Liputan6.com, Jakarta - Gagal ginjal kronis tidak hanya terjadi pada orang lanjut usia (lansia). Kondisi ini juga dapat dialami orang yang masih muda, sehingga generasi Z atau Gen Z perlu mulai memperhatikan kesehatan ginjal sejak dini.
Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI), Dr. dr. Pringgodigdo, Sp.PD-KGH., FINASIM, mengatakan kasus penyakit ginjal kronis terus meningkat. Kondisi tersebut antara lain berkaitan dengan diabetes, hipertensi, dan glomerulonefritis (peradangan pada ginjal)
Menurut Pringgodigdo, glomerulonefritis cukup sering ditemukan pada pasien usia muda. Masalahnya, kondisi tersebut dapat tidak menimbulkan gejala yang jelas.
Advertisement
Tanpa pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan laboratorium dan urine, seseorang bisa saja tidak mengetahui bahwa fungsi ginjalnya mulai mengalami gangguan.
Oleh sebab itu, pemeriksaan kesehatan menjadi penting, termasuk bagi orang muda yang merasa tidak memiliki keluhan. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) juga dapat dimanfaatkan untuk membantu mendeteksi masalah kesehatan lebih awal.
Menjaga Ginjal Perlu Dimulai dari Gaya Hidup
Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, kata Pringgodigdo, menjaga kesehatan ginjal dapat dimulai dengan menerapkan pola hidup sehat.
"Jaga pola makan seimbang, rutin berolahraga dan melakukan aktivitas fisik, serta menghindari obesitas atau kelebihan berat badan," tambahnya.
Obesitas dapat berkontribusi terhadap terjadinya gagal ginjal, baik secara langsung maupun melalui kondisi seperti hipertensi dan diabetes.
Deteksi dan penanganan lebih awal menjadi penting karena gangguan fungsi ginjal yang terus berlanjut dapat berkembang menjadi gagal ginjal.
Pada kondisi ini, lanjutnya, pasien dapat membutuhkan terapi pengganti ginjal, salah satunya melalui hemodialisis atau cuci darah.
Ada Beberapa Jenis Akses untuk Hemodialisis
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9351137/original/046971900_1789641250-Ketua_Perhimpunan_Nefrologi_Indonesia__PERNEFRI__Dr._dr._Pringgodigdo__Sp.PD-KGH.__FINASIM___4_.jpeg)
Pasien dengan gagal ginjal yang membutuhkan terapi pengganti ginjal tidak hanya memerlukan layanan pengobatan. Mereka juga membutuhkan akses vaskular yang memadai.
Pada hemodialisis, darah dikeluarkan dari tubuh untuk dibersihkan dari racun dan cairan yang tidak lagi dapat dikeluarkan oleh ginjal. Setelah itu, darah dikembalikan ke dalam tubuh.
Proses tersebut membutuhkan aliran darah yang cukup dan cepat agar pembuangan cairan serta racun dapat berlangsung secara efektif. Jika aliran darah terlalu lambat atau tidak mencukupi, proses hemodialisis tidak dapat berjalan secara optimal.
Pringgodigdo menjelaskan terdapat beberapa jenis akses vaskular yang dapat digunakan untuk hemodialisis. Salah satunya adalah kateter double lumen atau yang umum disebut CDL.
Selain kateter, terdapat arteriovenous fistula (AV fistula) atau Cimino. Pada prosedur ini, arteri dihubungkan dengan vena sehingga vena menjadi lebih besar dan memiliki aliran darah yang lebih cepat. Kondisi tersebut memungkinkan vena digunakan untuk proses hemodialisis.
AV fistula tidak menggunakan alat yang ditanamkan di dalam tubuh, melainkan dibuat melalui tindakan pembedahan dengan menghubungkan pembuluh darah arteri dan vena.
Jenis lainnya adalah graft, yaitu penggunaan alat yang ditanamkan untuk membuat hubungan antara pembuluh darah sehingga dapat digunakan sebagai akses hemodialisis.
Hal tersebut disampaikan Pringgodigdo dalam Focus Group Discussion (FGD) KPCDI memperingati World Patient Safety Day 2026 pada Kamis, 17 September 2026.
Â
Advertisement
Banyak Pasien Datang Saat Sudah Membutuhkan Dialisis
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9351041/original/041516800_1789638578-Ketua_Perhimpunan_Nefrologi_Indonesia__PERNEFRI__Dr._dr._Pringgodigdo__Sp.PD-KGH.__FINASIM___1_.jpeg)
Kateter dapat digunakan ketika pasien membutuhkan hemodialisis secara segera. Sementara itu, AV fistula membutuhkan waktu untuk berkembang dan siap digunakan.
"Paling cepat enam hingga delapan minggu baru bisa dipakai," ujar Pringgodigdo.
Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa deteksi dini penyakit ginjal penting. Jika gangguan fungsi ginjal diketahui lebih awal, persiapan akses vaskular dapat dilakukan sebelum pasien berada dalam kondisi yang membutuhkan dialisis secara darurat.
Pringgodigdo mengatakan bahwa dalam praktiknya masih banyak pasien di Indonesia yang datang ke rumah sakit ketika kondisinya sudah membutuhkan hemodialisis segera.
Misalnya, pasien datang ke unit gawat darurat dengan keluhan sesak napas. Dalam kondisi tersebut, dokter perlu segera melakukan tindakan, termasuk memasang kateter agar pasien dapat menjalani dialisis.
Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya edukasi dan deteksi penyakit ginjal sejak awal. Dengan mengetahui adanya gangguan fungsi ginjal lebih dini, pasien dan tenaga kesehatan memiliki waktu untuk merencanakan penanganan, termasuk mempersiapkan akses vaskular sebelum dialisis menjadi kebutuhan yang mendesak.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326673/original/065816300_1787032025-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-18T124607.387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540003/original/047682600_1774673984-Klaim_nasaruddin_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9351042/original/048151700_1789638578-Ketua_Perhimpunan_Nefrologi_Indonesia__PERNEFRI__Dr._dr._Pringgodigdo__Sp.PD-KGH.__FINASIM___2_.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299686/original/039356200_1784271045-lhDkJLI30L9kZRpP2w9Ggn6f4UHCsVsurKp3R6sJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4857353/original/035868400_1717845092-robina-weermeijer-sRXCFkJahGk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311453/original/089619600_1785402718-WhatsApp_Image_2026-07-30_at_4.02.28_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560497/original/088597400_1776670481-robina-weermeijer-sRXCFkJahGk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559988/original/022076400_1776655094-cuci_darah__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8707595/original/021851700_1782784915-55363999883_36c2ce3eea_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8465383/original/050312900_1782366651-Menteri_Kesehatan_Budi_Gunadi_Sadikin__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303308/original/072080500_1754061236-pexels-karolina-grabowska-4506075.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8154678/original/008938600_1781008551-ginjal__5_.jpeg)