Jerawat Makin Banyak Akibat Kebiasaan yang Sering Diabaikan

Ini kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari dapat membuat jerawat makin banyak dan meradang.

Diterbitkan 29 Juni 2026, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jerawat sering dikaitkan dengan perubahan hormon atau faktor genetik. Namun, ada sejumlah kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari justru dapat memperburuk kondisi kulit hingga membuat jerawat semakin banyak.

Menurut dr. Dinda Fath, MBBS, selain faktor intrinsik seperti hormon dan kondisi kesehatan tertentu, penggunaan produk skincare yang tidak tepat, pola hidup yang kurang sehat, pola makan, hingga kebersihan wajah yang kurang optimal juga berperan dalam memperparah jerawat.

"Selain kondisi intrinsik seperti hormon atau kondisi kesehatan lainnya, faktor lain yang bisa memperburuk kondisi jerawat adalah penggunaan product yang tidak sesuai, perubahan gaya hidup, pola makan, serta kebersihan wajah yang tidak optimal," ujar Dinda kepada Kesehatan Liputan6.com dalam sebuah kesempatan.

Berikut beberapa kebiasaan yang dapat membuat jerawat semakin parah.

1. Menggunakan Skincare yang Tidak Sesuai

Salah memilih produk skincare dapat membuat jerawat sulit membaik. Produk dengan tekstur terlalu berat atau mengandung bahan yang tidak sesuai dengan kondisi kulit berisiko menyumbat pori-pori dan memperparah peradangan.

Oleh sebab itu, penting memilih skincare sesuai jenis kulit, terutama bagi pemilik kulit acne-prone. Saat kulit sedang meradang, Dinda menyarankan untuk menggunakan obat maupun produk perawatan yang direkomendasikan dokter agar proses penyembuhan berjalan optimal.

2. Kurang Tidur dan Stres Berlebihan

Pola hidup juga berpengaruh terhadap kondisi kulit. Kebiasaan tidur larut malam atau kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon sehingga memicu produksi minyak berlebih.

Selain itu, stres yang meningkat juga dapat memperparah peradangan pada kulit dan memicu munculnya jerawat baru. Oleh karena itu, menjaga kualitas tidur dan mengelola stres menjadi bagian penting dalam perawatan kulit, bukan hanya mengandalkan skincare.

3. Pola Makan Tinggi Gula dan Makanan Olahan

Apa yang dikonsumsi sehari-hari juga dapat memengaruhi kondisi kulit. Menurut Dinda, makanan dengan indeks glikemik tinggi, dairy product, serta ultra-processed food berpotensi memperburuk jerawat pada sebagian orang.

Meski respons setiap orang berbeda, mengurangi konsumsi makanan tinggi gula dan makanan olahan dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu menjaga kesehatan kulit.

4. Tidak Membersihkan Wajah dengan Optimal

Kebiasaan lain yang sering diabaikan adalah membersihkan wajah secara kurang maksimal. Sisa makeup, minyak, debu, dan polusi yang menempel setelah beraktivitas di luar ruangan dapat menyumbat pori-pori jika tidak dibersihkan dengan baik.

Akibatnya, risiko munculnya komedo dan jerawat pun meningkat. Membersihkan wajah secara menyeluruh setelah beraktivitas atau menggunakan makeup dapat membantu menjaga kebersihan kulit sekaligus mengurangi risiko timbulnya jerawat.

 

Hindari Produk yang Memicu Iritasi

Selain memperhatikan kebiasaan sehari-hari, Dinda juga mengingatkan agar tidak sembarangan menggunakan skincare saat wajah sedang berjerawat.

Menurutnya, produk bertekstur terlalu tebal atau berminyak, physical scrub, serta produk yang mengandung exfoliation agent sebaiknya dihindari sementara karena dapat meningkatkan risiko iritasi, overeksfoliasi, hingga memperparah inflamasi pada kulit.

"Saat kulit sedang berjerawat dan meradang, pastikan untuk selalu menggunakan obat dan product yang disarankan oleh dokter yang menangani," pungkasnya.