Liputan6.com, Jakarta - Otot dasar panggul (pelvic floor) memiliki peran penting dalam menopang organ-organ di area panggul, termasuk kandung kemih dan organ reproduksi. Namun, kekuatan otot ini dapat berubah seiring bertambahnya usia maupun melalui proses kehamilan dan persalinan.
Persalinan membawa berbagai perubahan pada tubuh perempuan, termasuk pada otot dasar panggul yang berperan menopang organ-organ di area panggul.
Untuk membantu menjaga kekuatan otot tersebut, senam kegel dapat menjadi salah satu latihan yang dilakukan, termasuk oleh ibu setelah melahirkan sesuai kondisi dan anjuran tenaga medis.
Advertisement
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi subspesialis uroginekologi reproduksi RSPI - Pondok Indah, Astrid Yunita, menjelaskan bahwa latihan otot dasar panggul menjadi salah satu upaya konservatif yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga fungsinya.
“Senam kegel ini sangat menolong untuk dasar panggul, bahkan pasien saya habis lahiran, saya selalu bilang ‘Bu, 3 bulan habis lahiran, kegel ya nanti',” tuturnya di sela diskusi media oleh RS Pondok Indah Group, Kamis (29/10/2026), di Jakarta.
Ia juga menyampaikan bahwa latihan otot dasar panggul tidak hanya menjadi perhatian pada masa setelah melahirkan.
Menjaga kekuatan otot tersebut juga penting dalam jangka panjang, mengingat masalah pada penopang organ panggul dapat terjadi seiring berbagai perubahan tubuh hingga masa menopause.
Astrid turut menyinggung soal prolaps organ panggul, kondisi ketika organ di area tersebut turun dari posisi normal karena melemahnya struktur penyangga. Sejumlah faktor, termasuk kondisi selama kehamilan dapat berkaitan dengan risiko kondisi tersebut.
Cara Melakukan Senam Kegel dengan Benar
Astrid menekankan bahwa hal terpenting dalam senam kegel bukan sekadar melakukan gerakan berulang, melainkan memastikan otot yang dilatih sudah tepat. Latihan dapat dilakukan sambil duduk maupun berbaring, selama kontraksi otot dasar panggul dilakukan dengan benar.
“Jadi kegel itu yang penting kakinya nggak pernah disilang. Mau tiduran, mau duduk, boleh, yang penting caranya betul, yang penting ototnya betul,” jelasnya.
Ia menerangkan bahwa otot dasar panggul dapat dilatih dengan membayangkan gerakan menahan keluarnya gas, kemudian mengangkat dan mengencangkan otot di sekitar vagina.
Gerakan tersebut perlu dilakukan tanpa mengandalkan otot paha untuk menjepit atau membantu kontraksi.
“Yang ditahan itu kan lubang anusnya, kita naikkan ke vaginanya, bisa dirasakan, jadi seperti vaginanya di-clench,” lanjutnya.
Astrid juga mengingatkan bahwa hasil latihan tidak bisa diharapkan muncul dalam waktu singkat. Otot memerlukan latihan berulang dan konsisten untuk membangun kekuatan.
“Harus dilakukan tiap hari. Kalau gym latihan otot muscle, ini untuk dasar panggul. Kalau nggak gym, nggak latihan, jangan berharap ada keseimbangan. Kegel dilakukan 30-50 kali berapa per hari, repetisi 2 bulan, baru ada manfaatnya,” tutur Astrid.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385628/original/052784000_1793262302-Screenshot_2026-10-29_145400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385832/original/052292900_1793271387-Bimas_Hindu_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385643/original/061071200_1793262745-cek_fakta_bpjs_kopdes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321860/original/097207600_1786506941-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T105431.565.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9385795/original/059023800_1793269409-20261029_110340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385706/original/016446800_1793265156-20261029_120035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5127391/original/030677700_1739170525-mufid-majnun-cM1aU42FnRg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296829/original/098179900_1784027448-Kolom_Pakar_Prof_Tjandra_Yoga_Aditama.jpeg)