Hanya Lima Menit Me Time Bisa Bantu Ibu Lebih Bahagia

Hanya lima menit untuk diri sendiri bisa membantu ibu mengisi energi dan merasa lebih bahagia.

Diterbitkan 19 September 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah kesibukan mengurus anak dan rumah, ibu sering menjadi orang terakhir yang memikirkan dirinya sendiri. Waktu untuk istirahat, bertemu teman, membaca buku, atau sekadar melakukan hal yang disukai pun kerap tersisih.

Padahal, punya waktu untuk diri sendiri bukan berarti ibu mengabaikan anak. Justru, me time dapat menjadi bagian penting dari menjaga energi, keseimbangan, dan kesejahteraan ibu.

Hal ini dirasakan Nessa Myers, ibu dengan dua anak yang masih berusia di bawah tiga tahun atau batita. Seperti dikutip dari Parents, Jumat (18/9/2026), Myers sebenarnya sedang menjalani kehidupan yang selama ini diimpikannya.

Namun, dia mulai merasa frustrasi dan mudah kesal. Saat berkonsultasi dengan konselor, Myers diminta melihat kembali kesehariannya. Dari situ, ia menyadari hampir seluruh waktunya habis untuk berbagai kebutuhan dan aktivitas anak.

Sementara itu, nyaris tidak ada ruang untuk dirinya sendiri. Myers kehilangan kesempatan untuk mengisi kembali energinya, membaca buku, atau melakukan hal-hal sederhana yang dulu ia nikmati sebelum memiliki anak.

"Saya ingin punya kesempatan untuk sekadar menjadi diri saya sendiri," kata Myers.

Pengalaman tersebut ternyata banyak dialami orangtua. Survei Pew Research Center menunjukkan 59 persen responden merasa sudah menghabiskan waktu yang tepat bersama anak.

Namun, lebih dari separuh orangtua mengaku tidak memiliki cukup waktu untuk lepas sejenak dari anak, baik untuk bertemu teman maupun menjalani hobi.

Kondisi ini salah satunya dapat berkaitan dengan pola pengasuhan modern yang membuat orangtua merasa harus terus hadir dan terlibat dalam kehidupan anak.

Padahal, banyaknya waktu bersama anak tidak otomatis menentukan kualitas hubungan orangtua dan anak.

Samantha Ettus, penulis buku The Pie Life: A Guilt-Free Recipe For Success and Satisfaction sekaligus ibu tiga anak, mengatakan, kualitas hubungan dengan anak tidak semata-mata ditentukan oleh lamanya waktu yang dihabiskan bersama.

"Kualitas hubungan dengan anak tidak melulu langsung berkaitan dengan seberapa lama waktu yang dihabiskan bersama mereka," ujarnya.

Me Time Bukan Berarti Ibu Mengabaikan Anak

Rasa bersalah sering membuat ibu merasa tidak pantas mengambil waktu untuk diri sendiri. Ada anggapan bahwa kebutuhan anak harus selalu menjadi prioritas utama.

Padahal, menurut pakar kesejahteraan sebelum dan setelah melahirkan, Kristy S. Rodriguez, merawat diri sendiri justru penting untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan ibu.

"Semakin kita mengisi (ruang kosong) diri sendiri, semakin banyak yang bisa kita berikan," kata Rodriguez.

Oleh sebab itu, me time tidak harus berupa liburan mahal atau kegiatan yang menghabiskan waktu berjam-jam.

Hal sederhana pun bisa menjadi kesempatan untuk mengisi kembali energi, misalnya:

  • Makan bersama teman.
  • Berolahraga.
  • Membaca buku di kafe.
  • Berjalan-jalan di mal.
  • Berbelanja.
  • Melakukan aktivitas yang memang disukai.

Yang terpenting bukan seberapa mewah atau lamanya kegiatan tersebut, tetapi apakah ibu merasa lebih bahagia dan seimbang setelah melakukannya.

Menurut Ettus, ibu yang lebih bahagia dan sabar juga dapat memberikan dampak positif bagi keluarga.

Mulai dari Lima Menit

Bagi ibu yang merasa tidak punya waktu luang, menunggu sampai benar-benar senggang mungkin bukan solusi. Sebab, waktu kosong belum tentu datang dengan sendirinya.

Karena itu, waktu untuk diri sendiri perlu dijadwalkan seperti halnya aktivitas penting lainnya.

Membuat janji dengan teman atau pasangan maupun mengikuti agenda tertentu dapat membantu ibu lebih konsisten.

Waktu tersebut juga bisa ditulis di kalender atau buku catatan agar tidak mudah terlewat. Jika satu jam terasa mustahil, tidak perlu langsung memaksakan diri.

Rodriguez menyarankan ibu yang sangat sibuk untuk memulainya dari sesuatu yang jauh lebih sederhana.

"Temukan lima menit. Mulailah dari sana," ujarnya.

Lima menit tersebut bisa digunakan untuk duduk sambil melihat ke luar jendela, berbaring, bermeditasi, atau sekadar menarik napas dalam beberapa kali.

Bagi Myers, meluangkan waktu untuk dirinya sendiri membuat banyak hal terasa lebih baik. Ia juga kembali merasakan dirinya sebagai seorang individu, bukan hanya sebagai ibu dan istri.

Pada akhirnya, me time bukan tentang meninggalkan anak atau lari dari tanggung jawab sebagai ibu.

Sebaliknya, memberi sedikit ruang untuk beristirahat, bersosialisasi, atau melakukan sesuatu yang menyenangkan dapat membantu ibu tetap memiliki energi untuk menjalani berbagai peran dalam keluarga.