Dokter Ungkap Cara Cegah Hantavirus, Ini Hal Paling Penting

Begini cara cegah Hantavirus yang jarang diketahui dan penting untuk dilakukan sehari-hari.

Diterbitkan 20 Mei 2026, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap hantavirus, masyarakat diingatkan untuk memperkuat daya tahan tubuh sebagai langkah pencegahan. Virus ini diketahui dapat ditularkan melalui paparan kotoran dan urine tikus.

Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), hantavirus telah ditemukan di Indonesia dengan sejumlah kasus yang tersebar di beberapa wilayah dalam beberapa tahun terakhir.

Meski tidak semua jenis Hantavirus dapat menular antarmanusia, infeksinya tetap berisiko menimbulkan gangguan serius, terutama pada paru-paru dan ginjal.

Menanggapi hal tersebut, Medical Expert PYFA, dr. Carlinda Nekawaty mengatakan bahwa daya tahan tubuh perlu dijaga melalui pendekatan yang menyeluruh.

"Menjaga kesehatan tubuh perlu dilakukan secara menyeluruh melalui empat pilar utama, yaitu olahraga teratur, nutrisi seimbang, istirahat cukup, dan suplementasi yang tepat," ujar Carlinda.

Dia mengatakan bahwa dari keempat pilar tersebut, suplementasi sering kali masih kurang diperhatikan, padahal penting untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi mikro harian.

"Suplementasi menjadi salah satu aspek krusial untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi mikro yang sering kali belum tercukupi hanya dari konsumsi makanan harian," tambahnya.

Apa manfaat vitamin C dengan zinc dan D3? Carlinda menjelaskan bahwa vitamin C, vitamin D3, dan zinc memiliki peran penting dalam mendukung sistem imun tubuh. Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat peradangan.

"Vitamin C berperan sebagai garda antioksidan yang membantu melindungi jaringan tubuh dari kerusakan akibat peradangan," katanya.

Vitamin D3 berperan dalam aktivasi sel T yang penting untuk sistem kekebalan tubuh. Sementara zinc membantu menjaga fungsi pertahanan sel dalam melawan infeksi. "Zinc membantu menjaga fungsi pertahanan sel dan menghambat perkembangan virus," tambah Carlinda.

Gaya Hidup Aktif Tetap Jadi Fondasi Utama

Meski suplementasi memiliki peran penting, Carlinda menegaskan bahwa hal tersebut tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan gaya hidup sehat.

Dia menyarankan masyarakat untuk tetap rutin berolahraga minimal 150 menit per minggu, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta menjaga kualitas tidur agar proses pemulihan tubuh berjalan optimal.

Kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan juga tidak kalah penting. "Termasuk menghindari paparan sumber infeksi dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam aktivitas sehari-hari," tambahnya.

Dengan kombinasi empat pilar tersebut, yakni olahraga, nutrisi, istirahat, dan suplementasi, tubuh diharapkan dapat memiliki sistem pertahanan yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai risiko penyakit.