Liputan6.com, Jakarta - Bayi yang lahir dengan sebagian atau seluruh tungkai bawah menyatu dapat mengalami sirenomelia atau mermaid syndrome (sindrom putri duyung). Kondisi ini disebut demikian karena bentuk tungkai bayi dapat menyerupai ekor putri duyung.
Sirenomelia bukanlah satu kelainan tunggal, melainkan kumpulan cacat lahir yang dapat memengaruhi beberapa bagian tubuh sekaligus.
Kondisi ini juga dapat mengganggu perkembangan organ vital dan mengancam kehidupan bayi sejak lahir atau tidak lama setelahnya, dikutip dari Cleveland Clinic pada Kamis (15/10/2026).
Advertisement
Sirenomelia Tak Hanya Memengaruhi Tungkai
Pada bayi dengan sirenomelia, tulang tungkai dapat menyatu atau tidak berkembang sempurna. Kaki juga dapat mengalami kelainan bentuk atau bahkan tidak terbentuk.
Dampaknya tidak hanya terjadi pada tungkai. Bayi dengan kondisi ini dapat mengalami kelainan saluran kemih, seperti ginjal yang tidak berkembang sempurna, kehilangan salah satu atau kedua ginjal, tidak memiliki kandung kemih, serta uretra yang menyempit atau tidak terbentuk.
Sirenomelia juga dapat disertai kelainan lain, seperti organ genitalia yang tidak terbentuk, anus yang tidak berkembang atau tidak ada, kelainan jantung bawaan, tidak adanya limpa atau kantong empedu, serta paru-paru yang kurang berkembang.
Selain itu, sirenomelia umumnya berkaitan dengan rendahnya jumlah cairan ketuban selama kehamilan atau bahkan tidak adanya cairan ketuban. Kondisi tersebut dapat menghambat perkembangan paru-paru janin.
Penyebab Sindrom Sirenomelia
Hingga kini, para ahli belum sepenuhnya memahami penyebab sirenomelia. Namun, sejumlah faktor diduga berperan dalam terjadinya kondisi ini, antara lain:
- Perubahan genetik.
- Perkembangan pembuluh darah yang tidak normal sehingga menghambat pertumbuhan bagian bawah tubuh.
- Riwayat diabetes pada ibu.
- Faktor lingkungan.
Paparan zat tertentu, seperti kokain dan obat resep isotretinoin, juga disebut sebagai kemungkinan faktor risiko. Meski demikian, faktor-faktor tersebut belum dapat menjelaskan seluruh kasus sirenomelia dan masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Orang tua juga tidak perlu menyalahkan diri sendiri jika bayi mengalami kondisi ini. Sirenomelia bukanlah kondisi yang dapat dipastikan terjadi akibat tindakan atau keputusan orang tua sebelum maupun selama kehamilan.
Diagnosis dan Penanganan Sirenomelia
Sirenomelia paling sering terdeteksi melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG) selama kehamilan. Jika ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada kondisi ini, dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan lanjutan, seperti magnetic resonance imaging (MRI), untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kelainan yang dialami janin.
Hingga saat ini, belum ada pengobatan yang dapat mengatasi sirenomelia secara menyeluruh. Penanganan dilakukan berdasarkan kelainan yang menyertai dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing bayi.
Dalam kasus tertentu, operasi dapat dilakukan untuk membentuk anus atau uretra. Sementara itu, dialisis dapat membantu bayi yang tidak memiliki salah satu atau kedua ginjal, bergantung pada kondisi klinisnya.
Prognosis sirenomelia umumnya buruk karena kelainan organ yang menyertainya sering kali berat. Banyak bayi dengan kondisi ini tidak bertahan hidup lama setelah lahir, terutama akibat paru-paru yang kurang berkembang atau tidak adanya organ vital, seperti ginjal.
Meski demikian, dalam kasus yang sangat jarang, bayi dengan sirenomelia yang lebih ringan dapat bertahan hidup hingga masa kanak-kanak, bahkan mencapai awal usia dewasa.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374273/original/056682000_1792043129-cek_fakta_-_kejaksaan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3033050/original/073846700_1580099128-20200127--Melihat-Tes-SKD-CPNS-di-Jakarta-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4057548/original/020107600_1655630991-daftar_makanan_berbahaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334225/original/010172500_1787825621-demo_motor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3655873/original/060520400_1638923495-omar-lopez-vTknj2OxDVg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296829/original/098179900_1784027448-Kolom_Pakar_Prof_Tjandra_Yoga_Aditama.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371387/original/072873500_1791787302-windows-ZQ-3NFtNOOc-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373849/original/019671800_1791990193-131602.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374034/original/034702600_1792031440-IMG-20261015-WA0016.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303287/original/030035800_1784624764-Mata_Minus_Anak__Miopia__Cek_Mata__Kacamata_oleh_Aditya_Eka_Prawira__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3793271/original/034409100_1640234755-joshua-j-cotten-QxW15BmJxOQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3130296/original/083303000_1589624035-Ilustrasi_lelaki_minum_kopi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3569069/original/043956700_1631431016-gigi_berlubang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1503556/original/097008100_1486717485-playbuzz.jpg)