Liputan6.com, Jakarta - Hot Girl Walk tengah ramai di media sosial. Tren jalan kaki ini bukan sekadar mengajak tubuh bergerak, tapi juga memberi ruang untuk refleksi dan menata pikiran.
Mengutip CBS News pada Selasa (18/8/2026), Hot Girl Walk dilakukan dengan berjalan kaki di luar ruangan sambil memikirkan tiga hal, yaitu sesuatu yang disyukuri, tujuan yang ingin dicapai, serta langkah yang perlu dilakukan untuk mewujudkannya.
Advertisement
Tren ini diperkenalkan Mia Lind pada 2021 sebagai cara sederhana untuk tetap aktif sekaligus menjernihkan pikiran. Seiring waktu, Hot Girl Walk berkembang menjadi rutinitas yang menggabungkan aktivitas fisik dengan refleksi diri dan upaya membangun kepercayaan diri.
Pada awalnya, Lind menetapkan jarak sekitar 6,4 kilometer. Namun, jarak tersebut bukan aturan wajib. Setiap orang dapat menyesuaikannya dengan kemampuan dan kondisi tubuh. Fokusnya bukan seberapa jauh atau cepat seseorang berjalan, melainkan menyediakan waktu untuk berhenti sejenak dari kesibukan dan memberi perhatian pada diri sendiri.
Jalan Kaki Mulai Dikaitkan dengan Mindfulness
Tren jalan kaki juga berkembang ke arah mindfulness. Marie Claire menyoroti tai chi walking, yakni teknik berjalan yang memadukan gerakan kaki dengan prinsip tai chi secara perlahan dan terkontrol.
Berbeda dengan berjalan untuk mengejar kecepatan atau jarak, tai chi walking mengajak seseorang memperhatikan setiap gerakan tubuh. Keseimbangan, postur, ritme napas, hingga kondisi pikiran menjadi bagian dari aktivitas tersebut, seperti dikutip dari Kanal Lifestyle Liputan6.com pada Jumat, 4 September 2026.
Berat badan dipindahkan secara perlahan dari satu kaki ke kaki lainnya. Postur tubuh dijaga tetap tegak, sementara pernapasan diatur secara teratur.
Gerakan yang lambat membuat perhatian tertuju pada proses berjalan, bukan sekadar hasil yang ingin dicapai.
Tak Perlu Jalan Lama untuk Mulai Aktif
Salah satu kelebihan Hot Girl Walk adalah fleksibilitasnya. Jalan kaki tidak harus dilakukan dalam satu sesi panjang. Aktivitas ini dapat dibagi menjadi beberapa sesi singkat agar lebih mudah dimasukkan ke dalam rutinitas harian.
Hal serupa berlaku pada tai chi walking. Latihan dapat dilakukan dalam waktu relatif singkat, dengan sejumlah ahli menyarankan sekitar 10 hingga 20 menit setiap hari.
Artinya, seseorang tidak perlu menunggu memiliki banyak waktu luang untuk mulai berjalan kaki. Beberapa menit aktivitas yang dilakukan secara konsisten tetap lebih realistis daripada memaksakan latihan panjang yang sulit dipertahankan.
Jalan Kaki 11 Menit Bisa Berdampak bagi Kesehatan
Manfaat jalan kaki juga tidak hanya berkaitan dengan kebugaran. Aktivitas fisik intensitas sedang, termasuk berjalan cepat, diketahui dapat memberikan manfaat bagi kesehatan.
Studi dari University of Cambridge menunjukkan bahwa aktivitas fisik intensitas sedang selama setidaknya 11 menit setiap hari dapat membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kanker.
Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik tidak harus selalu berlangsung lama untuk memberikan manfaat. Durasi yang relatif singkat pun dapat berkontribusi terhadap kesehatan apabila dilakukan secara rutin.
Karena itu, jalan kaki bisa menjadi salah satu pilihan sederhana bagi orang yang ingin mulai lebih aktif tanpa harus langsung melakukan olahraga berat.
Jadikan Jalan Kaki sebagai Kebiasaan
Hot Girl Walk dan tai chi walking pada dasarnya menawarkan pendekatan yang lebih santai terhadap aktivitas fisik. Tidak ada keharusan untuk mengejar jarak tertentu atau berjalan dengan kecepatan tinggi.
Yang lebih penting adalah menemukan pola yang sesuai dengan kemampuan dan dapat dilakukan secara konsisten.
Berjalan kaki sambil menikmati suasana sekitar juga dapat menjadi jeda dari rutinitas harian. Beberapa menit tersebut bisa dimanfaatkan untuk berpikir, melakukan refleksi, mengatur napas, atau sekadar memberi kesempatan bagi tubuh dan pikiran untuk beristirahat.