Sakit Gigi Berulang dan Gusi Bengkak, Jangan Anggap Sepele

Sakit gigi berulang dan gusi bengkak bisa menjadi tanda kerusakan gigi yang sudah semakin dalam .

Diterbitkan 26 September 2026, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sakit gigi yang datang berulang atau gusi yang tiba-tiba bengkak kerap dianggap sebagai keluhan biasa dan ditunda untuk diperiksa. Sebenarnya keluhan tersebut bisa menjadi tanda kerusakan gigi yang sudah semakin dalam dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

"Perawatan gigi tidak seharusnya baru dilakukan ketika rasa sakit sudah tidak tertahankan. Mengenali tanda-tanda kerusakan gigi sejak awal dapat membantu menentukan penanganan yang tepat," kata dokter gigi Rahmanto Budi.

Jika mengalami sakit gigi berkepanjangan, gigi berlubang dalam, gusi bengkak, muncul benjolan pada gusi dan nyeri yang semakin mengganggu aktivitas, kata dia, segera periksa ke dokter gigi diperlukan untuk mengetahui kondisi gigi dan menentukan perawatan.

"Ketika gigi mengalami kerusakan, pilihan perawatan tidak selalu berarti pencabutan. Pada kondisi tertentu PSA dapat dilakukan untuk mempertahankan gigi. Saluran akar yang mengalami infeksi dibersihkan, sehingga sumber masalah dapat ditangani, sementara struktur gigi tetap dipertahankan agar dapat berfungsi," tutur Rahmanto. 

Perawatan saluran akar merupakan perawatan untuk membersihkan saluran akar gigi yang terinfeksi, membantu menghilangkan sumber nyeri, dan mempertahankan gigi agar tetap dapat berfungsi. Membiarkan infeksi pada gigi tanpa penanganan, lanjutnya, menyebabkan masalah yang semakin serius. 

Selain itu kesehatan gigi juga perlu diperhatikan karena lubang gigi dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri. Jika dibiarkan, infeksi pada gigi dapat berkembang dan menyebar ke jaringan di sekitarnya hingga aliran darah.

"Menjaga kebersihan dan kesehatan gigi serta menangani infeksi secara tepat merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan," kata Rahmanto mengutip Antara.