Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang ingin rutin ber-lari untuk menjaga kesehatan. Namun, tidak sedikit yang menyerah di tengah jalan. Menurut Dokter Umum sekaligus Kreator Konten Kesehatan, dr. Ikhsanuddin Qoth’i, salah satu penyebabnya adalah terlalu fokus mencari motivasi sebelum mulai ber-olahraga.
Padahal, motivasi tidak selalu datang di awal. Justru, motivasi sering muncul setelah seseorang mulai bergerak dan merasakan manfaat dari aktivitas yang dilakukan.
"Motivasi itu akan bisa muncul ketika kita melakukannya. Setidaknya lakukan dulu 100 meter, 200 meter, 300 meter," ujar Ikhsan.
Advertisement
Oleh sebab itu, dia menyarankan masyarakat untuk tidak menunggu semangat datang terlebih dahulu. Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten jauh lebih penting dibandingkan rencana besar yang tidak pernah dijalankan.
Selain itu, Ikhsan juga mengingatkan agar pemula tidak membandingkan kemampuan dirinya dengan pelari yang sudah lebih berpengalaman.
Setiap orang memiliki kondisi fisik, kapasitas kardio, dan pengalaman olahraga yang berbeda sehingga progresnya pun tidak bisa disamakan.
"Jangan pernah membandingkan diri kita dengan orang lain yang mungkin pace-nya sudah 4 atau sudah 3. Kita mulai dulu saja dengan kemampuan diri kita,"Â tambahnya.
Menurutnya, pemula tidak perlu memaksakan diri langsung berlari jauh atau mengejar kecepatan tertentu. Jika tubuh belum terbiasa, cukup mulai dari target yang realistis, seperti berjalan cepat atau berlari sejauh 1 hingga 2 kilometer.
Ikhsan menekankan bahwa prinsip utama untuk membangun kebiasaan lari adalah memulai secara perlahan dan bertahap.
Tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi sehingga latihan tidak perlu dilakukan dengan intensitas tinggi sejak awal.
"Mulai pelan itu dalam artian kita mulai dengan pace yang kita bisa,"Â ujarnya.
Â
Pelari Wajib Olahraga Beban
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/8262375/original/094218300_1781783167-Dokter_Umum_sekaligus_Kreator_Konten_Kesehatan__dr._Ikhsanuddin_Qoth___i..jpg)
Pendekatan ini dinilai lebih efektif untuk menjaga konsistensi sekaligus mengurangi risiko kelelahan yang sering membuat seseorang kehilangan semangat berolahraga.
Tak hanya itu, Ikhsan juga mengingatkan pentingnya latihan penguatan otot sebagai fondasi utama dalam olahraga lari.
Banyak orang hanya fokus menambah jarak atau durasi lari, tetapi melupakan latihan kekuatan yang berperan dalam menunjang performa dan mencegah cedera.
"Walaupun kita lari, jangan lupa tetap harus dilakukan penguatan otot. Kalau kita lari tapi tidak dilakukan penguatan otot, akan ada risiko cedera yang lebih tinggi,"Â ujarnya.
Selain olahraga, konsistensi juga perlu didukung dengan pola makan yang lebih sehat. Namun, perubahan tersebut tidak harus dilakukan secara ekstrem.
Menurut Ikhsan, langkah sederhana seperti memperbanyak konsumsi sayuran bisa menjadi awal yang baik untuk membangun gaya hidup sehat.
"Mengubah pola makan itu sebenarnya lebih ke mengubah mindset dan mengubah pola hidup secara keseluruhan. Prinsipnya sama, kita mulai pelan-pelan dan perlahan-lahan," pungkas Ikhsan.
Advertisement
Jangan Lari Sendirian
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/8262401/original/030235000_1781786595-Satrio_Guardian__Race_Director_Indonesia_Muda_Road_Runner.jpg)
Sebagai atlet yang sudah berkecimpung hampir 20 tahun, Race Director Indonesia Muda Road Runner, Satrio Guardian, berpesan bahwa siapa pun yang ingin mulai berlari tidak perlu takut atau merasa harus langsung menempuh jarak jauh.
"Yang terpenting adalah mulai bergerak. Awali dengan berjalan kaki, lalu tingkatkan menjadi jalan cepat yang dikombinasikan dengan lari. Di awal, porsi jalan bisa lebih banyak daripada larinya," ujarnya di kesempatan yang sama.
Seiring waktu, porsi lari akan semakin bertambah, sementara porsi jalan akan semakin berkurang. Dari proses tersebut, seseorang akan perlahan terbiasa hingga berkembang menjadi pelari yang sesungguhnya.
"Dari proses itu, perlahan-lahan seseorang akan terbiasa dan berkembang menjadi pelari yang sesungguhnya," tambahnya.
Hal penting lainnya, menurut Satrio, adalah tidak berlari sendirian. Dia menyarankan untuk bergabung dengan komunitas lari agar semangat tetap terjaga.
"Cobalah bergabung dengan komunitas lari karena hal tersebut dapat membantu menjaga semangat dan meningkatkan motivasi untuk terus berlatih secara konsisten," pungkasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4889778/original/044650100_1720754462-tentara_israel_dapet_kiriman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/8262396/original/045197100_1781785672-Dokter_Umum_sekaligus_Kreator_Konten_Kesehatan__dr._Ikhsanuddin_Qoth___i.__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299397/original/073517100_1784250863-000_B6Z433V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300000/original/049582300_1784282893-mainoo_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111027/original/077801500_1783052609-AP26183730218725.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4265020/original/007345300_1671377845-4_AP22352556886313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3202507/original/071215900_1596847894-AP20220691523830.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5247508/original/065942500_1749538198-pildun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8618472/original/047612700_1782607192-000_B8JU4KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287291/original/083160400_1783207895-063_2284678786.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299067/original/052484900_1784191879-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4256851/original/004151200_1670703759-7_AP22344709351178.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299482/original/065812300_1784259465-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297796/original/002584500_1784106935-didier.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1709951/original/096072300_1505372157-12.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293333/original/092929700_1783691484-IMG-20260710-WA0037.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511262/original/085360700_1771903081-cropped-432a023f-0a92-4ae4-9008-e35c5a0aba97.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291780/original/038796500_1783576823-slow_jogging.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290345/original/078047900_1783474607-000_696K622.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287412/original/015115700_1783224854-WhatsApp_Image_2026-07-04_at_22.12.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111093/original/069973500_1783058485-ChatGPT_Image_Jul_3__2026__12_59_48_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8757689/original/005044800_1782827560-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_17.11.04.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8616990/original/080306800_1782604051-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_16.25.07.jpeg)