Liputan6.com, Jakarta - Angka kejadian dan kematian akibat kanker terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Data menunjukkan sekitar 1 dari 7 warga Indonesia diprediksi akan mengidap kanker pada usia 75 tahun, dengan estimasi 480 ribu kasus baru dan 283 ribu kematian setiap tahunnya.
Beban kanker juga banyak dialami perempuan, terutama akibat tingginya kasus kanker payudara dan kanker serviks. Sebagian besar kasus baru terdeteksi ketika kanker sudah memasuki stadium lanjut, seperti stadium 3 dan 4.
Meski demikian, risiko kanker dapat ditekan. Salah satu langkah awalnya adalah memperbaiki pola hidup dan mengurangi paparan terhadap faktor lingkungan yang berisiko dalam kehidupan sehari-hari.
Advertisement
Mengubah Gaya Hidup untuk Menekan Risiko Kanker
Faktor gaya hidup dan lingkungan berperan sekitar 40 persen terhadap risiko terjadinya kanker. Artinya, upaya pencegahan melalui perubahan kebiasaan sehari-hari yang dilakukan secara konsisten berpotensi menurunkan risiko kanker secara signifikan.
Deputy Medical Director & Senior Consultant Medical Oncologist Parkway Cancer Centre, Khoo Kei Siong, menjelaskan pentingnya perubahan pola hidup tersebut saat memberikan paparan dalam acara Media Gathering 20 Tahun Parkway Cancer Centre (PCC) Singapura.
"Meskipun kita tidak tahu segalanya yang menyebabkan kanker, tapi kita tahu bahwa faktor kehidupan dan faktor lingkungan bertanggung jawab sekitar 40% dari kesempatan kanker. Dengan cara lain, jika kita bisa melakukan beberapa perubahan gaya hidup dan lingkungan, kita bisa mengurangi potensi kanker dengan sangat besar," ujar Khoo di Jakarta, Jumat, 25 September 2026.
Untuk membantu menekan risiko kanker, terdapat tujuh perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan:
Berhenti merokokÂ
Menghentikan kebiasaan merokok berarti memutus paparan zat karsinogenik yang dapat merusak jaringan dan sel tubuh.
Menerapkan pola makan sehat
Memperbanyak konsumsi makanan alami seperti sayur dan buah, serta mengurangi makanan olahan (processed food).
Membatasi konsumsi alkohol
Mengurangi atau menghindari konsumsi minuman beralkohol sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan tubuh.
Berolahraga secara teratur
Melakukan aktivitas fisik secara rutin untuk membantu menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh.
Menjaga Indeks Massa Tubuh (IMT)
Mengontrol berat badan untuk membantu mencegah obesitas yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit.
Menjaga kebersihan diri (personal hygiene)
Menjaga kebersihan sehari-hari untuk membantu mencegah potensi infeksi yang dapat berkaitan dengan kanker tertentu.
Melakukan vaksinasi preventif
Mendapatkan vaksinasi terhadap virus yang dapat memicu kanker, seperti vaksin Hepatitis B serta vaksin Human Papillomavirus (HPV) yang berkaitan dengan pencegahan kanker serviks.
Deteksi Dini melalui Screening Berkala
Selain pencegahan primer melalui perubahan gaya hidup, Khoo menjelaskan bahwa penurunan angka kematian akibat kanker juga sangat bergantung pada deteksi dini atau skrining.
Di Indonesia, banyak pasien baru memeriksakan diri ketika kanker sudah memasuki stadium lanjut. Kondisi ini dapat membuat penanganan menjadi lebih kompleks dan peluang kesembuhan menjadi lebih rendah.
"Alasan kedua untuk menurunkan angka kejadian kanker adalah karena penyelamatan kanker. Ini adalah tiga contoh keganasan (kanker) yang memiliki metode screening dan sudah established sebelumnya."
Beberapa metode skrining yang direkomendasikan secara berkala meliputi:
- Kanker payudara: pemeriksaan mamografi bagi perempuan berusia 40 tahun ke atas.
- Kanker kolorektal: pemeriksaan darah samar pada feses (Fecal Occult Blood Test/FOBT) dan kolonoskopi bagi populasi dewasa berusia 45 atau 50 tahun ke atas.
- Kanker serviks: pemeriksaan Pap Smear atau tes HPV bagi perempuan yang sudah aktif secara seksual.
Kombinasi antara pola hidup sehat dan kedisiplinan melakukan deteksi dini menjadi bagian penting dalam upaya menekan risiko kanker. Langkah tersebut juga dapat membantu menemukan kanker lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322276/original/052969300_1786524029-IMG_2901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264387/original/067811000_1782109347-PLN_-_cek_fakta_lip6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259429/original/010721900_1781500706-cek_fakta_cpns_PUPR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357854/original/064380600_1790310156-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-25T112030.995.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9358207/original/023404800_1790325617-20260925_104454.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353594/original/000037500_1789970523-WhatsApp_Image_2026-09-21_at_12.36.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353593/original/089086100_1789970522-WhatsApp_Image_2026-09-21_at_12.36.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353351/original/074554300_1789961936-Chad_New_Found_Glory_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352304/original/073576200_1789785627-20260917_112534.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352084/original/086918700_1789726303-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352023/original/041885900_1789723484-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5575848/original/040172300_1778049260-IMG-20260506-WA0018.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335452/original/023675900_1787985545-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347205/original/038760400_1789283274-Lip6kanayawhu_1781605618_3920710853521271496_3262934104.jpg)