Terkimpul-kimpul, Menkes Ungkap 3 Keunggulan Makan Kimpul

Salah satunya Menkes Budi menyebut bahwa kimpul merupakan makanan gluten free.

Diterbitkan 08 Agustus 2026, 18:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Seorang ibu asal Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dengan akun TikTok dan Instagram @black.sheep8208 rajin mengunggah video mengolah makanan berbahan dasar umbi lokal, kimpul. Mulai dari nikujaga yang umumnya menggunakan kentang tetapi diganti dengan kimpul, seblak kimpul, hingga kimpul chewy cookie.

Konten-konten tersebut rupanya menarik perhatian Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Melalui akun Instagram @bgsadikin, Budi ikut menyoroti kebiasaan ibu tersebut dalam mengolah kimpul menjadi berbagai hidangan.

"Siapa yang terkimpul-kimpul ibu Bantul itu? Yang giat mempromosikan makan kimpul," kata Budi.

Merespons ramainya pembahasan soal kimpul, Budi mengatakan umbi dengan nama latin Xanthosoma sagittifolium (L.) Schott tersebut memiliki sejumlah keunggulan dari sisi kesehatan.

"Ada tiga manfaat kimpul untuk kesehatan," tuturnya. Berikut tiga keunggulan makan kimpul yang disampaikan Budi:

1. Mengandung karbohidrat kompleks

Budi menjelaskan, karbohidrat yang terkandung dalam kimpul termasuk karbohidrat kompleks. Hal ini berbeda dengan nasi putih yang mengandung karbohidrat yang lebih cepat dicerna tubuh.

"Kalau kita makan kimpul maka rasa kenyang lebih lama," tutur Budi. 

2. Kenaikan gula darah lebih landai

Kandungan karbohidrat kompleks pada kimpul juga membuat peningkatan kadar gula darah setelah makan menjadi lebih landai. Menurut Budi, karakteristik tersebut menjadi salah satu keunggulan kimpul sebagai pilihan sumber karbohidrat dalam pola makan sehari-hari.

"Kalau nasi, lonjakan gula darahnya melonjak tajam. Sementara gula darah kimpul naiknya jauh lebih landai," kata Budi.

Keunggulan Kimpul

3. Gluten free yang murah

Budi mengatakan kimpul merupakan bahan pangan yang secara alami bebas gluten dan relatif murah. 

"Orang-orang have itu biasanya maunya (makan yang) gluten free (bebas gluten). Ini adalah bahan gluten free yang murah,"

Selain itu, kimpul mengandung sejumlah mikronutrien, termasuk kalium dan fosfor yang baik untuk mengendalikan tekanan darah dan memperbaiki fungsi jantung.

Meski memiliki sejumlah keunggulan, Budi mengingatkan bahwa mengonsumsi kimpul saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari. Sumber karbohidrat tersebut tetap perlu dikombinasikan dengan makanan lain, terutama sumber protein.

Ia mencontohkan kimpul dapat disantap bersama telur rebus sehingga makanan yang dikonsumsi tidak hanya mengandalkan karbohidrat, tetapi juga mendapatkan asupan protein.

Apa Sih Kimpul?

Menurut Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementan, kimpul merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang masih satu kelompok dengan talas. Umbi ini dikenal sebagai talas Belitung, sedangkan dalam bahasa Inggris sering disebut Blue Taro, cocoyam atau tannia.

Mengutip Plantamor, di Indonesia, kimpul dikenal dengan beragam nama sesuai daerahnya. Sebagian masyarakat menyebutnya talas Belitung, sementara di daerah lain lebih populer dengan nama kimpul, talas kimpul, busil, atau bote. Meski memiliki sebutan yang berbeda, semuanya merujuk pada spesies tanaman yang sama.

Secara fisik, kimpul merupakan tanaman herba tahunan yang dapat tumbuh hingga sekitar dua meter. Tanaman ini memiliki batang semu yang terbentuk dari pelepah daun serta menghasilkan umbi yang tumbuh mengelilingi pangkal batang. Menariknya, bakal umbi yang tidak tertutup tanah dapat berkembang menjadi tunas baru sehingga berfungsi sebagai calon tanaman berikutnya.

Kimpul berasal dari wilayah beriklim tropis basah, dengan daerah persebaran alami mulai dari Kosta Rika hingga berbagai kawasan di Amerika Selatan. Meski belum diketahui secara pasti kapan masuk ke Indonesia, kini kimpul telah menyebar hampir di seluruh wilayah Nusantara, termasuk daerah beriklim kering.

Nama ilmiah Xanthosoma sagittifolium pertama kali diperkenalkan oleh ahli botani asal Austria, Heinrich Wilhelm Schott, pada tahun 1832. Hingga kini, tanaman tersebut tetap dikenal sebagai salah satu umbi lokal yang memiliki potensi besar sebagai sumber pangan alternatif sekaligus bahan baku berbagai olahan tradisional maupun modern.  

Soal manfaat makan kimpul, Guru Besar Ilmu Gizi IPB University, Evy Damayanthi juga menyebut soal indeks glikemik yang rendah. 

"Talas kimpul/belitung merupakan makanan sumber karbohidrat, rendah lemak dan indeks glikemiksnya rendah. Talas kimpul juga mengandung zat gizi yang bermanfaat untuk kesehatan. Ada kandungan serat pangan, pati resisten, mineral tembaga dan kalium, vitamin B3 dan komponen bioaktif diogenin serta flavonoid." ujar Evy dikutip dari keterangan resmi IPB University pada 2023.

Â