Punya 'Gen Gemuk' Sejak Lahir, Begini Cara Cegah Obesitas Sejak Dini

Punya kecenderungan gen gemuk bukan berarti pasti obesitas. Simak cara mencegahnya sejak dini.

Diterbitkan 18 Agustus 2026, 11:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki 'gen gemuk' sejak lahir bukan berarti seseorang pasti mengalami obesitas. Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), Prof. Dr. dr. Em Yunir, Sp.PD-KEMD membenarkan bahwa faktor genetik dapat memengaruhi kecenderungan seseorang mengalami kenaikan berat badan, tapi lingkungan dan gaya hidup juga berperan penting.

Yunir menjelaskan setiap orang memiliki pola atau peta gen yang berbeda. Di dalam peta gen tersebut terdapat gen yang dapat membuat seseorang memiliki kecenderungan lebih mudah mengalami kegemukan.

"Setiap orang itu sudah ada peta gennya, ada gen gemuk, gen kurus, dan sebagainya," kata Yunir.

Menurutnya, jika sejak kecil seseorang sudah diketahui memiliki kecenderungan untuk mengalami kegemukan, faktor lingkungan perlu dijaga.

Hal ini penting agar kecenderungan genetik tersebut tidak semakin diperkuat oleh gaya hidup yang kurang sehat. "Kalau kita dari kecil sudah ketahuan 'Oh, ini ada bakat gemuk', ya hati-hati. Environment-nya harus dijaga supaya aktivitas fisiknya tetap baik," ujarnya.

Lebih lanjut Yunir menjelaskan bahwa perbedaan genetik dapat terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ada orang yang dapat makan dalam jumlah banyak tetapi tetap kurus.

Di sisi lain, ada pula orang yang makan lebih sedikit tetapi justru lebih mudah mengalami kenaikan berat badan. "Nah, itu tadi gen-nya dia memang gen gemuknya nggak ada. Jadi, walaupun ada teman-teman yang makannya banyak banget, tapi nggak gemuk-gemuk,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa setiap orang memiliki peta gen yang berbeda. Namun, bukan berarti faktor genetik menjadi satu-satunya penentu berat badan.

Gaya hidup tetap memiliki peran besar. Pola makan yang tidak sehat dan kurang aktivitas fisik dapat mendorong munculnya masalah metabolik pada seseorang yang memang memiliki kecenderungan genetik tertentu.

"Kalau environment-nya ikut menyokong dia jadi diabetes. Seperti tadi, lifestyle-nya jelek, makannya banyak, karbo mulu, kurang gerak," tambahnya.

 

Cegah Obesitas Sejak Dini

Oleh sebab itu, mengetahui adanya kecenderungan 'gen gemuk' sejak dini dapat menjadi kesempatan untuk melakukan pencegahan. Anak dengan kecenderungan tersebut perlu dibiasakan menjalani pola hidup sehat, terutama dalam hal aktivitas fisik dan pola makan.

Menurut Yunir, lingkungan menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi apakah kecenderungan genetik tersebut akhirnya muncul atau tidak.

Dengan kata lain, memiliki 'gen gemuk' bukanlah sebuah vonis bahwa seseorang akan mengalami obesitas. Faktor genetik memang dapat meningkatkan risiko, tapi kebiasaan hidup tetap dapat menjadi bagian penting dalam mengendalikan risiko tersebut.

Perkembangan teknologi juga memungkinkan pemeriksaan genetik semakin berkembang. Yunir menyebut pendekatan tersebut berkaitan dengan precision medicine atau pengobatan presisi, yakni menyesuaikan pencegahan maupun pengobatan berdasarkan karakteristik setiap individu.

"Jadi, makin ke depan kalau kita berobat, umpamanya teknologinya sudah memudahkan. Kita cuma pencet jari kita, satu tetes, keluar semua," kata Yunir.