaatnya:

1. Mendorong Kebiasaan yang Lebih Sehat

Memulai hari dengan aktivitas fisik dapat membantu membentuk kebiasaan sehat. Olahraga pagi umumnya lebih mudah dijadwalkan dan lebih kecil kemungkinannya terganggu oleh aktivitas lain seperti mengutip Verywell Health, Selasa, 9 Juni 2026.

Peneliti menemukan bahwa orang yang berolahraga pada pagi hari cenderung lebih konsisten melakukannya. Manfaat tersebut juga dapat membantu seseorang membuat pilihan yang lebih sehat sepanjang hari. Dalam sebuah studi, kelompok dewasa muda yang mengikuti program olahraga selama 15 minggu menunjukkan kecenderungan memperbaiki pola makan dan menerapkan kebiasaan sehat lainnya.

2. Membantu Menjaga Fokus dan Suasana Hati

Saat berolahraga, tubuh meningkatkan produksi neurotransmiter di otak, termasuk serotonin dan dopamin. Kedua zat ini berperan dalam komunikasi sistem saraf, membantu memperbaiki suasana hati, serta memunculkan perasaan senang dan bahagia.

Olahraga juga merangsang pelepasan hormon norepinefrin yang membantu meningkatkan kewaspadaan, konsentrasi, serta mengatur aliran darah, kadar glukosa, dan pergerakan otot.

Selama ini banyak orang mengaitkan olahraga dengan pelepasan endorfin yang memunculkan rasa senang. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa sensasi euforia setelah berolahraga, seperti runner’s high, kemungkinan juga dipengaruhi oleh hormon endocannabinoid yang diproduksi tubuh.

 

3. Membantu Tidur Lebih Nyenyak

 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa olahraga pagi dapat membantu seseorang tidur lebih lama dan lebih berkualitas. Sebuah tinjauan studi menemukan bahwa orang dewasa yang mulai berolahraga setidaknya 30 menit per hari tidur rata-rata 15 menit lebih lama dibanding sebelumnya.

Olahraga juga dapat membantu seseorang lebih cepat tertidur dan mengurangi frekuensi terbangun di malam hari. Aktivitas fisik diketahui dapat membantu mengatasi insomnia, rasa kantuk berlebihan pada siang hari, serta sleep apnea atau gangguan pernapasan saat tidur. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa olahraga dengan intensitas sedang lebih efektif meningkatkan kualitas tidur dibandingkan olahraga intensitas tinggi.

4. Mendukung Penurunan Berat Badan

Olahraga pagi secara rutin dapat membantu mengelola berat badan melalui berbagai mekanisme. Dari sisi perilaku, menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas pagi membuat seseorang lebih fokus mempertahankan kebiasaan tersebut.

Orang yang berolahraga pada pagi hari juga cenderung mengonsumsi kalori lebih sedikit sepanjang hari serta mengurangi asupan lemak dan karbohidrat. Selain itu, olahraga pagi dapat membantu tubuh membakar lebih banyak lemak. Berolahraga sebelum makan juga dapat meningkatkan metabolisme selama dan setelah aktivitas fisik.

Meski demikian, hubungan antara waktu olahraga dan efektivitas penurunan berat badan masih terus diteliti. Salah satu studi terhadap lebih dari 5.000 orang menemukan bahwa mereka yang melakukan olahraga dengan intensitas sedang hingga tinggi pada pagi hari memiliki kemungkinan lebih rendah mengalami kelebihan berat badan atau obesitas..

5. Membantu Menurunkan Tekanan Darah

 

Bagi orang yang memiliki tekanan darah tinggi, olahraga pagi dapat menjadi salah satu cara untuk membantu mengendalikannya.

Sebuah penelitian kecil menunjukkan bahwa orang lanjut usia dengan berat badan berlebih yang berolahraga pada pagi hari dan diselingi periode duduk memiliki tekanan darah yang lebih rendah hingga delapan jam setelah berolahraga.

Namun, tampaknya jenis kelamin juga tampaknya berpengaruh terhadap hubungan antara waktu olahraga dan tekanan darah. Dalam sebuah studi kecil yang dilakukan Paul J Arciero dan kawan-kawan terhadap pria dan wanita sehat yang aktif berolahraga, aktivitas fisik pada pagi hari lebih efektif menurunkan tekanan darah pada wanita, sedangkan olahraga sore memberikan hasil yang lebih baik pada pria.