Liputan6.com, Jakarta - Implan gigi semakin dikenal sebagai salah satu pilihan untuk menggantikan gigi yang hilang. Namun, kehilangan gigi tidak otomatis berarti harus menjalani implan. Kondisi tulang, jaringan pendukung, kesehatan mulut, hingga kebutuhan pasien perlu diperiksa sebelum menentukan perawatan.
Menurut drg Christine Hendriono, SpKG, FICD, MSc Implant (Rome), GCOI, keputusan melakukan implan sebaiknya tidak hanya pada keinginan untuk segera mengganti gigi yang hilang. Ada sejumlah hal yang perlu dipahami pasien sebelum menjalani perawatan ini.
Berikut beberapa hal yang perlu diketahui sebelum memasang implan gigi:
Advertisement
1. Implan Bukan Berarti Menanam Gigi Baru
Istilah "tanam gigi" terkadang membuat orang membayangkan bahwa dokter menanam sebuah gigi utuh ke dalam gusi. Padahal, implan gigi pada dasarnya berfungsi sebagai pengganti akar gigi. Komponen implan ditempatkan di dalam tulang rahang, kemudian bagian atasnya dapat dipasangi restorasi berupa mahkota gigi setelah kondisi memungkinkan.
“Implan bukan gigi asli yang ditanam kembali. Yang ditempatkan di dalam tulang adalah implant fixture sebagai pengganti akar, kemudian bagian atasnya direhabilitasi sehingga secara keseluruhan dapat menggantikan fungsi dan tampilan gigi yang hilang,” jelas Christine.
2. Tidak Semua Gigi Hilang Harus Diganti dengan Implan
Kehilangan gigi memang perlu dievaluasi, tetapi pilihan penggantiannya tidak sama untuk setiap orang. Selain implan, terdapat pilihan lain seperti gigi palsu lepasan maupun dental bridge. Masing-masing memiliki indikasi, kelebihan, keterbatasan, serta pertimbangan klinis yang berbeda.
“Perawatan yang baik bukan berarti selalu memilih teknologi yang paling canggih. Yang kita cari adalah solusi yang paling sesuai dengan kondisi pasien, kebutuhan fungsional, kondisi jaringan, dan tujuan perawatannya,” kata Christine.
3. Kondisi Tulang Menjadi Salah Satu Pertimbangan Penting
Salah satu hal yang perlu dievaluasi sebelum pemasangan implan adalah kondisi tulang di area gigi yang hilang.
Ketika gigi sudah lama hilang, tulang yang sebelumnya menopang akar gigi dapat mengalami perubahan dan penyusutan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi perencanaan pemasangan implan. Itulah sebabnya pemeriksaan sebelum tindakan menjadi bagian penting dari proses.
“Implan membutuhkan perencanaan. Kita tidak hanya melihat apakah ada ruang untuk gigi, tetapi juga melihat kondisi tulang, jaringan gusi, posisi struktur anatomi di sekitarnya, serta bagaimana implan nantinya akan berfungsi dalam sistem gigitan pasien,” ungkap Christine dalam keterangan tertulis..
Pada kondisi tertentu, pasien mungkin membutuhkan tindakan tambahan sebelum pemasangan implan, misalnya prosedur untuk memperbaiki atau menambah volume tulang.
4 Fakta Lain tentang Implan Gigi
4. Implan Tidak Selalu Selesai dalam Satu Hari
Pemasangan implan tidak berarti selesai dalam sehari. Perawatan implan dapat melalui beberapa tahapan dan waktunya berbeda pada setiap pasien.
Setelah implant ditempatkan, tubuh membutuhkan waktu untuk proses penyatuan antara permukaan implan dan tulang, yang dikenal sebagai osseointegrasi. Waktu perawatan dapat dipengaruhi oleh kondisi tulang, lokasi gigi, kebutuhan tindakan tambahan, kondisi kesehatan pasien, hingga rencana restorasi.
“Implan adalah perawatan yang membutuhkan perencanaan dan tahapan. Kita tidak bisa menjanjikan bahwa semua pasien akan selesai dalam waktu yang sama karena kondisi biologis setiap orang berbeda,” jelas Christine.
5. Usia Implan
Usia bukan satu-satunya faktor yang menentukan apakah seseorang dapat menjalani perawatan implan.
Yang lebih penting adalah kondisi kesehatan secara keseluruhan, kondisi tulang dan jaringan pendukung, kesehatan rongga mulut, serta faktor lain yang berkaitan dengan keberhasilan perawatan.
Sebaliknya, seseorang yang masih relatif muda pun belum tentu langsung cocok untuk implan apabila kondisi gigi dan jaringan pendukungnya belum memenuhi kebutuhan perawatan.
“Yang kita nilai bukan hanya angka usia. Kita melihat kondisi biologis dan klinis pasien secara keseluruhan,” tutur Christine.
6. Implan Bukan Berarti Bebas Dirawat
Area di sekitar implan tetap perlu dibersihkan dengan baik. Plak dan bakteri yang menumpuk di sekitar implan dapat menyebabkan peradangan pada jaringan di sekitarnya.
Kondisi tersebut dikenal sebagai penyakit jaringan di sekitar implan dan pada kasus yang lebih berat dapat memengaruhi jaringan penyangga implan.
“Implan memang tidak mengalami karies seperti gigi asli, tetapi jaringan di sekitarnya tetap bisa mengalami masalah. Jadi, implan bukan berarti pasang lalu selesai dan tidak perlu dirawat,” katanya.
7. Gigi Asli Tetap Menjadi Prioritas Jika Masih Bisa Dipertahankan
Teknologi implan berkembang semakin pesat, tetapi keberadaan implan tidak berarti gigi asli yang masih dapat dipertahankan harus segera dicabut. Dalam kedokteran gigi, mempertahankan gigi asli yang memiliki prognosis baik tetap menjadi salah satu pertimbangan utama.
“Kalau gigi masih bisa dipertahankan dengan prognosis yang baik, tentu mempertahankan gigi asli tetap menjadi prioritas. Implan adalah pilihan untuk menggantikan gigi yang memang sudah tidak dapat dipertahankan atau memang sudah hilang,” jelas drg. Christine.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360863/original/067393500_1758767787-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-09-25T090726.096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343958/original/032352600_1788928394-HOAX__14_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845750/original/003475400_1562319949-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4694399/original/071316700_1703154571-Stasiun_Senen_mulai_dipadati_pemudik_Nataru-ANGGA_10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3713941/original/062118000_1639548480-mufid-majnun-Kw711jhyKqo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4537355/original/049423500_1692009048-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4630725/original/007333800_1698753087-farhad-ibrahimzade-qgGc_1a6xGc-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4746825/original/050872700_1708333966-robina-weermeijer-qIK_fc-4fmw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4386663/original/001889500_1680855943-jonathan-borba-lrQPTQs7nQQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352157/original/065408700_1789731877-WhatsApp_Image_2026-09-18_at_11.35.04.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3335590/original/033473400_1609214645-sick-woman-with-hands-stomach-suffering-from-intense-pain.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3178686/original/099159300_1594684815-jonathan-borba-R0y_bEUjiOM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3386619/original/058167900_1614236783-couple-is-having-quarrel-while-sitting-sofa-home_85574-14056__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364361/original/035047000_1790953782-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_21.58.59.jpeg)