Jadi Kandidat Dirjen WHO, Menkes Budi Gunadi: Doain Aja, Ini Ditugaskan Presiden

Menkes Budi Gunadi Sadikin jadi kandidat Dirjen WHO. Ia menyebut pencalonannya sebagai tugas Presiden.

Diterbitkan 28 September 2026, 19:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI), Budi Gunadi Sadikin, meminta doa terkait pencalonannya sebagai kandidat Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Budi mengatakan pencalonan tersebut merupakan penugasan dari Presiden Prabowo Subianto.

"Ya, doain aja deh. Ini kan udah ditugaskan oleh Bapak (Presiden)," kata Budi Gunadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (28/9/2026).

Budi enggan berbicara banyak mengenai pencalonannya sebagai orang nomor satu di badan kesehatan dunia tersebut.

Saat ditanya apakah akan mundur sebagai Menkes jika terpilih menjadi Dirjen WHO, Budi mengatakan proses pemilihan masih berlangsung hingga 2027.

"Ah, ntar, nanti Januari kan ada diturunin jadi 3. Kemudian di bulan Mei pemilihannya, baru di bulan Mei tahun depan," ujar Budi.

Berdasarkan informasi WHO, proses pemilihan Dirjen WHO dimulai dengan penyaringan oleh Dewan Eksekutif WHO.

Pada Januari 2027, Dewan Eksekutif akan menyusun daftar pendek dan mengajukan maksimal tiga kandidat untuk dipertimbangkan dalam Majelis Kesehatan Dunia pada Mei 2027.

Sebagai informasi, WHO saat ini dipimpin oleh Tedros Adhanom Ghebreyesus. Dia pertama kali terpilih sebagai Dirjen WHO untuk periode 2017-2022 dan kemudian kembali terpilih untuk periode 2022-2027.

Dalam laman resmi WHO yang diperbarui pada Agustus 2026, terdapat empat prospective candidates untuk posisi Dirjen WHO.

Mereka adalah Budi Gunadi Sadikin yang diusulkan Indonesia, Hans Henri P. Kluge yang diusulkan Belgia, Hanan Balkhy yang diusulkan Arab Saudi, dan Hanan Mohammed Al-Kuwari yang diusulkan Qatar.

Reporter: Lizsa Egeham/News