Mendengarkan Secara Aktif Bantu Hubungan Lebih Erat, Ini 5 Caranya

Mendengarkan pasangan bukan sekadar menangkap perkataannya, tetapi juga memahami perasaan dan sudut pandangnya. Ini cara untuk aktif mendengarkan.

Diterbitkan 26 Oktober 2026, 20:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Komunikasi yang baik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan seseorang mengungkapkan perasaan, tetapi juga oleh cara ia mendengarkan orang lain. Dalam hubungan asmara, mendengarkan pasangan dengan perhatian penuh dapat membantu keduanya merasa dipahami dan lebih nyaman berbagi pikiran.

Salah satu keterampilan yang perlu diterapkan adalah active listening atau mendengarkan secara aktif, mengutip Sweet Institute, Senin (26/10/2026).

Menurut Mardoche Sidor, MD, dan Karen Dubin, PhD, LCSW, keterampilan ini melibatkan perhatian penuh kepada lawan bicara, pemahaman terhadap pesan yang disampaikan, serta respons yang menunjukkan ketertarikan dan perhatian.

Berlatih Mendengarkan secara Aktif

Ada sejumlah cara yang dapat diterapkan untuk meningkatkan keterampilan mendengarkan aktif dalam hubungan.

1. Tunjukkan perhatian dengan bahasa tubuh

Bahasa tubuh di sini bukan hanya membuka telinga, melainkan juga kontak mata, disertai anggukan, senyuman, dan posisi tubuh yang terbuka dapat menunjukkan bahwa seseorang memperhatikan apa yang dibicarakan pasangan.

Bahasa tubuh tersebut perlu selaras dengan niat untuk mendengarkan, bukan sekadar menjadi gerakan tanpa perhatian penuh.

2. Ulangi inti perkataan pasangan

Cobalah menyampaikan kembali inti pesan menggunakan kata-kata sendiri. Misalnya, dengan mengatakan, “Jadi, kamu merasa kecewa karena hal itu, ya?” atau “Aku tahu itu pasti seru sekali untukmu.”

Cara ini dapat membantu memastikan bahwa pesan yang diterima sesuai dengan maksud pasangan.

3. Ajukan pertanyaan terbuka

Mengajak pasangan duduk bersama dan menanyakan kabar atau bagaimana ia menjalani harinya dapat mendorong pasangan bercerita lebih jauh.

Pertanyaan yang terbuka juga menunjukkan keinginan untuk memahami apa yang sedang dirasakan atau mungkin dipikirkan pasangan, bukan sekadar menyelesaikan obrolan.

4. Hindari memotong pembicaraan

Berikan kesempatan kepada pasangan untuk menyelesaikan perkataannya sebelum memberikan tanggapan.

Selain itu, cobalah untuk tidak terlalu sibuk menyiapkan jawaban ketika pasangan masih berbicara, dan fokuslah terlebih dahulu pada pesan yang ingin disampaikan.

5. Akui perasaan pasangan

Menunjukkan empati tidak berarti harus selalu setuju dengan pendapat pasangan. Seseorang dapat mengakui perasaan pasangannya tanpa harus memiliki pandangan yang sama.

Kenapa Aktif Mendengarkan Penting dalam Hubungan?

 

Mendengarkan aktif bukan sekadar mendengar kata-kata pasangan. Seseorang juga perlu memahami isyarat nonverbal, seperti nada suara, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh lain, untuk mendapatkan gambaran lebih utuh tentang pesan yang disampaikan.

Kebiasaan ini dapat membantu mengurangi kesalahpahaman dan asumsi dalam komunikasi. Ketika pasangan merasa didengar, mereka juga dapat merasa lebih aman untuk mengungkapkan perasaan dan kerentanan masing-masing.

Selain membangun kepercayaan, mendengarkan secara aktif dapat membantu pasangan memahami sudut pandang yang berbeda ketika menghadapi konflik, hingga membangun ikatan yang lebih erat dan intim.

Dengan memahami apa yang dirasakan satu sama lain, kedua belah pihak juga berkesempatan tumbuh bersama dari memahami pengalaman satu sama lain.