Liputan6.com, Jakarta - Bagi sebagian orang, menikmati teh atau jamu terasa kurang lengkap tanpa tambahan rasa manis. Gula memang menjadi pilihan yang umum digunakan, tapi ada alternatif lain yang bisa dicoba, salah satunya daun Stevia.
Stevia dikenal sebagai pemanis 0 kalori yang dapat memberikan rasa manis tanpa menaikkan gula darah. Menariknya, Stevia tidak selalu harus dikonsumsi dalam bentuk pemanis modern. Daunnya juga bisa langsung digunakan untuk memberikan rasa manis pada minuman.
Peneliti Herbal sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), DR. (Cand.) Dr. Inggrid Tania, M.Si., menjelaskan bahwa daun Stevia dapat diseduh bersama teh sebagai pemanis alami.
Advertisement
"Jadi, teh dicampur daun Stevia beberapa lembar, misalnya tiga lembar dalam satu cangkir, lalu diseduh dengan air panas mendidih," ujar Inggrid saat dihubungi Kesehatan Liputan6.com melalui sambungan telepon pada Kamis, 17 September 2026.
Menurut Inggrid, daun Stevia dapat didiamkan selama sekitar lima hingga 15 menit setelah diseduh. Setelah itu, air seduhan dapat diminum sebagai minuman dengan rasa manis tanpa kalori.
Namun, ada karakteristik yang perlu diketahui ketika menggunakan daun Stevia secara langsung. Rasa manis memang akan terasa di awal, tapi dapat diikuti sensasi sedikit pahit pada bagian akhir.
"Kalau yang bentuknya daun langsung, ya daun segar kalau kita punya tanamannya, itu memang ada sedikit sensasi pahit di akhir. Jadi, pertama kita rasakan manis, terus di akhir kita ada sedikit pahit," ujar Inggrid.
Daun Stevia Berbeda dengan Pemanis Stevia
Seiring perkembangannya, daun Stevia kemudian diekstrak untuk mendapatkan senyawa yang memberikan rasa manis, yaitu steviol glycoside. Senyawa tersebut kemudian banyak digunakan sebagai pemanis Stevia modern.
Inggrid menegaskan bahwa terdapat perbedaan antara mengonsumsi daun Stevia sebagai herbal dan menggunakan steviol glycoside sebagai pemanis.
"Kalau yang sudah bentuknya memang pemanis, produk Stevia modern, steviol glycoside, itu dia tidak punya manfaat yang lain selain memang sebagai pemanis saja dan 0 kalori," kata Inggrid.
Dengan kata lain, ketika tujuan seseorang hanya mendapatkan rasa manis, steviol glycoside dapat digunakan sebagai pemanis. Sementara itu, daun Stevia dapat dipandang berbeda ketika dikonsumsi sebagai herbal.
Daun Stevia Disebut Punya Manfaat Lain
Menurut Inggrid, daun Stevia tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai pemanis alami. Daun tersebut juga disebut memiliki manfaat lain karena mengandung senyawa-senyawa antioksidan.
"Jadi, yang daun Stevianya itu manfaatnya tidak hanya sebagai pemanis alami yang walaupun ada sensasi pahit di akhir. Tapi manfaat yang bisa kita dapatkan juga itu bisa membantu menyeimbangkan gula darah dan juga menguatkan imunitas tubuh atau daya tahan tubuh," kata Inggrid.
Meski demikian, Inggrid mengatakan bahwa penggunaan daun Stevia sebagai herbal seharusnya tidak semata-mata ditujukan untuk mendapatkan rasa manis.
"Kalau daun Stevianya sendiri itu kita anggap sebagai suatu herbal, maka kita konsumsinya sebenarnya bukan untuk tujuan mendapatkan rasa manis, tapi kita ingin mendapatkan manfaat,"Â tambahnya.
Daun Stevia untuk Pasien Diabetes
Stevia bukan sekadar pemanis alami rendah kalori. Tanaman ini juga disebut memiliki potensi membantu mengontrol gula darah, terutama pada penderita diabetes melitus.
Herbal yang dimanfaatkan daunnya ini, terutama dalam bentuk ekstrak, berdasarkan hasil penelitian mampu membantu menurunkan kadar gula darah, termasuk gula darah postprandial atau kadar gula setelah makan.
Menurut Inggrid, mekanisme tersebut berkaitan dengan kemampuan Stevia dalam meningkatkan sekresi hormon insulin. Dengan meningkatnya pengeluaran insulin, kadar glukosa dalam darah dapat ikut menurun.
Tak hanya itu, lanjut Inggrid, Stevia juga disebut dapat membantu menurunkan resistensi insulin. Manfaat ini menjadi perhatian terutama pada penderita diabetes melitus tipe 2 yang mengalami resistensi insulin.
Penelitian lain juga menunjukkan potensi Stevia dalam membantu menurunkan tekanan darah serta mendukung penurunan berat badan pada orang dengan obesitas atau berat badan berlebih.
Lantas, bagaimana dengan orang yang tidak memiliki diabetes? Stevia tetap dapat dimanfaatkan sebagai pemanis nol kalori dalam konsumsi sehari-hari. Penggunaannya dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi asupan gula pasir, sehingga membantu menjaga berat badan.
Selain itu, menurut Inggrid, pengurangan asupan gula juga dapat membantu mengurangi inflamasi, mikroinflamasi, atau peradangan di dalam tubuh yang dapat mencetuskan berbagai penyakit kronis.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350923/original/082567200_1789635059-cek_fakta_pendamping_lokal_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351163/original/080486900_1789642522-cek_fakta_-_Ibu_Hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309917/original/099505800_1785297828-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-29T105932.156.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322022/original/015912500_1786514295-3b635798-2819-4a52-afe5-241e68f11c35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351399/original/099335900_1789691334-WhatsApp_Image_2026-09-18_at_7.25.51_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351361/original/051200800_1789662703-WhatsApp_Image_2026-09-17_at_10.28.51_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4673834/original/032370200_1701695044-hollie-santos-aUtvHsu8Uzk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351336/original/078492200_1789659508-bpjs_keliling.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350973/original/038326600_1789636014-20260917_095001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2288454/original/011754100_1532331794-Pemeriksaan_Gigi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351042/original/048151700_1789638578-Ketua_Perhimpunan_Nefrologi_Indonesia__PERNEFRI__Dr._dr._Pringgodigdo__Sp.PD-KGH.__FINASIM___2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351041/original/041516800_1789638578-Ketua_Perhimpunan_Nefrologi_Indonesia__PERNEFRI__Dr._dr._Pringgodigdo__Sp.PD-KGH.__FINASIM___1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350848/original/067225800_1789632242-20260917_120910.jpg)