Liputan6.com, Jakarta - Perawatan gigi anak perlu dimulai sejak gigi pertama tumbuh, bukan menunggu hingga anak memasuki usia sekolah. Kebiasaan menjaga kebersihan gigi sejak dini membantu orang tua mencegah gigi berlubang sekaligus membangun rutinitas kesehatan gigi dan mulut hingga anak dewasa.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa gigi berlubang merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang dapat dicegah. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui kebiasaan menyikat gigi, penggunaan pasta gigi berfluoride, serta pembatasan konsumsi gula.
Dokter Gigi Satria mengatakan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam mengenalkan kebiasaan merawat gigi sejak dini. Perawatan perlu disesuaikan dengan tahap pertumbuhan anak, termasuk dalam memilih pasta gigi dan mendampingi anak saat menyikat gigi.
Advertisement
"Perawatan gigi anak perlu disesuaikan dengan tahap pertumbuhannya. Orang tua memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan menyikat gigi sejak dini, memilih pasta gigi yang sesuai dengan usia anak, serta mendampingi anak selama menyikat gigi," ujar Satria.
Cara Merawat Gigi Anak Sesuai Usia
Kebutuhan perawatan gigi anak berubah seiring pertumbuhannya. Karena itu, orang tua perlu memahami langkah perawatan yang tepat pada setiap tahap usia.
1. Bayi Usia 6 Bulan hingga 2 Tahun
Gigi pertama umumnya mulai tumbuh ketika bayi berusia sekitar enam bulan. Sejak gigi pertama muncul, orang tua perlu mulai membersihkan gigi anak secara rutin.
American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan penggunaan pasta gigi berfluoride sejak gigi pertama tumbuh. Untuk anak berusia di bawah tiga tahun, jumlah pasta gigi yang digunakan cukup sebesar butiran beras.
Orang tua perlu membantu menyikat gigi anak karena kemampuan motorik dan koordinasi mereka masih berkembang. Selain itu, hindari membiasakan anak mengonsumsi minuman manis, terutama menjelang tidur.
2. Anak Usia 2–6 Tahun
Pada usia prasekolah, anak mulai belajar menyikat gigi sendiri. Meski demikian, pendampingan orang tua tetap diperlukan untuk memastikan seluruh permukaan gigi dibersihkan dengan baik.
AAP merekomendasikan pasta gigi berfluoride sebanyak sebesar kacang polong untuk anak usia tiga tahun ke atas. Orang tua juga perlu mengajarkan anak untuk meludahkan pasta gigi dan tidak menelannya.
Kebiasaan menyikat gigi dua kali sehari, terutama setelah sarapan dan sebelum tidur, perlu dibangun secara konsisten. Membatasi makanan dan minuman tinggi gula juga menjadi bagian penting dari pencegahan gigi berlubang.
3. Anak Usia 6–12 Tahun
Anak usia sekolah mulai mengalami pergantian gigi susu menjadi gigi permanen. Pada tahap ini, kebersihan gigi tetap perlu diperhatikan karena gigi permanen yang baru tumbuh membutuhkan perawatan yang baik.
Orang tua sebaiknya tetap mengawasi kebiasaan menyikat gigi anak, meskipun mereka sudah lebih mandiri. Pemeriksaan gigi secara berkala juga penting untuk mendeteksi masalah sejak dini.
Â
Pentingnya Memilih Pasta Gigi Anak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2503631/original/042529300_1543469162-alex-581032-unsplash.jpg)
Pemilihan pasta gigi tidak cukup hanya berdasarkan rasa atau kemasan yang menarik. Orang tua perlu memperhatikan kandungan fluoride, petunjuk penggunaan, dan kesesuaiannya dengan usia anak.
IPEELU, merek perawatan gigi dan mulut anak asal Australia, memperkenalkan konsep Age by Age yang menekankan pemilihan produk berdasarkan tahap pertumbuhan anak. Merek tersebut juga mengangkat siwak sebagai salah satu bahan dalam pengembangan produknya.
Namun, penggunaan produk berbahan siwak tidak menggantikan pentingnya fluoride dalam membantu mencegah gigi berlubang. Orang tua tetap perlu mengutamakan rekomendasi tenaga kesehatan gigi dan petunjuk penggunaan produk.
Sejumlah penelitian telah mengkaji penggunaan siwak dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Tinjauan ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal BMC Oral Health pada 2021 menemukan adanya bukti manfaat siwak dalam membantu mengendalikan plak.
Namun, bukti mengenai dampak penggunaannya terhadap kesehatan jaringan gusi masih belum konsisten.
Perwakilan IPEELU menjelaskan bahwa pengembangan tersebut berupaya menghubungkan tradisi perawatan gigi dengan teknologi modern, sembari memperhatikan keamanan dan kesesuaian penggunaan berdasarkan usia anak.
Di sisi lain, Satria menekankan bahwa edukasi kesehatan gigi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar keluarga dapat membangun kebiasaan perawatan yang tepat.
"Edukasi kesehatan gigi dan mulut perlu dilakukan secara berkelanjutan agar orang tua semakin memahami pentingnya perawatan gigi sejak dini," ujarnya.
Dengan membiasakan perawatan sejak gigi pertama tumbuh, mendampingi anak menyikat gigi, membatasi konsumsi gula, dan melakukan pemeriksaan rutin, orang tua dapat membantu menjaga kesehatan gigi anak hingga dewasa.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5150531/original/011713400_1741077091-Kuda1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370019/original/097624000_1791544375-asap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5041778/original/033342300_1733738907-Sampul1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383535/original/061676900_1793090887-bpjs_kesehatan_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3358558/original/043800900_1611557852-zahra-amiri-cRn8Ymdm9nM-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3922252/original/030620000_1643821525-quang-tri-nguyen-jmGrEfias_c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3713941/original/062118000_1639548480-mufid-majnun-Kw711jhyKqo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2503631/original/042529300_1543469162-alex-581032-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359383/original/021144800_1790508825-IMG-20260926-WA0043.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353890/original/029774000_1789982332-tooth_gem.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4032206/original/054678400_1653380054-mufid-majnun-JunmLvPewos-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350973/original/038326600_1789636014-20260917_095001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2288454/original/011754100_1532331794-Pemeriksaan_Gigi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350848/original/067225800_1789632242-20260917_120910.jpg)