Liputan6.com, Jakarta - Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome (PMOS) atau sindrom ovarium metabolik poliendokrin (dulu disebut PCOS) merupakan kondisi yang dapat memengaruhi kesuburan perempuan. Kondisi ini berkaitan dengan ketidakseimbangan hormon dan resistensi insulin yang dapat mengganggu proses ovulasi atau pelepasan sel telur dari ovarium.
Dokter spesialis kebidanan dan kandungan, Wee Wei Wei, dari Gleneagles Hospital Singapore menjelaskan bahwa ketika ovulasi tidak terjadi secara teratur maka peluang terjadinya kehamilan dapat berkurang. Hal ini karena kehamilan membutuhkan sel telur yang dapat dibuahi oleh sperma. Akibatnya, perempuan dengan PMOS dapat mengalami siklus menstruasi tidak teratur dan kesulitan untuk hamil.
“Iya, PMOS berefek pada fertilitas (kesuburan). Karena adanya resistensi insulin, kondisi ini dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan membuat ovarium tidak aktif. Ketika ovulasi tidak terjadi, perempuan akan lebih sulit untuk hamil,” ujarnya kepada Kesehatan Liputan6.com melalui wawancara daring ditulis Senin (26/10/2026).
Advertisement
Penanganan PMOS
PMOS bisa memengaruhi kesuburan tapi Wei Wei menegaskan peluang untuk memiliki keturunan tetap ada. Terdapat sejumlah pilihan penanganan yang dapat membantu meningkatkan peluang kehamilan, bergantung pada kondisi masing-masing pasien.
“Jadi apa yang bisa kita berikan adalah pengobatan, untuk merangsang ovarium melepaskan sel telur (ovulasi)," kata Wei Wei.
Ia juga menekankan perempuan PMOS memperbaiki gaya hidup. Wei Wei menyarankan pasien PMOS untuk menjaga berat badan yang sehat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta mengurangi asupan gula dan makanan berlemak.
"Kedua, jelas, perubahan gaya hidup. Jaga berat badan, BMI (Indeks Massa Tubuh) yang sehat, makan bergizi, gula dan lemak dikurangi,” tutur Wei Wei.
Pada sebagian pasien, perubahan gaya hidup dapat membantu memperbaiki keteraturan siklus menstruasi dan mendukung terjadinya ovulasi. Namun, hasilnya dapat berbeda pada setiap orang sehingga penanganan tetap perlu disesuaikan dengan kondisi medis pasien.Tidak semua pasien PMOS juga membutuhkan terapi kesuburan untuk bisa hamil. Sebagian masih dapat mengalami ovulasi dan hamil secara alami, kata Wei Wei.
Kapan Perlu Inseminasi atau Bayi Tabung?
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9382547/original/092615200_1793000037-wawancara_dokter_wei_wei.jpeg)
Jika dua hal di atas sudah dilakukan tapi bila berhasil, Wei Wei menyebutkan pilihan lain seperti intrauterine insemination (IUI) dan in vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung.
Pada inseminasi, sperma yang telah dipersiapkan dimasukkan ke dalam rahim untuk membantu proses pembuahan. Sementara itu, IVF melibatkan proses pembuahan sel telur oleh sperma di luar tubuh sebelum embrio dipindahkan ke rahim.
“Kalau obat untuk ovulasi tidak bekerja, ada opsi lain seperti IUI (inseminasi intrauterin), di mana ovulasi dipicu melalui suntikan, atau ada IVF juga,” jelas Wei Wei.
Maka dari itu, perempuan dengan PMOS disarankan berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan langkah yang sesuai.
Dengan evaluasi dan penanganan yang tepat, pasien PMOS tetap memiliki pilihan untuk mengatasi kesuburan dan mengupayakan kehamilan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382447/original/017524100_1792996400-Anies_Cek_Fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486120/original/097525000_1769575957-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-28T114945.709.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382280/original/090010700_1792986930-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-26T105247.852.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344493/original/042033300_1788947267-HOAX__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938459/original/046156700_1725627384-wren-meinberg-aXSHlhxuIDw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3230478/original/046018700_1599451783-photo-1516220362602-dba5272034e7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352277/original/041939000_1789782350-WhatsApp_Image_2026-09-18_at_8.54.04_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4572387/original/052373300_1694508474-sasun-bughdaryan-xWlsYJU4ynE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309678/original/032823700_1785236362-WhatsApp_Image_2026-07-28_at_5.52.37_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4467383/original/024435300_1686815470-suhyeon-choi-NIZeg731LxM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7018956/original/011721100_1779792482-budi_wiweko.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7002940/original/020246600_1779773903-dante__5_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377899/original/003014000_1792481747-kemenkes_rumah_oksgin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374231/original/061210200_1792040969-000_D3A22KE.jpg)