Liputan6.com, Jakarta - Cara makan all you can eat yang benar ternyata bukan sekadar memilih daging favorit atau menghindari nasi. Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan sederhana saat mengambil makanan justru dapat membantu seseorang menghindari makan berlebihan meski berada di restoran all you can eat dengan pilihan menu yang melimpah.
Bagi banyak orang, restoran all you can eat menjadi tempat untuk menikmati aneka hidangan sepuasnya. Namun, konsep 'makan sepuasnya' juga kerap membuat pengunjung tergoda mengambil makanan lebih banyak dari yang sebenarnya dibutuhkan tubuh.
Patrick J. Skerrett dalam tulisannya di Harvard Health Publishing menyebut restoran all you can eat dapat menjadi tantangan bagi mereka yang sedang menjaga berat badan atau menjalani program diet.Â
Advertisement
Lantas, bagaimana cara makan all you can eat agar tidak kalap? Pakar mindful eating dari Cornell University, Brian Wansink, membagikan dua langkah sederhana yang terbukti membantu mengendalikan porsi makan.
Pertama, berkeliling terlebih dahulu untuk melihat seluruh pilihan makanan sebelum mulai mengambil hidangan. Kedua, gunakan piring berukuran kecil agar jumlah makanan yang diambil lebih terkontrol.
Penelitian yang dilakukan Wansink bersama Mitsuru Shimizu melibatkan lebih dari 300 pria dan wanita di sekitar dua lusin restoran China berkonsep all you can eat. Para peneliti mengamati berbagai kebiasaan pengunjung, mulai dari ukuran piring, posisi duduk, hingga seberapa cepat mereka mulai mengambil makanan.
Hasilnya, orang yang melihat seluruh pilihan makanan sebelum mengambilnya dan menggunakan piring lebih kecil cenderung lebih jarang bolak-balik ke meja prasmanan. Dampaknya, jumlah makanan yang dikonsumsi juga lebih sedikit.
Temuan yang dipublikasikan dalam American Journal of Preventive Medicine edisi April 2013 tersebut menunjukkan bahwa perubahan kecil dalam perilaku dapat menjadi cara makan all you can eat yang benar, terutama bagi orang yang ingin menjaga berat badan atau menghindari makan berlebihan.
Begini Cara Makan All You Can Eat yang Benar
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5522233/original/047586700_1772733538-Daging_Merah_di_Restoran_All_You_Can_Eat.jpeg)
Tak sedikit orang mencari cara makan all you can eat agar tidak cepat kenyang, misalnya dengan menghindari minuman sebelum makan, melewatkan nasi, atau langsung menyantap daging.
Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang paling efektif justru bukan membuat perut bertahan lebih lama, melainkan mengendalikan kebiasaan saat mengambil makanan. Dengan lebih sadar terhadap pilihan dan porsi, seseorang tetap dapat menikmati berbagai menu tanpa berakhir makan berlebihan.
Penelitian Cornell sebelumnya juga menemukan bahwa pengunjung buffet dengan indeks massa tubuh (IMT) lebih tinggi cenderung langsung mengambil makanan tanpa melihat seluruh pilihan terlebih dahulu, menggunakan piring lebih besar, duduk menghadap meja prasmanan, dan lebih sering memakai garpu dibandingkan sumpit.
Selama bertahun-tahun, penelitian Wansink menunjukkan bahwa cara seseorang berinteraksi dengan makanan memiliki pengaruh besar terhadap jumlah makanan yang dikonsumsi.
"Sebagian besar orang tidak menyadari bahwa banyak faktor dapat memengaruhi apa yang mereka makan dan berapa banyak yang mereka konsumsi," kata Direktur Departemen Nutrisi di Brigham and Women's Hospital yang berafiliasi dengan Harvard, Kathy McManus.
Menurut McManus, perilaku makan dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari orang-orang di sekitar, kondisi emosi, situasi tertentu, hingga aktivitas yang sedang dilakukan. Karena itu, seseorang bisa makan lebih banyak meski sebenarnya tidak lapar.
Advertisement
Dokter Ingatkan Risiko Kesehatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5298549/original/083938500_1753765534-kinga-howard-ppWX6_Z1-Qo-unsplash.jpg)
Selain mengetahui cara makan all you can eat yang benar, masyarakat juga perlu memahami risiko kesehatan jika terlalu sering makan berlebihan.
Dokter Revan Satrio dari RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta menjelaskan, daging yang telah dimarinasi umumnya mengandung garam cukup tinggi. Ditambah saus cocolan dan makanan penutup yang manis, total asupan natrium, lemak, dan gula dapat melampaui kebutuhan harian tubuh.
Kelebihan natrium dapat meningkatkan tekanan darah, sedangkan konsumsi lemak jenuh dan gula berlebihan dalam jangka panjang berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung serta diabetes melitus.
Oleh sebab itu, sesekali makan di restoran all you can eat bukanlah masalah selama tetap memperhatikan porsi, memilih menu secara bijak, dan tidak menjadikan momen tersebut sebagai ajang makan sebanyak-banyaknya.
"Orang bisa saja makan tanpa sadar (mindless eating). Melakukan hal sederhana seperti melihat semua pilihan makanan terlebih dahulu dapat membantu Anda lebih mampu mengendalikan diri saat makan," ujar Kathy McManus.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4889778/original/044650100_1720754462-tentara_israel_dapet_kiriman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5171123/original/044652200_1742616190-1742611821457_trik-makan-all-you-can-eat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2344293/original/044855700_1535517013-20180828-Trump-Dapat-Kartu-Merah-dari-Presiden-FIFA-AP20180828-Trump-Dapat-Kartu-Merah-dari-Presiden-FIFA-AP-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300875/original/054411300_1784416107-000_C2JW4HR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300879/original/072698600_1784417748-000_C2JX6TK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4350032/original/059095500_1678233390-AP23066634640543.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300878/original/067363300_1784417747-000_C2JX6TP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300874/original/043662800_1784416104-000_C2JW4HK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287292/original/040577200_1783207898-000_B9AE3Q6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5088769/original/054146300_1736499225-000_36T66N4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297020/original/005987700_1784057750-063_2286100607.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298432/original/055199800_1784170649-ka2.jpg)