Liputan6.com, Seoul - Jeon Gyeong-cheol, seorang ayah tunggal yang membesarkan putranya dengan autisme berat, menghabiskan sisa hidupnya untuk memastikan sang anak tetap memiliki tempat tinggal dan perawatan setelah dirinya meninggal dunia.
Jeon yang dikenal sebagai 'Ayah Peter Pan' meninggal dunia pada Sabtu, 5 September 2026, dalam usia 64 tahun setelah berjuang melawan kanker hati stadium lanjut.
Selama lebih dari dua dekade, Jeon menjadi satu-satunya pengasuh bagi putranya yang kini berumur 27 tahun. Sang anak memiliki autisme berat dengan kemampuan perkembangan yang dinilai setara dengan anak berumur 2 hingga 3 tahun.
Advertisement
Setelah didiagnosis kanker hati stadium lanjut pada April 2025, Jeon mulai memikirkan kehidupan putranya setelah dirinya tiada. Dia kemudian melakukan perjalanan ke berbagai wilayah Korea Selatan untuk mencari tempat yang dapat merawat sang anak.
Jeon bahkan menghubungi hampir 1.000 fasilitas perawatan. Namun, hanya sedikit fasilitas yang mampu menerima putranya.
Kabar meninggalnya Jeon disampaikan Kepala Developmental Disabilities Support Expert Forum, Jeong Yu-jin, melalui media sosial pada Minggu, 6 September 2026.
"Jeon Gyeong-cheol, 'Ayah Peter Pan', memulai perjalanan panjangnya pada pukul 19.56 pada Sabtu, 5 September 2026," tulis Jeong seperti dikutip dari koreatimes.co.kr pada Selasa, 15 September 2026.
Jeong menambahkan bahwa pemakaman Jeon digelar tanpa ruang penghormatan jenazah secara khusus sesuai dengan keinginan mendiang.
Menghubungi Hampir 1.000 Fasilitas Perawatan
Perjuangan Jeon mencari tempat tinggal untuk putranya kemudian dia bagikan melalui platform publikasi konten Brunch.
Kisah tersebut mendapat perhatian luas dan kemudian diangkat dalam sejumlah program televisi, termasuk “True Story Expedition” di MBC dan “You Quiz on the Block” di tvN.
Tulisan-tulisan Jeon di Brunch selanjutnya dikumpulkan menjadi buku esai berjudul “Annyeong, Peter Pan” yang diterbitkan pada Juni, dikutip dari koreaherald.
Melalui buku tersebut, Jeon tidak hanya menceritakan perjuangannya sebagai ayah, tetapi juga upayanya mencari kehidupan yang lebih aman bagi putranya ketika dirinya sudah tidak ada.
Dukungan Masyarakat Bantu Masa Depan Putranya
Kisah Jeon membuat banyak pembaca tergerak untuk membantu. Masyarakat kemudian mengumpulkan donasi sekitar 80 juta won atau sekitar Rp 1,04 miliar.
Dukungan tersebut turut membantu putra Jeon pindah ke sebuah desa komunitas yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas perkembangan berat.
Dalam penampilannya di “You Quiz on the Block” pada 12 Agustus 2026, Jeon mengungkapkan harapannya untuk sang anak.
"Saya ingin mengatakan kepadanya untuk melupakan ayahnya dan hidup bahagia. Namun, saya tidak ingin dia benar-benar melupakan saya," kata Jeon.
Lebih lanjut, dia, mengatakan,"Saya berharap dia mengingat saya dengan sedikit rasa rindu, sebagai seorang pria tua yang pernah memandangnya dengan penuh kehangatan."
Jeon juga mengatakan dirinya telah bertahan hidup lebih dari dua kali lipat dari perkiraan dokter. Dia menyebut putranya sebagai salah satu alasan yang membuatnya terus bertahan.
Ingin Membantu Keluarga Lain
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4085653/original/063073200_1657597402-caleb-woods-ecRuhwPIW7c-unsplash.jpg)
Perjuangan Jeon tidak berhenti setelah menemukan tempat bagi putranya. Dia juga ingin membantu keluarga lain yang menghadapi persoalan serupa. Jeon berupaya mendirikan yayasan kesejahteraan bagi orang dewasa dengan autisme berat dan disabilitas terkait.
Dia memimpikan sebuah komunitas yang dapat memberikan perawatan dan dukungan berkelanjutan bagi penyandang disabilitas perkembangan berat.
Pada 26 Agustus 2026, tidak lama sebelum meninggal dunia, Jeon mengumumkan pembentukan komite persiapan untuk mendirikan yayasan tersebut. Dia juga berencana menyumbangkan royalti dan pendapatan dari buku “Annyeong, Peter Pan” untuk mendukung pendirian Peter Pan Foundation.
Yayasan tersebut diharapkan dapat mewujudkan komunitas yang menyediakan perawatan selama 24 jam bagi penyandang disabilitas perkembangan.
Setelah Jeon meninggal dunia, tim produksi “You Quiz on the Block” memberikan penghormatan melalui akun media sosial resmi mereka.
"Penulis Jeon Gyeong-cheol hingga akhir hayatnya memimpikan dunia yang lebih baik bagi penyandang disabilitas perkembangan," tulis tim produksi.
"Kami bersyukur dapat membagikan harapannya melalui ‘You Quiz’. Kami akan selalu mengenang cinta yang dia tinggalkan. Semoga ia beristirahat dengan tenang."
View this post on Instagram
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348624/original/061599100_1789451727-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T125442.652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511150/original/031336900_1771895236-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-24T080652.405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4274994/original/087837900_1672212290-Ma_ruf1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489908/original/070071700_1769946135-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-01T182051.705.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348851/original/059630200_1789460423-Autisme_Berat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409526/original/062736400_1479454522-Korea_Selatan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1589558/original/029708200_1494329884-170329_01_Focus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046085/original/053383100_1581323844-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344730/original/032140200_1788981620-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290338/original/083924200_1783473452-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299293/original/022291200_1784207987-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4822445/original/055067300_1714908469-fotor-ai-20240505174622.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4665935/original/073959000_1701152551-4O38W2C_copyright_image_134562.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328040/original/034555200_1787133277-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302026/original/078434200_1753969683-Gemini_Generated_Image_wwcdvlwwcdvlwwcd.jpg)