Liputan6.com, Jakarta - Hubungan asmara tidak selalu berjalan mulus. Perbedaan kebiasaan, kesalahpahaman, hingga tindakan yang menyakiti pasangan bisa memicu keretakan. Namun, cara memperbaiki hubungan yang rusak ternyata bukan hanya dengan mengucapkan kata 'maaf'.
Hal tersebut diungkapkan Profesor Emerita Psikologi dan Ilmu Otak di University of Massachusetts Amherst, Susan Krauss Whitbourne, Ph.D., yang mengulas temuan penelitian terbaru mengenai cara pasangan memperbaiki hubungan setelah terjadi konflik.
Menurut Susan, banyak orang mengira permintaan maaf sudah cukup untuk memulihkan hubungan. Padahal, penelitian menunjukkan bahwa ada respons yang jauh lebih penting dibanding sekadar meminta maaf.
Advertisement
Penelitian yang dilakukan Marilyn Cornish dan rekan-rekannya dari Auburn University mengidentifikasi tiga cara yang biasanya ditempuh seseorang setelah melakukan kesalahan dalam hubungan.
Ketiga respons tersebut dapat menentukan apakah hubungan akan semakin membaik atau justru memburuk, dikutip dari psychologytoday pada Kamis (23/7/2026)
Ada Tiga Respons Setelah Menyakiti Pasangan
Respons pertama adalah self-condemnation atau menyalahkan diri sendiri. Pada kondisi ini, seseorang dipenuhi rasa bersalah hingga terus-menerus menghukum dirinya sendiri atas kesalahan yang telah dilakukan.
Sekilas, sikap ini terlihat menunjukkan penyesalan. Namun, jika berlebihan, pelaku justru lebih sibuk dengan rasa malunya daripada berusaha memperbaiki hubungan.
Respons kedua adalah self-exoneration, yaitu membenarkan diri sendiri atau mengecilkan dampak kesalahan. Orang dengan respons ini cenderung menganggap pasangannya terlalu sensitif, tidak bisa bercanda, atau bahkan menyalahkan orang lain atas konflik yang terjadi.
Sementara itu, respons ketiga adalah self-forgiveness atau memaafkan diri sendiri secara tulus. Dalam tahap ini, seseorang mengakui kesalahan, menerima tanggung jawab, lalu berkomitmen untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Menurut Susan Krauss Whitbourne, justru pendekatan terakhir inilah yang menjadi cara memperbaiki hubungan yang rusak secara lebih efektif.
"Komponen utama dari self-forgiveness, yaitu mengakui tanggung jawab atas kesalahan, melakukan refleksi diri, dan berupaya berkembang menjadi pribadi yang lebih baik, membantu kedua pasangan untuk bangkit dari konflik yang terjadi," tulis Susan dalam ulasannya.
Libatkan Pasangan yang Sudah Menjalin Hubungan Bertahun-Tahun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2955811/original/099476200_1572592946-toa-heftiba-2ey7dmVEQv4-unsplash.jpg)
Penelitian tersebut melibatkan 216 orang dewasa yang telah menjalani hubungan heteroseksual minimal satu tahun dengan rata-rata durasi hubungan 3,6 tahun. Seluruh peserta diminta mengisi kuesioner mengenai cara mereka menghadapi konflik dan menilai kualitas hubungan masing-masing.
Hasilnya menunjukkan bahwa pasangan yang memiliki kecenderungan memaafkan diri sendiri secara sehat memiliki kualitas hubungan yang lebih baik dibanding mereka yang terus menyalahkan diri sendiri atau justru mencari pembenaran.
Susan menjelaskan bahwa kualitas hubungan terbentuk dari kebiasaan pasangan dalam merespons konflik dari waktu ke waktu. Karena itu, cara seseorang menghadapi kesalahan akan sangat memengaruhi keharmonisan hubungan dalam jangka panjang.
Â
Advertisement
Mengakui Kesalahan Jadi Langkah Penting
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2881365/original/022276000_1565762097-priscilla-du-preez-WbpoVhvNP_M-unsplash.jpg)
Bagi banyak orang, mengakui bahwa dirinya telah menyakiti pasangan memang tidak mudah. Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa menerima tanggung jawab merupakan langkah awal menuju pemulihan hubungan.
Sebaliknya, sikap defensif dan terus mencari alasan pembenaran hanya akan memperpanjang konflik. Orang yang terbiasa membenarkan dirinya juga cenderung sulit berempati terhadap perasaan pasangan.
"Tidak ada yang senang mengakui bahwa dirinya salah atau telah menyakiti orang yang paling dicintainya. Namun, inilah pendekatan yang paling adaptif," ujar Susan.
Dengan kata lain, cara memperbaiki hubungan yang rusak bukan hanya tentang meminta maaf. Yang lebih penting adalah berani mengakui kesalahan, melakukan evaluasi diri, dan menunjukkan perubahan nyata.
Ketika kedua pasangan sama-sama bersedia memperbaiki diri, peluang untuk membangun kembali hubungan yang lebih sehat dan harmonis pun menjadi lebih besar.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3321403/original/043631400_1607672656-cek_fakta_badan_siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507012/original/063330600_1771481312-baznas_ramadan_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2739072/original/057326800_1551245536-20190227-Mahfud-Md-Datangi-KPK-DWI-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304320/original/074308900_1784712554-cek_fakta_lowongan_SKK_Migas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8671616/original/014218200_1782710040-kev-costello-w3jVXGkYZCw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)