Istri Dokter Gia Hamil, Kenali Tahapan Program Bayi Tabung

Istri Dokter Gia hamil setelah penantian panjang. Kenali tahapan program bayi tabung atau IVF.

Diterbitkan 02 November 2026, 16:26 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kabar bahagia datang dari dokter sekaligus kreator konten kesehatan, Gia Pratama. Istrinya, Syafira, kini tengah mengandung setelah melalui penantian panjang.

Kabar kehamilan tersebut dibagikan Dokter Gia melalui akun Instagram resminya. Dia juga mengungkapkan kebahagiaannya setelah akhirnya dapat mendengar detak jantung janin calon buah hati mereka.

"Setelah menanti ratusan purnama, detak jantung janin kini terdengar. Perjalanan kami masih panjang. Mohon doanya agar Fira dan si Kecil terus diberi kesehatan sampai persalinan," tulis Gia, dikutip Senin (2/11/2026).

Dalam unggahannya, Dokter Gia juga menyampaikan terima kasih kepada dokter spesialis dan tim medis yang telah mendampingi perjalanan mereka untuk memperoleh keturunan, salah satunya melalui program In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung.

Apa Itu Program Bayi Tabung?

Bayi tabung merupakan salah satu teknologi reproduksi berbantu (assisted reproductive technology/ART) yang bertujuan membantu pasangan dengan masalah kesuburan untuk memperoleh kehamilan.

Berbeda dengan proses pembuahan alami yang berlangsung di dalam tubuh perempuan, dokter spesialis obstetri dan ginekologi konsultan fertilitas, Profesor Budi Wiweko, menjelaskan bahwa prosedur IVF dilakukan dengan mempertemukan sel telur dan sperma di luar tubuh, tepatnya di laboratorium.

Setelah proses pembuahan berhasil dan embrio berkembang, dokter akan memindahkannya ke dalam rahim melalui prosedur transfer embrio.

Menurut dokter yang karib disapa Iko itu, bayi tabung merupakan salah satu upaya medis untuk membantu pasangan mendapatkan keturunan. Meski demikian, keberhasilan prosedur ini dipengaruhi berbagai faktor sehingga hasilnya tidak dapat dijamin.

"Ini adalah upaya manusia. Kita hanya membantu sedikit sekali, sementara yang mengendalikan tetap Allah," ujar Iko.

Bagaimana Tahapan Prosedur IVF?

Prosedur bayi tabung terdiri dari beberapa tahapan medis yang bertujuan meningkatkan peluang terjadinya pembuahan hingga kehamilan.

Tahap pertama adalah stimulasi hormon untuk merangsang ovarium menghasilkan lebih dari satu sel telur matang. Selama proses ini, dokter akan melakukan pemantauan melalui pemeriksaan medis untuk mengetahui perkembangan sel telur.

Setelah sel telur matang, dokter akan mengambilnya melalui prosedur klinis. Pada tahap yang sama, sampel sperma juga dipersiapkan untuk proses pembuahan.

Selanjutnya, sel telur dan sperma dipertemukan di laboratorium. Proses pembuahan dapat dilakukan dengan metode konvensional, yaitu mempertemukan sel telur dan sperma dalam satu wadah khusus, atau menggunakan teknik intracytoplasmic sperm injection (ICSI).

Pada metode ICSI, dokter menyuntikkan satu sel sperma secara langsung ke dalam sel telur untuk membantu terjadinya pembuahan.

Hasil pembuahan kemudian dipantau untuk melihat perkembangan embrio. Embrio yang dinilai sesuai selanjutnya dipindahkan ke dalam rahim melalui prosedur transfer embrio.

Perlu diketahui, program bayi tabung tidak selalu berhasil dalam satu siklus. Peluang kehamilan dapat dipengaruhi sejumlah faktor, seperti usia perempuan, kondisi sel telur dan sperma, kualitas embrio, serta kondisi kesehatan lainnya.

Karena itu, pasangan perlu menjalani konsultasi dan pemeriksaan medis secara menyeluruh untuk menentukan metode penanganan kesuburan yang paling sesuai.