4 Kebiasaan yang Bisa Mencegah Batu Ginjal

Minum air putih cukup termasuk di dalamnya tapi tiga langkah lain tak kalah penting mencegah batu ginjal.

oleh Benedikta DesideriaDiterbitkan 30 Juli 2026, 16:23 WIB
Minum air putih agar tak dehidrasi memang poin penting untuk mencegah batu ginjal. Namun masih ada tiga langkah lain yang juga penting. (Foto: pressfoto/Freepik)

Liputan6.com, Tangerang - Batu ginjal adalah penumpukan kristal mineral yang dapat terjadi di saluran kemih maupun ginjal. Seseorang yang mengalami kondisi ini biasanya mengeluhkan nyeri hebat di pinggang atau perut, buang air kecil perih bahkan berdarah, kadang disertai mual.

Dokter spesialis urologi subspesialis trauma dan rekonstruksi saluran kemih, Donny Eka Putra batu ginjal menjadi kasus yang paling sering ditemui di klinik urologi. Dua faktor diantaranya adalah kurang minum serta mengonsumsi makanan yang menumpuk kristal.

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah batu ginjal:

1. Minum Air Putih yang Cukup

Menjaga tubuh tetap terhidrasi menjadi langkah utama untuk mencegah pembentukan batu ginjal. Pada orang dengan aktivitas normal, kebutuhan cairan sekitar 1,5 hingga 2 liter per hari. Sementara bagi yang banyak berolahraga atau bekerja di lingkungan panas, kebutuhan cairan bisa lebih tinggi sesuai berat badan dan aktivitas. Ia pun mengingatkan bahwa kebutuhan minum antara anak-anak, orang muda dan orang tua berbeda.

"Kita harus minum cukup, sehingga tubuh kita terhibrasi terus. Jadi kristal-kristal itu tidak akan sempat menumpuk karena akan keluar," kata dokter dari Urology & Nephrology Clinic Bethsaida Hospital Gading Serpong pada Rabu (29/7/2026).

2. Terapkan Pola Makan Sehat

Donny mengungkapkan terdapat tiga jenis kristal yang paling sering menjadi penyebab batu ginjal di Indonesia yakni asam urat, oksalat, dan kalsium. Beberapa makanan seperti kacang-kacangan, emping, seafood, hingga teh diketahui mengandung zat yang dapat memicu pembentukan kristal apabila dikonsumsi berlebihan.

"Makanan sehari-hari di Indonesia banyak yang menyebabkan kristal-kristal untuk jadi batu ya," kata Donny.

Maka dari itu, untuk mencegah batu ginjal muncul ia mengingatkan masyarakat untuk menjaga pola makan seimbang dan tidak berlebihan mengonsumsi makanan yang dapat memicu terbentuknya kristal di saluran kemih.

 

2 Tips Lainnya

Dokter spesialis urologi subspesialis trauma & rekonstruksi saluran kemih, Donny Eka Putra, dari Urology & Nephrology Clinic Bethsaida Hospital Gading Serpong.

3. Rutin Berolahraga

Aktivitas fisik secara teratur membantu menjaga metabolisme tubuh tetap optimal. Selain itu, olahraga juga menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang dapat mendukung pencegahan berbagai penyakit, termasuk batu ginjal.

"Jangan lupa untuk melakukan aktivitas olahraga. Itu membantu untuk metabolisme badan kita biar bisa mencegah timbulnya atau menumpuknya kristal-kristal hasil makanan," pesan dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

4. Pemeriksaan Kesehatan Berkala

Skrining kesehatan ginjal sebaiknya tidak menunggu munculnya keluhan. Bisa mulai dilakukan di usia 25-35 tahun.

Menurut Donny, pemeriksaan sederhana seperti urinalisis atau tes urine sudah dapat menjadi langkah awal untuk mendeteksi gangguan ginjal. Jika diperlukan, pemeriksaan dapat dilengkapi dengan USG.

"Pemeriksaan bisa dilakukan melalui urinalisis sebagai bagian dari medical check-up. Akan lebih baik lagi jika dilengkapi dengan pemeriksaan USG," kata Donny.

Jika memang terdeteksi batu ginjal sebaiknya segera ditangani. Batu ginjal yang dibiarkan tanpa penanganan dapat menyumbat saluran kemih, memicu infeksi, hingga meningkatkan risiko gagal ginjal.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya