Bulan Kesadaran Katarak, Dokter Kian Sering Dapat Pasien Usia Lebih Muda

Katarak umumnya terjadi karena faktor usia, tapi jika ada penyakit penyerta maka bisa muncul lebih awal.

Diterbitkan 15 Juni 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Juni diperingati sebagai bulan kesadaran katarak. Menurut dokter spesialis mata, Andrew M. Knoch, katarak adalah kondisi lensa mata yang keruh.

Katarak ditandai dengan penglihatan berangsur-angsur buram seperti berasap atau berkabut, lebih silau ketika terkena kacamata, dan ukuran kacamata jadi cepat berubah. Kondisi ini berkembang bertahap tanpa disertai rasa nyeri atau mata merah.

"Katarak itu penyebab paling seringnya karena usia lanjut, pada pasien-pasien yang di atas usia 50 tahun. Bahkan sekarang di usia lebih awal, 40 atau 45 tahun itu sudah lebih sering kita lihat," kata dokter yang bertugas di Rumah Sakit Mata Cicendo, Bandung dalam siaran Instagram Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dikutip pada Senin (15/6/2026).

Selain usia, hal lain yang menyebabkan katarak adalah penyakit sistemik seperti diabetes, riwayat benturan pada bola mata, peradangan kronis, dan penggunaan obat-obatan tertentu.

"Paling banyak memang karena faktor usia tapi jika ada kondisi lainnya atau penyakit penyerta, katarak bisa terjadi lebih awal," jelas Andrew.

Dia menambahkan, satu-satunya jalan untuk mengatasi katarak adalah operasi. Pasalnya, belum ada obat yang terbukti bisa membuat lensa yang sudah keruh menjadi jernih kembali.

"Kalaupun kita beri obat-obatan, itu hanya pada kondisi katarak yang masih awal yang tujuannya menghambat perkembangan dari katarak, jadi bukan untuk mengembalikan jadi jernih lagi.

Operasi Katarak Zaman Dulu dan Sekarang

Di zaman dulu, lanjut Andrew, operasi katarak dilakukan ketika kekeruha lensanya sudah matang.

"Yang disebut matang itu berarti seluruh lensanya sudah keruh, artinya pasien tersebut sudah sangat terganggu dan penglihatannya sudah buram sekali. Zaman dulu, operasi itu menunggu matang."

Sementara zaman sekarang, jika kondisi katarak masih ringan maka penanganannya dengan mengubah ukuran kacamata.

"Nah, kapan dioperasi? Itu apabila aktivitas sehari-harinya sudah terganggu. Misalnya pasien sudah kesulitan melakukan pekerjaannya, sulit membaca, kesulitan mengenali wajah orang, sulit menyetir dan tidak terbantu oleh kacamata, maka pilihannya adalah operasi," paparnya.