Liputan6.com, Jakarta - Direktur Pascasarjana Universitas YARSI sekaligus Adjunct Professor Griffith University, Prof. Tjandra Yoga Aditama menjelaskan bahwa dari delapan varian Hantavirus yang telah diketahui di berbagai negara, terdapat empat varian yang dapat memicu gangguan serius pada paru-paru hingga jantung.
Keempat varian tersebut adalah Sin Nombre Virus (SNV), Bayou Virus (BAYV), Black Creek Canal Virus (BCCV), dan Andes Virus (ANDV). Varian-varian ini umumnya dikaitkan dengan kondisi hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), bahkan pada kasus tertentu dapat berkembang menjadi Hantavirus Cardio Pulmonary Syndrome (HCPS).
Tjandra Yoga menjelaskan bahwa Andes Virus (ANDV) yang banyak dilaporkan di Amerika Selatan seperti Argentina dan Chile menjadi perhatian khusus karena dalam sejumlah laporan disebut berpotensi memiliki penularan antarmanusia.
Advertisement
"Namun, masih diperlukan kajian lebih lanjut untuk memastikan apakah penularan tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan," katanya kepada Kesehatan Liputan6.com melalui aplikasi pesan singkat, Selasa, 12 Mei 2026.
Sementara itu, tiga varian lainnya, Sin Nombre Virus, Bayou Virus, dan Black Creek Canal Virus, lebih banyak ditemukan di wilayah Amerika Serikat dan Kanada, dengan sebaran di beberapa negara bagian seperti Texas, Louisiana, hingga Florida.
Secara umum, Hantavirus terbagi dalam dua kelompok besar penyakit, yakni Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang menyerang ginjal, serta Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang sistem pernapasan. Pada kondisi tertentu, infeksi dapat berkembang cepat dan berujung pada gangguan organ vital.
Tjandra menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap gejala awal yang sering tidak khas, seperti demam, nyeri otot, dan kelelahan, sebelum berkembang menjadi gangguan pernapasan berat.
Meski demikian, dia menegaskan bahwa tidak semua varian Hantavirus memiliki tingkat risiko yang sama. Oleh sebab itu, pemahaman terhadap karakter masing-masing varian menjadi kunci dalam deteksi dini, pencegahan, dan penanganan kasus secara lebih tepat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/262/original/004103300_1521089203-WhatsApp_Image_2018-03-15_at_12.45.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672414/original/011614200_1778479825-3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260720/original/014464000_1781645481-HK9wcDqXAAAOMgO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4698152/original/019329400_1703568085-1faffedd-4c3d-484a-96ff-b0bdf98ba24f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5765749/original/083366900_1778668872-Hantavirus__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/6331817/original/029356600_1779206703-pg19-hantavirus-a83374.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6307504/original/033003200_1779181803-Dinkes_Karawang.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5757035/original/061208800_1778659333-hantavirus.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5417253/original/039411000_1763526054-tikus__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5288790/original/071396100_1752992572-ChatGPT_Image_20_Jul_2025__13.22.26.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6216892/original/067994200_1779094277-1.jpg)