Liputan6.com, Jakarta - Sinar matahari sering dikaitkan dengan kesehatan tulang dan vitamin D. Namun, paparan sinar matahari dalam jumlah yang tepat ternyata memiliki manfaat lebih luas bagi kesehatan dan kebugaran tubuh.
Dokter keluarga, Charles Garven, MD, mengatakan, tubuh membutuhkan paparan sinar matahari langsung, tapi tidak dalam jumlah berlebihan.
Sekitar 10 hingga 30 menit paparan sinar matahari pada kulit yang tidak tertutup sudah dapat memberikan manfaat terhadap kadar vitamin D, seperti dikutip dari Cleveland Clinic pada Rabu (16/9/2026)
Advertisement
Sinar Matahari Bantu Tubuh Mendapatkan Vitamin D
Salah satu manfaat sinar matahari yang paling dikenal adalah membantu tubuh memproduksi vitamin D. Menurut Garven, lebih dari 90 persen vitamin D dalam tubuh berasal dari paparan sinar matahari.
"Lebih dari 90 persen vitamin D kita berasal dari paparan sinar matahari," ujar Garven.
Ketika kulit terkena sinar ultraviolet B (UVB), paparan tersebut memicu perubahan molekul kolesterol di kulit menjadi vitamin D3, yaitu bentuk aktif vitamin D.
Vitamin D berkaitan dengan sejumlah fungsi tubuh, antara lain:
- menjaga kekuatan tulang;
- mendukung sistem kekebalan tubuh;
- membantu memperbaiki suasana hati;
- mendukung kesehatan jantung; dan
- membantu fungsi otot.
Meski demikian, Garven menekankan bahwa masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami secara lebih mendalam sejumlah efek langsung vitamin D terhadap tubuh.
Bisa Membantu Meningkatkan Suasana Hati
Manfaat sinar matahari juga berkaitan dengan kesehatan mental. Paparan cahaya matahari tampaknya mengaktifkan bagian otak yang disebut kelenjar pineal, yang berhubungan dengan produksi serotonin dan neurotransmiter lainnya.
Serotonin merupakan zat kimia yang membantu mengirimkan pesan antarsel saraf dan berperan dalam mengatur suasana hati.
Karena itu, paparan sinar matahari dapat membantu meningkatkan kadar serotonin sehingga suasana hati menjadi lebih baik.
Sebaliknya, kurangnya paparan sinar matahari juga dikaitkan dengan seasonal affective disorder (SAD), yaitu jenis depresi yang berkaitan dengan perubahan musim dan sering muncul ketika paparan cahaya matahari berkurang.
Kondisi ini biasanya terjadi di negara dengan empat musim dan dapat semakin kuat saat musim dingin.
Menurut Garven, paparan cahaya matahari yang cukup dapat memberikan dampak lebih positif terhadap gejala kondisi tersebut.
Membantu Mengatur Pola Tidur
Sinar matahari juga berperan dalam menjaga ritme sirkadian, yaitu jam biologis internal tubuh yang mengatur siklus tidur dan bangun.
Ketika mata terkena cahaya, otak menerima sinyal bahwa tubuh perlu berada dalam kondisi waspada sehingga produksi melatonin ditekan. Melatonin merupakan hormon yang berperan dalam menimbulkan rasa kantuk.
"Kena cahaya matahari pagi bisa membantu memberi sinyal kepada otak bahwa saatnya untuk waspada (lebih melek), sementara kegelapan memberi tahu otak bahwa saatnya bersiap tidur," kata Garven.
Oleh sebab itu, mendapatkan paparan cahaya alami pada pagi hari dapat membantu tubuh membedakan waktu untuk beraktivitas dan waktu untuk bersiap tidur.
Berkontribusi pada Manfaat Kesehatan Lainnya
Paparan sinar matahari juga dapat berkaitan dengan kualitas tidur, tingkat energi, fungsi otot, tingkat stres dan kecemasan, serta fungsi kognitif.
Namun, mendapatkan manfaat tersebut bukan berarti seseorang perlu berada di bawah sinar matahari selama mungkin.
Kebutuhan paparan sinar matahari setiap orang dapat berbeda, bergantung pada warna kulit, lokasi geografis, musim, dan waktu dalam sehari.
Karena faktor tersebut bersifat individual, setiap orang dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui jumlah paparan sinar matahari yang aman.
Untuk melindungi kulit, hindari paparan sinar matahari yang terik pada tengah hari dan gunakan tabir surya. Pasalnya, paparan sinar ultraviolet secara berlebihan dapat merusak kulit dan meningkatkan risiko kanker kulit.
Garven mengingatkan bahwa dalam hal paparan sinar matahari, prinsip yang perlu diperhatikan adalah moderasi atau keseimbangan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343958/original/032352600_1788928394-HOAX__14_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350102/original/012008800_1789559335-Cek_fakta_-_ustaz_Abdul_Somad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350031/original/038888200_1789552849-cek_fakta_-_Bank_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2404933/original/096429600_1541831093-Maxime_Bhm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)