Satu Syarat Penting Pakai Moisturizer Saat Jerawatan

Kulit berjerawat boleh pakai moisturizer? Dokter jelaskan syarat pentingnya

Diterbitkan 29 Juni 2026, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kulit ber-jerawat sering membuat banyak orang ragu untuk menggunakan pelembap atau moisturizer. Padahal, menurut dr. Dinda Fath, MBBS, moisturizer tetap penting digunakan pada kondisi acne-prone, asalkan memilih produk yang tepat.

Dinda menjelaskan bahwa semua jenis kulit, termasuk kulit berjerawat, tetap membutuhkan pelembap untuk menjaga keseimbangan hidrasi kulit.

“Semua kondisi dan tipe kulit butuh menggunakan moisturizer. Yang perlu diperhatikan adalah jenis moisturizer yang dipilih," ujar Dinda kepada Kesehatan Liputan6.com dalam sebuah kesempatan.

Dinda, menambahkan, pada kulit acne-prone, penggunaan pelembap justru membantu mencegah produksi sebum berlebih akibat kulit yang mengalami dehidrasi. Selain itu, banyak obat jerawat berbahan topikal yang berpotensi membuat kulit menjadi kering.

"Obat-obatan topikal untuk menyembuhkan jerawat cenderung membuat kulit kering, sehingga penggunaan moisturizer diperlukan untuk menghindari terjadinya iritasi berlebih," tambahnya.

Namun, ada satu syarat penting yang perlu diperhatikan dalam memilih pelembap untuk kulit ber-jerawat, yaitu kandungannya harus sesuai.

"Untuk acne-prone, pilih moisturizer yang non-comedogenic, dengan tekstur tidak terlalu thick atau tebal," tambahnya.

Lalu, saat ditanya mengenai skincare yang harus dihindari saat berjerawat, Dinda mengingatkan bahwa pada kondisi kulit yang sedang berjerawat dan meradang, sebaiknya selalu menggunakan obat dan produk yang direkomendasikan oleh dokter yang menangani.

Secara umum, beberapa produk yang perlu dihindari adalah:

Pertama, produk dengan tekstur terlalu thick, padat, atau berminyak seperti face oil. "Produk ini berisiko menyumbat pori-pori," kata Dinda.

Kedua, produk yang mengandung scrub atau physical scrub, yang biasanya terdapat pada cleansing product. Jenis ini dapat memicu iritasi dan inflamasi akibat gesekan pada kulit.

Ketiga, produk yang mengandung exfoliation agent. Sama seperti scrub, produk ini sebaiknya dihindari untuk mencegah overeksfoliasi, iritasi, dan peradangan berlebih.