Alami Cedera Olahraga? Lakukan PRICE agar Kerusakan Jaringan Tak Makin Parah

Cedera saat olahraga bisa terjadi karena benturan langsung maupun aktivitas fisik yang dilakukan secara berlebihan.

Diterbitkan 10 September 2026, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sudah lakukan pemanasan baik saat latihan maupun pertandingan olahraga tapi cedera bisa saja terjadi. Baik akibat benturan langsung maupun aktivitas fisik yang dilakukan secara berlebihan.

Keluhan cedera olahraga pun beragam, mulai dari nyeri otot, kram, dan keseleo ringan hingga robekan otot, ligamen, tendon, dislokasi, atau patah tulang. Bila mengalami cedera pada saat berolahraga penanganan awal itu penting untuk mencegah kerusakan jaringan.

"Pada fase awal cedera olahraga, pertolongan pertama sangat penting untuk mencegah kerusakanjaringan yang lebih lanjut," kata dr. R. Handaya Dipanegara, M.Kes, Sp. Akp, Subsp. A.A. (K).

Salah satu pendekatan yang  bisa dilakukan usai cedera olahraga yakni PRICE, yaitu Protect, Rest, Ice, Compression, dan Elevation.

Penanganan pertama dimulai dengan Protect dan Rest, yaitu melindungi serta mengistirahatkan area yang cedera agar tidak terjadi trauma lanjutan.

Kemudian disarankan untuk memberikan Ice dan Compression, yaitu kompres dingin untuk meredakan nyeri dan memberikan balutan tekanan yang aman untuk mengontrol pembengkakan.

Selanjutnya Elevation, yaitu memposisikan bagian tubuh atau area yang cedera lebih tinggi dari posisi jantung untuk mengurangi penumpukan cairan.

Penanganan awal tersebut menjadi bagian penting sebelum seseorang memasuki tahap pemulihan. Pasalnya, pemulihan cedera olahraga tidak hanya bertujuan menghilangkan rasa nyeri, tetapi juga mengembalikan fungsi tubuh dan pola gerak seperti sebelumnya.