Liputan6.com, Jakarta - Peristiwa dugaan kekerasan di daycare yang terjadi baru-baru ini bukan hanya menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua, tapi juga menyimpan dampak serius terhadap perkembangan psikologis anak. Terutama pada usia dini yang menjadi fase krusial pembentukan karakter.
Kepala Pusat Kajian Gender dan Anak (PKGA) IPB University, Dr. Yulina Eva Riany menjelaskan bahwa pengalaman di masa awal kehidupan sangat menentukan cara anak memandang dunia.
"Usia dini adalah masa pembentukan rasa aman, regulasi emosi, kelekatan, dan kepercayaan dasar. Ketika pengasuh justru menjadi sumber ancaman, anak bisa mengalami kebingungan emosional dan melihat dunia sebagai tempat yang tidak aman," ujarnya dikutip dari ipb.ac.id pada Selasa, 5 Mei 2026.
Advertisement
Dalam teori attachment yang dikemukakan oleh John Bowlby, anak membutuhkan figur pengasuh yang konsisten, responsif, dan memberikan rasa aman. Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi, hubungan dasar anak dengan lingkungan bisa terganggu.
Hal ini juga sejalan dengan teori perkembangan psikososial dari Erik Erikson, khususnya pada fase trust vs mistrust di usia nol hingga 2 tahun. Pada tahap ini, anak mulai belajar mempercayai orang-orang di sekitarnya.
"Ketika kekerasan justru datang dari pengasuh, proses pembentukan kepercayaan itu bisa rusak. Anak dapat merekam bahwa lingkungan di sekitarnya tidak dapat dipercaya,"Â tambahnya.
Dampak kekerasan tidak hanya muncul secara emosional, tapi juga biologis. Dalam jangka pendek, anak bisa menunjukkan berbagai perubahan perilaku, seperti ketakutan berlebihan, menangis tanpa sebab, sulit tidur, hingga mimpi buruk. Bahkan, anak dapat mengalami regresi, seperti kembali mengompol.
"Anak juga bisa menjadi lebih rewel, menolak berpisah dari orang tua, atau tiba-tiba takut masuk daycare,"Â kata Yulina.
Jika terjadi berulang tanpa dukungan emosional yang memadai, kondisi ini dapat berkembang menjadi toxic stress, yaitu stres berkepanjangan yang berdampak pada perkembangan otak anak.
Dalam jangka panjang, dampaknya tidak bisa dianggap remeh. Anak berisiko mengalami gangguan kecemasan, kesulitan mempercayai orang lain, hingga masalah perilaku yang menetap hingga dewasa.
Penelitian dari Centers for Disease Control and Prevention juga menunjukkan bahwa pengalaman buruk masa kecil atau adverse childhood experiences (ACEs) berkaitan erat dengan kesehatan mental dan fisik di masa depan.
Pada anak usia toddler, trauma sering kali tidak diungkapkan secara verbal, melainkan melalui perubahan perilaku.
"Anak bisa menjadi lebih agresif, menarik diri, kehilangan minat bermain, atau justru sangat pendiam. Bahkan, mereka bisa mengulang adegan menakutkan dalam permainan," ujar Yulina.
Menurut National Child Traumatic Stress Network, trauma dan gangguan attachment dapat membuat anak kesulitan mengatur serta mengekspresikan emosi.
Oleh sebab itu, lanjut Yulina, orang tua perlu lebih peka terhadap perubahan perilaku anak setelah dititipkan di daycare.
Â
Membangun Kepercayaan dengan Layanan Daycare
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563820/original/046009600_1776917907-toko_mainan.jpg)
Yulina juga menyoroti pentingnya membangun kembali kepercayaan terhadap layanan daycare dengan pendekatan yang lebih kritis.
"Kepercayaan harus berbasis verifikasi. Orang tua perlu memastikan legalitas, kualitas pengasuh, serta sistem pengawasan yang jelas,"Â ujarnya.
Dia menyarankan orang tua untuk melakukan observasi langsung, memastikan adanya standar operasional prosedur (SOP), serta menjalin komunikasi rutin dengan pengelola daycare. Transparansi, seperti laporan harian dan akses pemantauan, juga menjadi faktor penting.
Lebih dari sekadar tempat penitipan, daycare seharusnya menjadi ekosistem pengasuhan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
"Pengasuh tidak cukup hanya 'suka anak'. Mereka harus memahami perkembangan emosi, komunikasi anak, serta prinsip perlindungan anak," pungkasnya.
Jika tidak dikelola dengan baik, pengalaman buruk di usia dini bisa meninggalkan luka yang membekas seumur hidup.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569749/original/073904200_1777452511-daycare.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5100144/original/046094800_1737233574-IMG_20250118_211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8134530/original/077265000_1780986554-Little_Aresha.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755476/original/052991900_1778657391-unnamed__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5698172/original/044212900_1778576990-Novian.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5684108/original/024211700_1778556866-unnamed__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672075/original/089197600_1778468483-gautam-arora-78Ae6N7rNvI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5636616/original/081580600_1778238415-Daycare_Jakarta.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569351/original/071449300_1777439364-WhatsApp_Image_2026-04-28_at_8.17.41_PM.jpeg)