Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI), Budi Gunadi Sadikin, mengatakan, pasien hantavirus yang sempat diisolasi di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) kini sudah pulang.
"Itu memang orang yang teridentifikasi pernah di kapal. Kita di-warning dari pemerintah Inggris bahwa ada satu orang Inggris yang datang ke Indonesia karena bekerja. Jadi, begitu kita tahu, kita sudah isolasi, kita taruh di RSPI, dan kita identifikasi ternyata tidak ada penularan," ujar Budi saat ditemui di Jakarta pada Selasa, 2 Juni 2026.
Dia, menambahkan, pelacakan kontak juga sudah dilakukan dan tidak ada kasus positif. "Contact tracing-nya sudah dilihat dan semuanya juga sudah dicek, tidak ada. Nah, Hanta ini sebenarnya sudah lama dari awal 2000-an. Jadi virusnya sudah ada, sudah pernah diuji seroprevalensi survei seperti dulu COVID," ujar Budi.
Advertisement
Mengingat virus ini sudah ada sejak lama, maka antibodi sudah terbentuk di sebagian masyarakat Indonesia.
"Di daerah-daerah seperti Bali, 16 persen sudah punya antibodi. Daerah-daerah Surabaya, Jakarta sudah 13 persen. Jadi memang ini bukan virus baru. Sudah ada dulu di Indonesia, dan alhamdulillah fatalitasnya sangat rendah," ujarnya.
Masyarakat Tak Perlu Panik
Sebelumnya, Budi memastikan pemerintah terus memantau secara ketat kasus hantavirus yang sempat menjadi perhatian publik di DKI Jakarta. Meski begitu, masyarakat diminta tidak panik karena virus ini disebut tidak mudah menular antarmanusia seperti COVID-19.
"Kita akan pantau sampai benar-benar yakin dan bisa dipastikan bahwa yang bersangkutan sudah aman," ujar Menkes seperti dikutip dari kemkes.go.id pada Kamis, 13 Mei 2026.
Kasus ini bermula dari seorang warga negara asing (WNA) yang sebelumnya berada di kapal luar negeri. Pemerintah Indonesia menerima informasi dari otoritas kesehatan Inggris pada 7 Mei 2026 terkait potensi paparan hantavirus.
Setelah dilakukan penelusuran cepat, pasien berhasil ditemukan sehari kemudian dan langsung dibawa ke RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso untuk menjalani isolasi.
Menurut Menkes Budi, respons cepat tersebut menjadi bukti bahwa sistem surveilans kesehatan Indonesia kini jauh lebih siap dibanding beberapa tahun lalu.
"Indonesia sejak pandemi COVID-19 sudah jauh lebih baik dalam hal surveilans dan kerja sama internasionalnya," katanya.
Advertisement
Kenapa Isolasi di RSPI?
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, menjelaskan alasan pemerintah memilih RSPI Sulianti Saroso sebagai lokasi isolasi pasien.
"Karena itu rumah sakit khusus infeksi, sehingga kita bisa benar-benar fokus menangani pasiennya," ujar Andi.
Dia menambahkan, sebenarnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperbolehkan pasien menjalani karantina mandiri. Namun, pemerintah Indonesia memilih langkah yang lebih hati-hati dengan melakukan isolasi di fasilitas kesehatan.
Secara medis, Hantavirus merupakan penyakit yang ditularkan terutama melalui hewan pengerat seperti tikus dan curut. Penularan bisa terjadi melalui gigitan maupun paparan cairan tubuh hewan, seperti air liur, urine, dan feses.
Ada dua manifestasi klinis utama dari infeksi Orthohantavirus, yakni Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang menyerang ginjal dan Hanta Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru.
Menkes Budi menjelaskan bahwa varian Hantavirus yang ditemukan di Indonesia termasuk varian Asia dengan tingkat kematian sekitar 5 hingga 15 persen.
Angka ini disebut jauh lebih rendah dibanding varian Andes di Amerika Selatan yang memiliki risiko kematian mencapai 50 hingga 60 persen.
"99 persen penularan Hantavirus terjadi melalui tikus, bukan antarmanusia,"Â pungkasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4889778/original/044650100_1720754462-tentara_israel_dapet_kiriman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/7604662/original/012722600_1780388904-budi_gunadi_sadikin.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5088769/original/054146300_1736499225-000_36T66N4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9280563/original/023003600_1783176378-1000463244.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300006/original/015885500_1784283359-000_C2DB2ZQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299397/original/073517100_1784250863-000_B6Z433V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300000/original/049582300_1784282893-mainoo_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111027/original/077801500_1783052609-AP26183730218725.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4265020/original/007345300_1671377845-4_AP22352556886313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3202507/original/071215900_1596847894-AP20220691523830.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5247508/original/065942500_1749538198-pildun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8618472/original/047612700_1782607192-000_B8JU4KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287291/original/083160400_1783207895-063_2284678786.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299067/original/052484900_1784191879-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2906516/original/032562800_1568089909-trust-tru-katsande-HQM5jm12etE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292389/original/041817400_1783593394-IMG_20260708_134930.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292072/original/001928600_1783583941-WhatsApp_Image_2026-07-09_at_11.25.29.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8466411/original/038464000_1782367809-Budi_Gunadi_Sadikin__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8517974/original/022232100_1782444133-kecap.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8465383/original/050312900_1782366651-Menteri_Kesehatan_Budi_Gunadi_Sadikin__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314560/original/008283300_1755091693-1000013598.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479339/original/009842300_1768974917-Menteri_Kesehatan_Republik_Indonesia__Budi_Gunadi_Sadikin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8401089/original/081975000_1782282916-1000795322.jpg)