Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengungkap bahwa virus hantavirus ternyata sudah ditemukan di Indonesia sejak 2024. Data menunjukkan ada 23 kasus positif hantavirus yang tercatat selama periode 2024 hingga 2026, dengan tiga pasien dilaporkan meninggal dunia.
Namun, Kemenkes menegaskan bahwa strain virus yang ditemukan di Indonesia berbeda dengan kasus di kapal pesiar mewah MV Hondius tersebut.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan, seluruh kasus hantavirus di Indonesia mengarah pada Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang berasal dari strain Seoul Virus (SEOV).
Advertisement
"Semua kasus konfirmasi mengarah ke Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome yang merupakan bagian dari strain Seoul Virus," kata Aji dalam keterangan yang diterima Kesehatan Liputan6.com pada Jumat, 8 Mei 2026.
Berdasarkan data Kemenkes, kasus positif hantavirus paling banyak ditemukan pada 2025 dengan total 17 kasus. Sementara itu, pada 2026 tercatat lima kasus dan pada 2024 terdapat satu kasus.
Adapun sebaran kasus hantavirus ditemukan di sejumlah daerah, di antaranya DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang masing-masing mencatat enam kasus.
Selain itu, kasus juga ditemukan di Jawa Barat, Sumatera Barat, Banten, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, hingga Sulawesi Utara.
Aji menjelaskan bahwa penularan hantavirus terjadi akibat kontak dengan tikus atau celurut yang terinfeksi. Penularan juga bisa terjadi melalui paparan ekskresi dan sekresi hewan tersebut, seperti urine, air liur, maupun kotoran.
"Penularan hantavirus terjadi karena ada kontak dengan tikus atau celurut terinfeksi. Bisa juga kontak dengan ekskresi dan sekresi hewan tersebut," ujarnya.
Â
Masyarakat Tak Perlu Panik Hantavirus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5580419/original/001520500_1778125613-viktor-forgacs-click-FcDqdJUM6B4-unsplash.jpg)
Meski begitu, masyarakat diminta tidak panik. Sebab, strain Seoul Virus yang ditemukan di Indonesia berbeda dengan Andes virus yang menjadi sorotan dalam kasus kapal pesiar MV Hondius.
Mengutip penjelasan Kemenkes, Seoul Virus umumnya menyebabkan gejala dengan tingkat keparahan sedang. Gejalanya meliputi demam, sakit kepala, nyeri punggung dan perut, mual, mata kemerahan, hingga ruam pada kulit.
Dalam kondisi tertentu, pasien juga bisa mengalami gangguan ginjal, perdarahan sistem pencernaan, gangguan pernapasan, hingga gangguan saraf.
Sementara itu, Andes virus dikenal sebagai penyebab utama Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Amerika Selatan.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Andes virus menjadi satu-satunya strain hantavirus yang diketahui dapat menular antar manusia secara terbatas melalui kontak dekat dan berkepanjangan.
Perbedaan strain ini menjadi hal penting agar masyarakat tidak langsung menyamakan kasus di Indonesia dengan wabah yang terjadi di luar negeri.
Kemenkes pun mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak langsung dengan tikus maupun kotorannya.
Langkah sederhana seperti menggunakan masker saat membersihkan area yang kotor, mencuci tangan, serta menjaga makanan tetap tertutup dinilai dapat membantu mengurangi risiko penularan hantavirus.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/262/original/004103300_1521089203-WhatsApp_Image_2018-03-15_at_12.45.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5580418/original/082850300_1778125612-joshua-j-cotten-QxW15BmJxOQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412168/original/032906400_1479724398-Indonesia.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8598184/original/051387700_1782570440-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_20.32.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8585232/original/070297800_1782548214-Gempa_Pacitan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4630913/original/033516700_1698765136-IMG_8105.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8580969/original/043486100_1782541050-Jumhur.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566460/original/001456900_1782516836-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_05.26.35.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8529293/original/084387900_1782461079-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_11.55.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8529068/original/035999300_1782460827-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519469/original/045941300_1782446317-Menhut_Konservasi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8490227/original/032200000_1782404178-Raja_Juli_Inggris.jpeg)